Negara Eropa Bisa Tetap Pakai Vaksin AstraZeneca Saat Kasus Pembekuan Darah Diselidiki

Kompas.com - 12/03/2021, 17:05 WIB
Ilustrasi relawan uji coba vaksin Oxford AstraZeneca meninggal di Brasil. Vaksin corona eksperimental yang dikembangkan AstraZeneca dan Oxford University. SHUTTERSTOCK/Africa StudioIlustrasi relawan uji coba vaksin Oxford AstraZeneca meninggal di Brasil. Vaksin corona eksperimental yang dikembangkan AstraZeneca dan Oxford University.

AMSTERDAM, KOMPAS.com - Negara-negara Eropa bisa tetap memakai vaksin Covid-19 AstraZeneca, saat Badan Obat-obatan Eropa (EMA) menyelidiki kasus pembekuan darah peserta vaksinasi.

Akibat kasus pembekuan darah tersebut, sembilan negara Eropa menangguhkan penyuntikan vaksin virus corona AstraZeneca, seperti Denmark, Norwegia, Islandia, dan Italia.

Ada 30 kasus tromboemboli dari 5 juta orang yang disuntik vaksin corona di Eropa sejauh ini, kata EMA yang berbasis di Amsterdam, Belanda.

Baca juga: Negara-negara Eropa Ramai Tunda Vaksin AstraZeneca, Italia dan Perancis Beda Suara

"Komite keamanan EMA menegaskan... manfaat vaksin lebih banyak dari risikonya dan vaksin dapat terus diberikan saat penyelidikan kasus tromboemboli sedang berlangsung," kata EMA dikutip dari AFP.

"Saat ini tidak ada indikasi bahwa vaksinasi menyebabkan kondisi ini, yang tidak terdaftar sebagai efek samping vaksin ini."

EMA melanjutkan, keputusan Denmark adalah tindakan pencegahan saat penyelidikan sedang berlangsung mengenai laporan pembekuan darah, termasuk satu kasus di Denmark yang berujung kematian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Thailand Mendadak Tunda Vaksin AstraZeneca, Ikuti Langkah 8 Negara Eropa

Dari 30 kasus pembekuan darah di seluruh Benua Biru, dikatakan bahwa jumlah kejadian tromboemboli pada orang yang divaksinasi tidak lebih tinggi dari jumlah yang terlihat pada populasi umum.

Wilayah operasi EMA mencakup 27 negara Uni Eropa ditambah Norwegia, Islandia, dan Lichtenstein.

Selain Denmark, Norwegia, Islandia, dan Italia, Austria juga menangguhkan penyuntikan vaksin AstraZeneca, setelah seorang perawat berusia 49 tahun meninggal karena pembekuan darah yang parah beberapa hari setelah disuntik.

Estonia, Latvia, Lituania, dan Luksemburg juga menangguhnkan penyuntikan batch vaksin AstraZeneca yang sama dengan Austria.

Baca juga: 8 Negara Eropa Tangguhkan Vaksin AstraZeneca, Kemenkes: RI Tetap Pakai

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea Utara Minta Perang Korea Harus Dilanjutkan Selama AS Masih Memusuhi

Korea Utara Minta Perang Korea Harus Dilanjutkan Selama AS Masih Memusuhi

Global
Fakta Unik Nevermind, Album Klasik Nirvana yang Mengubah Dunia

Fakta Unik Nevermind, Album Klasik Nirvana yang Mengubah Dunia

Global
Profil Erna Solberg, Perdana Menteri Norwegia

Profil Erna Solberg, Perdana Menteri Norwegia

Global
24 September 1991: Nirvana Rilis Nevermind, Ubah Arah Rock Dunia

24 September 1991: Nirvana Rilis Nevermind, Ubah Arah Rock Dunia

Global
India Kembali Dihantam Kejahatan Mengerikan, Gadis 15 Tahun Diperkosa 33 Orang

India Kembali Dihantam Kejahatan Mengerikan, Gadis 15 Tahun Diperkosa 33 Orang

Global
Apa yang Dimaksud dengan Aristokrasi?

Apa yang Dimaksud dengan Aristokrasi?

Internasional
Didukung KBRI Roma, Batik Durian Lubuklinggau Tampil di Milan Fashion Week 2021

Didukung KBRI Roma, Batik Durian Lubuklinggau Tampil di Milan Fashion Week 2021

Global
Tunangan Gabby Petito Jadi Buron FBI, Pengadilan Keluarkan Surat Penangkapan

Tunangan Gabby Petito Jadi Buron FBI, Pengadilan Keluarkan Surat Penangkapan

Global
Sistem Pemilu Jerman: 1 Orang 2 Suara, dan Ambang Batas 5 Persen

Sistem Pemilu Jerman: 1 Orang 2 Suara, dan Ambang Batas 5 Persen

Global
6 Kisah Cinta Tragis Warisan Sejarah, Mana Menurutmu yang Paling Menyayat Hati?

6 Kisah Cinta Tragis Warisan Sejarah, Mana Menurutmu yang Paling Menyayat Hati?

Internasional
Pria Ini Dihukum Mencuci Pakaian Perempuan 1 Desa akibat Hendak Perkosa Gadis

Pria Ini Dihukum Mencuci Pakaian Perempuan 1 Desa akibat Hendak Perkosa Gadis

Global
Tak Jadi Batal, AS Siapkan Rp 14,2 Triliun untuk Pasok Iron Dome ke Israel

Tak Jadi Batal, AS Siapkan Rp 14,2 Triliun untuk Pasok Iron Dome ke Israel

Global
POPULER GLOBAL: Kontroversi Bokong Atlet Putri Disorot Saat Tanding | Lituania Tolak HP China

POPULER GLOBAL: Kontroversi Bokong Atlet Putri Disorot Saat Tanding | Lituania Tolak HP China

Global
Seorang Remaja Wanita Diduga Dibunuh Pamannya karena Tidak Mau Dijodohkan

Seorang Remaja Wanita Diduga Dibunuh Pamannya karena Tidak Mau Dijodohkan

Global
Kisah Misteri “Torso Adam”, Kasus Ritual Brutal yang Sisakan Potongan Jasad di Sungai Thames

Kisah Misteri “Torso Adam”, Kasus Ritual Brutal yang Sisakan Potongan Jasad di Sungai Thames

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.