Ribuan Ibu-ibu dan Anak Perempuan di Meksiko Lancarkan Aksi Protes Femisida

Kompas.com - 09/03/2021, 20:33 WIB
Para pemrotes berupaya mendobrak pagar blokade yang didirikan polisi di sekitar lokasi unjuk rasa. [Reuters Via BBC Indonesia] Reuters Via BBC IndonesiaPara pemrotes berupaya mendobrak pagar blokade yang didirikan polisi di sekitar lokasi unjuk rasa. [Reuters Via BBC Indonesia]

KOTA MEKSIKO, KOMPAS.com - Pasukan polisi dan para aktivis terlibat bentrok di ibu Kota Meksiko di tengah aksi unjuk rasa memperingati Hari Perempuan Internasional pada Senin waktu setempat (8/3/2021).

Petugas memaksa mundur para pengunjuk rasa dengan gas air mata dan tameng di lokasi demo yang berlangsung di alun-alun utama Mexico City, The Zocalo.

Para pemrotes saat itu menyerukan kepada pemerintah untuk menindaklanjuti tingginya kasus pembunuhan atas perempuan di Meksiko, yang disebut sebagai femisida, maupun kekerasan berbasis gender.

Baca juga: Anak Perempuan Meghan dan Harry Kemungkinan Tidak Akan Diberi Nama Diana, Ini Alasannya

Menurut data pemerintah, pada 2020 sedikitnya 939 perempuan menjadi korban femisida, seperti yang dilansir dari BBC Indonesia pada Selasa (9/3/2021). 

Ribuan ibu-ibu, beberapa dengan anak perempuan mereka, mengikuti aksi unjuk rasa itu di Mexico City pada Senin waktu setempat (8/3/2021).

Seorang gadis tampak membawa poster bertuliskan "Mereka belum membunuh saya, tapi saya hidup dalam ketakutan."

Di lokasi lain, sejumlah pemrotes mendobrak pagar pembatas keamanan di sekitar National Plaza dengan palu dan tongkat kayu.

Baca juga: Peringatan Hari Perempuan Internasional Berujung Bentrok, Puluhan Orang Terluka

Pihak berwenang mendirikan blokade di sekitar lokasi unjuk rasa. Namun, blokade itu lalu dipenuhi dengan nama-nama korban femisida yang dipasang oleh kelompok-kelompok perempuan.

Polisi anti-huru-hara menggunakan tameng untuk menghalangi laju para pemrotes yang ingin masuk ke lokasi National Plaza.

Surat kabar lokal, El Universal mengungkapkan bahwa para demonstran lalu menyalakan api atas tameng-tameng milik polisi, "namun bisa segera dipadamkan."

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X