Paus Fransiskus Tiba di Irak, Begini Sambutan Untuknya...

Kompas.com - 05/03/2021, 20:50 WIB
Paus Fransiskus saat tiba di Bandara Internasional Baghdad pada Jumat (5/3/2021). Kunjungan Paus Fransiskus bertujuan membantu umat Kristiani di sana bangkit lagi setelah dilanda perang serta pandemi virus corona. AP PHOTO/ANDREW MEDICHINIPaus Fransiskus saat tiba di Bandara Internasional Baghdad pada Jumat (5/3/2021). Kunjungan Paus Fransiskus bertujuan membantu umat Kristiani di sana bangkit lagi setelah dilanda perang serta pandemi virus corona.

BAGHDAD, KOMPAS.com - Paus Fransiskus mendarat di Irak pada Jumat (5/3/2021) dalam kunjungan kepausan pertamanya.

Pria berusia 84 tahun itu berkata, dia bepergian ke Irak sebagai peziarah perdamaian dan akan bertemu ulama terkemuka di sana, Ayatollah Ali Sistani.

Paus asal Argentina itu bertolak dari Roma pada Jumat pagi, dan akan singgah di Irak selama empat hari.

Baca juga: Perjalanan Bersejarah Paus Fransiskus ke Irak sebagai Peziarah Perdamaian

Ini adalah pertama kalinya Paus Fransiskus keluar negeri sejak pandemi Covid-19.

"Saya senang melanjutkan perjalanan, dan perjalanan simbolis ini juga merupakan kewajiban ke tanah yang telah menjadi martir selama bertahun-tahun," katanya kepada para wartawan di pesawatnya.

Saat pesawatnya mendarat pukul 13.55 waktu setempat, ia disambut Perdana Menteri Mustafa Al Kadhemi. Bendera Vatikan dan Irak pun berkibar di Bandara Internasional Baghdad.

"Dengan cinta dan perdamaian, rakyat dan Pemerintah Irak menyambut Sri Paus Fransiskus dan menegaskan kembali kedalaman ikatan kemanusiaan ini," kata Kadhemi menjelang kedatangan paus.

Baca juga: Umat Kristen di Irak Siapkan Hadiah untuk Paus Fransiskus

Paus Fransiskus sudah disuntik vaksin Covid-19, sedangkan Irak sedang dilanda gelombang kedua virus corona dengan lebih dari 5.000 kasus dalam sehari.

"Saya akan ikuti arahan dan tidak berjabat tangan dengan semua orang, tetapi saya tidak mau terlalu berjarak," kata Paus Fransiskus jelang kedatangannya, dikutip dari AFP.

Di Irak, Paus Fransiskus akan memimpin lebih dari enam kebaktian di gereja-gereja yang porak poranda, stadion yang direnovasi, serta lokasi-lokasi terpencil. Jumlah pengunjung bakal dibatasi dan diharuskan menjaga jarak.

Paus bernama asli Jorge Mario Bergoglio ini bersikeras melakukan kunjungan ke Irak, meski konflik di negara itu melonjak lagi.

Baca juga: Ada Serangan Roket di Irak, Paus Fransiskus Minta Dirinya Didoakan

Dalam beberapa pekan terakhir serangan roket menewaskan tiga orang.

Menjelang kedatangan Paus Fransiskus, satu kelompok bayangan yang mengeklaim serangan roket baru-baru ini mengatakan, akan menghentikan semua aktivitas militer selama kunjungannya.

Kemudian agenda Paus mengunjungi otoritas tertinggi Syiah Irak, disambut dengan spanduk bertema pertemuan menara kubah dengan lonceng gereja di penjuru Najaf, kota tempat tinggal Sistani (90).

Baca juga: Tak Takut Kematian, Paus Fransiskus Ingin Meninggal di Roma


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Kembali Memblokir Draf Pernyataan PBB Terbaru tentang Konflik Israel-Palestina

AS Kembali Memblokir Draf Pernyataan PBB Terbaru tentang Konflik Israel-Palestina

Global
Populer Global: Mayat Dikubur Seadanya di Tepi Sungai India | Palestina Terkini, Israel Bombardir Jalur Gaza

Populer Global: Mayat Dikubur Seadanya di Tepi Sungai India | Palestina Terkini, Israel Bombardir Jalur Gaza

Global
Biografi Tokoh Dunia: Benjamin Netanyahu, Prajurit Veteran Israel Pemegang Komando Serangan ke Gaza

Biografi Tokoh Dunia: Benjamin Netanyahu, Prajurit Veteran Israel Pemegang Komando Serangan ke Gaza

Global
Konflik Israel-Palestina: Kenapa Gaza Tampak Kabur di Google Maps?

Konflik Israel-Palestina: Kenapa Gaza Tampak Kabur di Google Maps?

Global
Pemerintah Venezuela Direcoki Akun Bot Twitter yang Hasut ICC

Pemerintah Venezuela Direcoki Akun Bot Twitter yang Hasut ICC

Global
Kena Tipu, Gadis Ini Kehilangan Rp 884 Juta Usai 52 Transfer ke 8 Rekening

Kena Tipu, Gadis Ini Kehilangan Rp 884 Juta Usai 52 Transfer ke 8 Rekening

Global
Palestina Hari Ini: 3.100 Roket Ditembakkan dari Gaza Sepekan Terakhir

Palestina Hari Ini: 3.100 Roket Ditembakkan dari Gaza Sepekan Terakhir

Global
Pria dengan 16 Istri dan 151 Anak Akan Menikah Lagi untuk Tambah Populasi Negara

Pria dengan 16 Istri dan 151 Anak Akan Menikah Lagi untuk Tambah Populasi Negara

Global
Rahasia Panjang Umur Pria 111 Tahun di Australia: Makan Otak Ayam

Rahasia Panjang Umur Pria 111 Tahun di Australia: Makan Otak Ayam

Global
Politisi India Ini Mengaku Tak Kena Covid-19 karena Minum Kencing Sapi

Politisi India Ini Mengaku Tak Kena Covid-19 karena Minum Kencing Sapi

Global
Palestina Terkini: Israel Bombardir Jalur Gaza, 200 Orang Tewas Seminggu

Palestina Terkini: Israel Bombardir Jalur Gaza, 200 Orang Tewas Seminggu

Global
Israel Umumkan Hancurkan Terowongan yang Dipakai Hamas di Gaza

Israel Umumkan Hancurkan Terowongan yang Dipakai Hamas di Gaza

Global
Israel Umumkan Tewaskan Komandan Jihad Islam di Gaza

Israel Umumkan Tewaskan Komandan Jihad Islam di Gaza

Global
Studi PBB: Bekerja di Atas 55 Jam Seminggu Meningkatkan Risiko Kematian

Studi PBB: Bekerja di Atas 55 Jam Seminggu Meningkatkan Risiko Kematian

Global
Erdogan Desak Paus Fransiskus Bantu Hentikan 'Pembantaian' Israel di Gaza

Erdogan Desak Paus Fransiskus Bantu Hentikan "Pembantaian" Israel di Gaza

Global
komentar
Close Ads X