Merasa Masih Ada Ancaman, Garda Nasional Diminta Menjaga Gedung Capitol 2 Bulan Lagi

Kompas.com - 05/03/2021, 20:43 WIB
Ratusan pasukan Garda Nasional berada di dalam Pusat Pengunjung Capitol untuk memperkuat keamanan Gedung Capitol di Washington DC, Rabu (13/1/2021). DPR AS sedang mengejar artikel pemakzulan terhadap Presiden AS Donald Trump atas perannya dalam menghasut massa untuk menyerbu Gedung Capitol pekan lalu. AP PHOTO/J SCOTT APPLEWHITERatusan pasukan Garda Nasional berada di dalam Pusat Pengunjung Capitol untuk memperkuat keamanan Gedung Capitol di Washington DC, Rabu (13/1/2021). DPR AS sedang mengejar artikel pemakzulan terhadap Presiden AS Donald Trump atas perannya dalam menghasut massa untuk menyerbu Gedung Capitol pekan lalu.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pasukan Garda Nasional AS mendapat perpanjangan tugas menjaga Gedung Capitol selama dua bulan lagi.

Kepolisian Capitol sendiri yang melayangkan permintaan ke Pentagon supaya penempatan 5.000 tentara itu diperpanjang.

Sembari menunggu permintaan itu ditinjau oleh Pentagon, Garda dilaporkan tengah mencari relawan untuk mengisi posisi.

Baca juga: Ada Ancaman Gedung Capitol Diterobos, DPR AS Batalkan Rapat

Kabar ini muncul buntut ketegangan yang terjadi di Washington DC pada Kamis (4/4/2021), bersumber dari laporan intelijen.

Dari laporan itu, terdapat sebuah grup milisi yang hendak melakukan penyerbuan lagi ke Gedung Capitol.

Plot itu muncul dari teori QAnon, yang menerangkan Donald Trump akan mengambil alih lagi Gedung Putih pada 4 Maret.

Jika Pentagon menolak memberikan perpanjangan, maka 5.000 tentara Garda Nasional akan ditarik pada 12 Maret.

Dilansir Russian Today, sejumlah anggota Kongres AS sudah menyuarakan sikap kontra akan keberadaan militer.

Elissa Slotkin, anggota DPR AS asal Michigan menyatakan, mereka tak bisa terus-terusan bergantung pada Garda.

Baca juga: Ada Kabar Trump Bakal Jadi Presiden Lagi, Gedung Capitol Dijaga Ribuan Tentara

Jurnalis The Hill Saagar Snjeti menulis di Twitter, dia tak bisa membayangkan Washington DC berubah menjadi zona hijau.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Biden Lepas Maskernya di Gedung Putih, Sebut 'Hari yang Indah'

Biden Lepas Maskernya di Gedung Putih, Sebut "Hari yang Indah"

Global
Perayaan Idul Fitri WNI di Sydney, Konjen RI Ajak Masyarakat Doakan Palestina

Perayaan Idul Fitri WNI di Sydney, Konjen RI Ajak Masyarakat Doakan Palestina

Global
Pria Ini Dibunuh Saudara Tiri dan Sepupunya karena Gay

Pria Ini Dibunuh Saudara Tiri dan Sepupunya karena Gay

Global
Guru Ini Lindungi Muridnya dari Penembakan di Rusia, tetapi Anaknya Tewas Ditembak

Guru Ini Lindungi Muridnya dari Penembakan di Rusia, tetapi Anaknya Tewas Ditembak

Global
Israel Klarifikasi Pasukan Daratnya Sudah Menyerang Gaza

Israel Klarifikasi Pasukan Daratnya Sudah Menyerang Gaza

Global
Biografi Tokoh Dunia: Yitzhak Rabin, Sosok Pendamai Israel dan Palestina yang Berakhir Tragis

Biografi Tokoh Dunia: Yitzhak Rabin, Sosok Pendamai Israel dan Palestina yang Berakhir Tragis

Internasional
Siapkan Operasi ke Gaza, Israel Panggil 9.000 Tentara Cadangan

Siapkan Operasi ke Gaza, Israel Panggil 9.000 Tentara Cadangan

Global
Israel Umumkan Pasukan Darat dan Udara Menyerang Gaza

Israel Umumkan Pasukan Darat dan Udara Menyerang Gaza

Global
Tayangkan Momen Saat 'Pria Arab' Dikeroyok Massa, Media Israel Dikecam

Tayangkan Momen Saat "Pria Arab" Dikeroyok Massa, Media Israel Dikecam

Global
Ada yang Tak Biasa dengan Pengiring Pengantin Perempuan Ini, Bisa Anda Tebak?

Ada yang Tak Biasa dengan Pengiring Pengantin Perempuan Ini, Bisa Anda Tebak?

Global
POPULER GLOBAL: India Pasang Jaring untuk Jenazah Mengambang | Israel Kerahkan Tentara ke Gaza

POPULER GLOBAL: India Pasang Jaring untuk Jenazah Mengambang | Israel Kerahkan Tentara ke Gaza

Global
Israel Kerahkan Ribuan Tentara ke Gaza, Hamas Tebar Ancaman

Israel Kerahkan Ribuan Tentara ke Gaza, Hamas Tebar Ancaman

Global
Komunitas Indonesia Rayakan Idul Fitri di Swiss di Tengah Covid-19: Terasa Tegang

Komunitas Indonesia Rayakan Idul Fitri di Swiss di Tengah Covid-19: Terasa Tegang

Global
Israel Persiapkan Pasukan Darat untuk Invasi ke Jalur Gaza

Israel Persiapkan Pasukan Darat untuk Invasi ke Jalur Gaza

Global
Babi Ajaib yang Selamat dari Gempa China 2008 Ini Dikabarkan Sekarat

Babi Ajaib yang Selamat dari Gempa China 2008 Ini Dikabarkan Sekarat

Global
komentar
Close Ads X