Lewat TikTok, Tentara Myanmar Ancam Tembak Muka Para Demonstran

Kompas.com - 05/03/2021, 19:06 WIB
Seorang tentara berdiri di belakang seorang pria yang ditahan, dalam demonstrasi menentang kudeta di Mandalay, Myanmar, pada 3 Maret 2021. STR via AFPSeorang tentara berdiri di belakang seorang pria yang ditahan, dalam demonstrasi menentang kudeta di Mandalay, Myanmar, pada 3 Maret 2021.

NAYPYIDAW, KOMPAS.com - Tentara dan polisi Myanmar mulai mengancam bakal menembak mati demonstran lewat aplikasi TikTok.

Pegiat hak digital Myanmar ICT for Development (MIDO) menuturkan, mereka menemukan lebih dari 800 video pro-militer yang menakuti massa.

"Ini hanyalah puncak dari gunung es," kata Direktur Eksekutif MIDO, Htaike Htaike Aung, menyebut ada ratusan video berisi ancaman langsung.

Baca juga: Militer Makin Keras, Myanmar Mati Listrik Nyaris Senegara

Salah satu video pada akhir Februari memerlihatkan seorang tentara mengarahkan senapan serbu ke arah kamera.

"Aku akan menemnbak wajah sialan kalian, dan aku bakal menggunakan peluru sungguhan," kata dia kepada demonstran.

"Aku akan berpatroli ke seluruh kota malam ini, dan bakal menembak siapa pun yang aku temui. Jika kalian ingin jadi martir, akan kupenuhi," ancamnya.

Reuters disebut tidak mampu menghubungi prajurit itu, atau sosok berseragam lain di TikTok untuk membuktikan mereka dari aparat Myanmar.

Dilansir Kamis (4/3/2021), aplikasi berbagi video asal China itu mengumumkan sudah menghapus konten yang menunjukkan kekerasan.

Dalam pernyataannya, TikTok menerangkan panduan komunitas untuk tak membiarkan konten berisi kekerasan atau misinformasi.

Kebijakan aplikasi itu adalah membolehkan mengunggah senjata, asal berada di posisi yang aman.

Berdasarkan unggahan di LinkedIn, platform itu sudah mulai merekrut untuk posisi manajer kebijakan produk.

TikTok menyatakan, terjadi peningkatan unduhan setelah militer memblokir Facebook, karena sebelumnya akun milik junta dihapus.

Aplikasi tersebut menjadi populer di kalangan aktivis muda, dengan tagar protes #SaveMyanmar dilihat 805 juta kali.

Peneliti seperti Htaike memprediksi, militer Myanmar bakal mencoba untuk menanamkan pengaruh mereka di media sosial lain.

Baca juga: Baru Diangkat, Dubes Myanmar Utusan Militer Langsung Mundur, Ternyata...


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Telanjang Dada Muncul di Pemakaman Pangeran Philip

Wanita Telanjang Dada Muncul di Pemakaman Pangeran Philip

Global
Ratu Elizabeth II Duduk Sendiri Selama Upacara Pemakaman Pangeran Philip, Kenapa?

Ratu Elizabeth II Duduk Sendiri Selama Upacara Pemakaman Pangeran Philip, Kenapa?

Global
Narsisis, Apa Buruknya?

Narsisis, Apa Buruknya?

Internasional
Akhir Sebuah Era: Kematian Pangeran Philip Membuat Peran Monarki Modern Jadi Sorotan

Akhir Sebuah Era: Kematian Pangeran Philip Membuat Peran Monarki Modern Jadi Sorotan

Global
Begini Cara Menonton Pemakaman Pangeran Philip di AS, Inggris, dan di Seluruh Dunia

Begini Cara Menonton Pemakaman Pangeran Philip di AS, Inggris, dan di Seluruh Dunia

Global
Musik dan Pijat, Rahasia Petani Malaysia Berhasil Budidayakan Melon Jepang

Musik dan Pijat, Rahasia Petani Malaysia Berhasil Budidayakan Melon Jepang

Global
Pemimpin Junta Militer Myanmar Akan ke Jakarta, Hadiri Pertemuan ASEAN

Pemimpin Junta Militer Myanmar Akan ke Jakarta, Hadiri Pertemuan ASEAN

Global
Terobsesi Kebugaran Tubuh, Ayah ini Paksa Anaknya Tanda Tangan Kontrak Tidak Boleh Gemuk

Terobsesi Kebugaran Tubuh, Ayah ini Paksa Anaknya Tanda Tangan Kontrak Tidak Boleh Gemuk

Global
Kisah Diskriminasi Rasial yang Dilupakan dari Tragedi Titanic, 6 Orang China Selamat Diusir

Kisah Diskriminasi Rasial yang Dilupakan dari Tragedi Titanic, 6 Orang China Selamat Diusir

Internasional
Konflik Makin Memuncak, Rusia Tangkap Diplomat Ukraina

Konflik Makin Memuncak, Rusia Tangkap Diplomat Ukraina

Global
Sebar Video TikTok Menari dengan Sisa Operasi Pasiennya, Ahli Bedah Plastik Brasil Diskors

Sebar Video TikTok Menari dengan Sisa Operasi Pasiennya, Ahli Bedah Plastik Brasil Diskors

Global
Pangeran Philip Setia Memakai Sepatu Pernikahan Selama 74 Tahun

Pangeran Philip Setia Memakai Sepatu Pernikahan Selama 74 Tahun

Global
[KISAH INSPIRASI ISLAM] Meneladani Sifat Umar bin Khattab

[KISAH INSPIRASI ISLAM] Meneladani Sifat Umar bin Khattab

Global
Brasil Peringatkan Warganya Tunda Kehamilan karena Varian Corona Brasil

Brasil Peringatkan Warganya Tunda Kehamilan karena Varian Corona Brasil

Global
AS Tarik Pasukan, Afghanistan Kembali ke Pangkuan Taliban?

AS Tarik Pasukan, Afghanistan Kembali ke Pangkuan Taliban?

Global
komentar
Close Ads X