Kompas.com - 05/03/2021, 14:52 WIB
Ammar Yaqo melihat saat Karjiya Baqtar menyulam stola yang menggunakan benang emas, untuk diberikan kepada Paus Fransiskus selama kunjungannya yang akan datang ke kampung halamannya di Qaraqosh, Irak. pada 4 Maret 2021. Stola sepanjang dua meter itu seluruhnya diproduksi secara lokal, dari kain kotak-kotak merah dan hitam hingga doa Syriac yang dijahit tangan di sepanjang tepinya dengan emas berkilauan. Ini dirancang oleh Ammar Yaqo, pendeta di Gereja Al-Tahera di Qaraqosh. AFP PHOTO/ZAID AL-OBEIDIAmmar Yaqo melihat saat Karjiya Baqtar menyulam stola yang menggunakan benang emas, untuk diberikan kepada Paus Fransiskus selama kunjungannya yang akan datang ke kampung halamannya di Qaraqosh, Irak. pada 4 Maret 2021. Stola sepanjang dua meter itu seluruhnya diproduksi secara lokal, dari kain kotak-kotak merah dan hitam hingga doa Syriac yang dijahit tangan di sepanjang tepinya dengan emas berkilauan. Ini dirancang oleh Ammar Yaqo, pendeta di Gereja Al-Tahera di Qaraqosh.

QARAQOSH, KOMPAS.com – Seorang wanita lanjut usia (lansia) Karjiya Baqtar sedang menarik benang emas dan menyulam stola ketika AFP mengunjungi Qaraqosh, Irak.

Stola itu nantinya akan diberikan kepada orang istimewa yang akan mengunjungi Irak, Paus Fransiskus.

Paus dijadwalkan akan tiba di Irak pada Jumat (5/3/2021) dengan agenda yang padat hingga Minggu (7/3/2021).

Paus Fransiskus juga diagendakan mengunjungi kampung halaman Karjiya di Qaraqosh.

Baca juga: Perjalanan Bersejarah Paus Fransiskus ke Irak sebagai Peziarah Perdamaian

Qaraqosh adalah salah satu kota yang dirusak oleh kelompok teror ISIS pada 2014 sebagaimana dilansir dari AFP, Jumat.

Karjiya, seorang wanita lansia mungil, telah bekerja dengan beberapa orang lainnya di Qaraqosh selama dua bulan untuk membuat stola tersebut.

Stola sepanjang dua meter itu seluruhnya diproduksi secara lokal. Stola itu dirancang oleh Ammar Yaqo, pendeta di Gereja Al-Tahera di Qaraqosh.

"Khaya Baqtar menenun kain, sementara Karjiya dan Adhraa Daaboul menyulamnya," kata Yaqo kepada AFP dengan bangga.

Baca juga: Ada Serangan Roket di Irak, Paus Fransiskus Minta Dirinya Didoakan

Tulisan "Bapa Kami" dan "Salam Maria" dijahit dengan hati-hati di kedua sisi stola dalam aksara Syriac, bahasa yang diucapkan oleh Yesus Kristus dan masih digunakan di Qaraqosh.

"Ini pertama kalinya selendang jenis ini diproduksi di Qaraqosh, dan itu mewakili warisan kota ini," kata Yaqo.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

21 Pekerja Terjebak di Tambang Banjir di Xinjiang China

21 Pekerja Terjebak di Tambang Banjir di Xinjiang China

Global
St Vincent Bersiap Hadapi Letusan Gunung La Soufriere Lagi

St Vincent Bersiap Hadapi Letusan Gunung La Soufriere Lagi

Global
Ada Efek Samping Vaksin AstraZeneca, Australia Atur Ulang Vaksinasi Covid-19

Ada Efek Samping Vaksin AstraZeneca, Australia Atur Ulang Vaksinasi Covid-19

Global
Kisah Peter Whitford, Musisi Australia yang Cinta Indonesia dan Mengidolai The Rollies

Kisah Peter Whitford, Musisi Australia yang Cinta Indonesia dan Mengidolai The Rollies

Global
Dua Tahun Tak Bertemu, Pangeran William dan Harry Akan Ambil Bagian dalam Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Dua Tahun Tak Bertemu, Pangeran William dan Harry Akan Ambil Bagian dalam Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Global
Video Viral Kucing BAB Saat Majikannya Lamaran lalu Kabur dan Hilang

Video Viral Kucing BAB Saat Majikannya Lamaran lalu Kabur dan Hilang

Global
Kecelakaan Kereta Mesir, KA Ternyata Melaju Tanpa Masinis dan Asisten

Kecelakaan Kereta Mesir, KA Ternyata Melaju Tanpa Masinis dan Asisten

Global
Pasukan Garuda di Bangui Afrika Obati Kerinduan pada Tanah Air dengan Siraman Rohani

Pasukan Garuda di Bangui Afrika Obati Kerinduan pada Tanah Air dengan Siraman Rohani

Global
Intip Kisah Cinta Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II yang Bersemi dari Remaja

Intip Kisah Cinta Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II yang Bersemi dari Remaja

Internasional
Rusia Tegaskan Tak Akan Perang dengan Ukraina, tapi...

Rusia Tegaskan Tak Akan Perang dengan Ukraina, tapi...

Global
[TRIVIA] Ramadhan 2021, Ini Negara-negara dengan Waktu Puasa Tercepat dan Terlama di Dunia

[TRIVIA] Ramadhan 2021, Ini Negara-negara dengan Waktu Puasa Tercepat dan Terlama di Dunia

Internasional
Diaspora Indonesia Luncurkan Program Mengajar dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Diaspora Indonesia Luncurkan Program Mengajar dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Global
Pemuda Myanmar Sebar “Molotov” Lawan Pemutusan Internet Junta

Pemuda Myanmar Sebar “Molotov” Lawan Pemutusan Internet Junta

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Narciso Ramos, Sang Diplomat Pendiri ASEAN

[Biografi Tokoh Dunia] Narciso Ramos, Sang Diplomat Pendiri ASEAN

Internasional
Terjadi Kecelakaan di Fasilitas Nuklir Iran, Kedua Kalinya di Natanz sejak 2020

Terjadi Kecelakaan di Fasilitas Nuklir Iran, Kedua Kalinya di Natanz sejak 2020

Global
komentar
Close Ads X