Peringatan NATO: Uni Eropa Tak Bisa Bertahan jika Sendirian

Kompas.com - 04/03/2021, 21:09 WIB
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg berbicara selama konferensi pers menjelang pertemuan menteri pertahanan NATO di markas NATO di Brussels, Senin, 15 Februari 2021. AP PHOTO/OLIVIER HOSLETSekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg berbicara selama konferensi pers menjelang pertemuan menteri pertahanan NATO di markas NATO di Brussels, Senin, 15 Februari 2021.

BRUGES, KOMPAS.com – Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg memperingatkan bahwa Uni Eropa tidak dapat membela warganya sendirian tanpa bantuan aliansi trans-Atlantik.

Hal itu diutarakan Stoltenberg pada Kamis (4/3/2021) di Belgia sebagaimana dilansir dari AFP.

Sebelumnya, beberapa pemimpin Uni Eropa telah mendorong serikat tersebut agar semakin mengembangkan otonomi strategis.

Langkah tersebut dilihat oleh beberapa orang sebagai persaingan antara Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Mampukah NATO Menandingi Superioritas Udara Rusia di Wilayah Baltik?

Stoltenberg lantas menegaskan bahwa negara-negara anggota Uni Eropa yang menjadi anggota NATO hanya menyumbang seperlima dari total pengeluaran pertahanan aliansi yang melindungi Eropa.

Dia menambahkan, jika Uni Eropa lebih banyak berbelanja untuk sektor pertahanan dan berinvestasi di industri pertahanan, maka itu akan membuat keamanan Eropa semakin baik.

"Ini juga bagus untuk keamanan trans-Atlantik," kata Stoltenberg di College of Europe di Bruges, Belgia.

"Tetapi Uni Eropa tidak dapat membela Eropa sendirian. Lebih dari 90 persen warga Uni Eropa tinggal di negara NATO,” sambung Stoltenberg.

Baca juga: Kekerasan Meningkat di Irak, NATO Sepakat Perluas Latihan Militer

Dia menambahkan, anggota Uni Eropa hanya menyumbang 20 persen dari total pengeluaran pertahanan NATO.

Dia juga mencatat, meski 21 anggota Uni Eropa merupakan anggota NATO, sayap mereka yang terekspos sering kali dipertahankan oleh sekutu non-Uni Eropa yang membelanjakan uang lebih besar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bulan Puasa Tiba, Malaysia Longgarkan Aturan Covid-19

Bulan Puasa Tiba, Malaysia Longgarkan Aturan Covid-19

Global
Penembak Paris: Pelaku Masih Melarikan Diri, Diduga Sudah Targetkan Korban

Penembak Paris: Pelaku Masih Melarikan Diri, Diduga Sudah Targetkan Korban

Global
Lakukan 'Serbuan' Terbesar, China Terbangkan 25 Jet Tempur dan Pengebom ke Taiwan

Lakukan "Serbuan" Terbesar, China Terbangkan 25 Jet Tempur dan Pengebom ke Taiwan

Global
[POPULER GLOBAL] Klarifikasi Pejabat Kesehatan China Soal Efektivitas Vaksin | Anjing Terjatuh Jadi Santapan Kawanan Serigala

[POPULER GLOBAL] Klarifikasi Pejabat Kesehatan China Soal Efektivitas Vaksin | Anjing Terjatuh Jadi Santapan Kawanan Serigala

Global
Kisah Suku di Vanuatu Memuja Pangeran Philip sebagai Dewa, Ritualnya Spesial

Kisah Suku di Vanuatu Memuja Pangeran Philip sebagai Dewa, Ritualnya Spesial

Global
Vaksin Pfizer Kini Bisa Disimpan dalam Suhu Kulkas Biasa Saat Pengiriman

Vaksin Pfizer Kini Bisa Disimpan dalam Suhu Kulkas Biasa Saat Pengiriman

Global
Membedah Gurita Bisnis Anak Istri Petinggi Militer di Myanmar yang Menggiurkan

Membedah Gurita Bisnis Anak Istri Petinggi Militer di Myanmar yang Menggiurkan

Global
Kisah Durga Timsina Dipenjara 41 Tahun Tanpa Sidang, Dijebak Orang dan Namanya Salah Catat

Kisah Durga Timsina Dipenjara 41 Tahun Tanpa Sidang, Dijebak Orang dan Namanya Salah Catat

Global
Rilis Deklarasi Bersama soal Myanmar, FPCI Desak ASEAN dan DK PBB Bertindak

Rilis Deklarasi Bersama soal Myanmar, FPCI Desak ASEAN dan DK PBB Bertindak

Global
Militer Myanmar Minta Keluarga Bayar Rp 1,2 Juta jika Ingin Ambil Jenazah Kerabat yang Tewas

Militer Myanmar Minta Keluarga Bayar Rp 1,2 Juta jika Ingin Ambil Jenazah Kerabat yang Tewas

Global
Penembakan di Luar RS Paris, 1 Tewas 1 Luka Berat, Pelaku Kabur Naik Motor

Penembakan di Luar RS Paris, 1 Tewas 1 Luka Berat, Pelaku Kabur Naik Motor

Global
Takut Menyetir, Maling Ini Bayar Sopir untuk Bawa Mobil Curiannya

Takut Menyetir, Maling Ini Bayar Sopir untuk Bawa Mobil Curiannya

Global
Ratusan Ribu Ikut Festival Mandi di Sungai Gangga Meski Infeksi Covid-19 India Lampaui Brasil

Ratusan Ribu Ikut Festival Mandi di Sungai Gangga Meski Infeksi Covid-19 India Lampaui Brasil

Global
Masih Cinta, Gadis 29 Tahun Masukkan Nama Mantan ke Daftar Ahli Waris

Masih Cinta, Gadis 29 Tahun Masukkan Nama Mantan ke Daftar Ahli Waris

Global
Pekerja Asing di Singapura Masih Tertular Covid-19 Setelah Divaksin

Pekerja Asing di Singapura Masih Tertular Covid-19 Setelah Divaksin

Global
komentar
Close Ads X