Dalam 2 Hari, 2 Kakak Adik dari 2 Keluarga Tewas Tabrakan Mobil

Kompas.com - 02/03/2021, 16:37 WIB
Ilustrasi kecelakaan tabrakan mobil di Jakarta. Stanly/KompasOtomotifIlustrasi kecelakaan tabrakan mobil di Jakarta.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Dua tragedi berbeda menewaskan empat orang, yang merupakan dua kakak adik dari dua keluarga berbeda, hanya dalam dua hari beruntun.

Terbaru, sepasang kakak beradik termasuk dalam tiga korban tewas kecelakaan mobil di Jalan Kuching, dekat bundaran Segambut, Malaysia.

Tabrakan dua mobil yang terjadi pada Minggu (28/2/2021) sekitar pukul 12.30 waktu setempat itu bermula dari salah satu kendaraan yang lepas kendali lalu menabrak pembatas jalan.

Baca juga: Kecelakaan Maut BMW yang Hebohkan Singapura, Ini Kronologi dan Faktanya

Kepala Departemen Penyelidikan dan Penegakan Lalu Lintas Kuala Lumpur Ajun Komisaris Zulkefly Yahya menerangkan, tabrakan dengan pembatas jalan tadi membuat mobil menghantam kendaraan roda empat lain yang berisi dua penumpang.

"Ketiga korban mengalami luka yang sangat parah dan tewas di lokasi kejadian," terangnya dikutip Kompas.com dari The Star, Senin (1/3/2021).

Mobil yang menabrak pembatas jalan dikemudikan oleh Muhammad Hafiz Md Isa (32), sedangkan korban di mobil satunya adalah kakak beradik Lee Pan Nee (42) dan Lee Veeran (35).

Zulkefly melanjutkan, kedua bersaudara itu sedang dalam perjalanan menuju pasar grosir saat maut menjemput.

Baca juga: Hancur Lebur, 130 Mobil Tabrakan Beruntun di Texas, 6 Orang Tewas

Sehari sebelumnya pada Sabtu (27/2/2021) di Jempol, Negri Sembilan, kakak adik juga tewas akibat kecelakaan tunggal.

Nahasnya, mobil yang tertimpa tragedi adalah kado ulang tahun untuk ayah mereka.

Kedua korban masing-masing bernama Hafidzan Zainal (44) dan Mohd Fauzi Zainal (39), yang tewas dalam kecelakaan mobil berbeda.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Suku di Vanuatu Memuja Pangeran Philip sebagai Dewa, Ritualnya Spesial

Kisah Suku di Vanuatu Memuja Pangeran Philip sebagai Dewa, Ritualnya Spesial

Global
Vaksin Pfizer Kini Bisa Disimpan dalam Suhu Kulkas Biasa Saat Pengiriman

Vaksin Pfizer Kini Bisa Disimpan dalam Suhu Kulkas Biasa Saat Pengiriman

Global
Membedah Gurita Bisnis Anak Istri Petinggi Militer di Myanmar yang Menggiurkan

Membedah Gurita Bisnis Anak Istri Petinggi Militer di Myanmar yang Menggiurkan

Global
Kisah Durga Timsina Dipenjara 41 Tahun Tanpa Sidang, Dijebak Orang dan Namanya Salah Catat

Kisah Durga Timsina Dipenjara 41 Tahun Tanpa Sidang, Dijebak Orang dan Namanya Salah Catat

Global
Rilis Deklarasi Bersama soal Myanmar, FPCI Desak ASEAN dan DK PBB Bertindak

Rilis Deklarasi Bersama soal Myanmar, FPCI Desak ASEAN dan DK PBB Bertindak

Global
Militer Myanmar Minta Keluarga Bayar Rp 1,2 Juta jika Ingin Ambil Jenazah Kerabat yang Tewas

Militer Myanmar Minta Keluarga Bayar Rp 1,2 Juta jika Ingin Ambil Jenazah Kerabat yang Tewas

Global
Penembakan di Luar RS Paris, 1 Tewas 1 Luka Berat, Pelaku Kabur Naik Motor

Penembakan di Luar RS Paris, 1 Tewas 1 Luka Berat, Pelaku Kabur Naik Motor

Global
Takut Menyetir, Maling Ini Bayar Sopir untuk Bawa Mobil Curiannya

Takut Menyetir, Maling Ini Bayar Sopir untuk Bawa Mobil Curiannya

Global
Ratusan Ribu Ikut Festival Mandi di Sungai Gangga Meski Infeksi Covid-19 India Lampaui Brasil

Ratusan Ribu Ikut Festival Mandi di Sungai Gangga Meski Infeksi Covid-19 India Lampaui Brasil

Global
Masih Cinta, Gadis 29 Tahun Masukkan Nama Mantan ke Daftar Ahli Waris

Masih Cinta, Gadis 29 Tahun Masukkan Nama Mantan ke Daftar Ahli Waris

Global
Pekerja Asing di Singapura Masih Tertular Covid-19 Setelah Divaksin

Pekerja Asing di Singapura Masih Tertular Covid-19 Setelah Divaksin

Global
Ilmuwan Pentagon Klaim Punya Mikrochip dan Filter Darah untuk Atasi Covid-19

Ilmuwan Pentagon Klaim Punya Mikrochip dan Filter Darah untuk Atasi Covid-19

Global
Pasien ICU Covid-19 di Brasil Kini Didominasi Usia 40 ke Bawah

Pasien ICU Covid-19 di Brasil Kini Didominasi Usia 40 ke Bawah

Global
Jual Air Es di Atas Rp 3.500, 84 Warung dan Restoran Disidak Polisi

Jual Air Es di Atas Rp 3.500, 84 Warung dan Restoran Disidak Polisi

Global
Polisi Minneapolis Tembak Mati Pria Kulit Hitam, Picu Demo Rusuh Lagi

Polisi Minneapolis Tembak Mati Pria Kulit Hitam, Picu Demo Rusuh Lagi

Global
komentar
Close Ads X