Ratusan Murid Perempuan yang Diculik Kelompok Bersenjata Nigeria Dibebaskan

Kompas.com - 02/03/2021, 16:29 WIB
Amtallahi Lawal, salah satu murid di SMP Sains Putri di Jangebe, yang berhasil lolos dari penculikan pada 26 Februari 2021 setelah bersembunyi di kamar tidurnya. Sebanyak 279 murid yang disekap selama sekitar empat hari dibebaskan oleh kelompok bersenjata. AP PHOTO/Sunday AlambaAmtallahi Lawal, salah satu murid di SMP Sains Putri di Jangebe, yang berhasil lolos dari penculikan pada 26 Februari 2021 setelah bersembunyi di kamar tidurnya. Sebanyak 279 murid yang disekap selama sekitar empat hari dibebaskan oleh kelompok bersenjata.

JANGEBE, KOMPAS.com - Ratusan murid perempuan yang sempat diculik oleh kelompok bersenjata di Nigeria dilaporkan sudah dibebaskan.

Pelaku sebelumnya disebut menculik 270 pelajar dari Sekolah Menengah Pertama Sains Putri di kota Jangebe. pada Jumat (26/2/2021).

Gubernur Negara Bagian Zamfara, Dr Bello Matawalle, mengumumkan bahwa 279 korban sudah kembali dalam keadaan selamat.

Baca juga: Bandit Nigeria Bebaskan 53 Orang yang Diculik di Bus, Korban dari Sekolah Masih Hilang

"Alhamdulillah! Dengan gembira saya umumkan pembebasan murid perempuan GGSS Jangebe dari tempat mereka disekap," ujar Matawalle.

Kelompok bersenjata yang menculik ratusan siswi itu disebut juga menyerang kamp militer, mencegah pasukan Nigeria melakukan penyelamatan.

Lawani Adali, petugas keamanan yang tengah berjaga saat insiden mengungkapkan, akses ke lokasi kejadian dijaga pelaku.

Dilansir Sky News Selasa (2/3/2021), Adali mengatakan pelaku terus menembaki pasukan keamanan seraya meneriakan sesuatu.

Koresponden Sky News di Afrika, John Sparks mengatakan, sekitar 100 milisi menyamar menjadi militer dan membawa senapan mesin.

Dari ratusan murid yang disekap, sekitar 50 di antaranya berhasil lolos setelah bersembunyi di tempat tidur dan toilet.

Sejumlah milisi disebut bermarkas di Zamfara, di mana mereka dikenal sering menculik untuk meminta tebusan uang atau pembebasan rekan mereka.

Selama ini, pemerintah Nigeria menolak membayarkan tebusan, hingga Presiden Muhammadu Buhari mengeluarkan pernyataan di Jumat.

Buhari meminta pemerintah negara bagian untuk meninjau lagi kebijakan mereka menawarkan uang hadiah bagi yang bisa menangkap bandit.

Karena itu, seringnya para penjahat menculik untuk meminta uang menuai perdebatan di negara kawasan barat Afrika itu.

"Apakah uangnya dibayarkan? Ini menjaid industri yang berkembang di Nigeria," ujar salah satu pengguna internet.

Baca juga: Kronologi Pesawat Militer Nigeria Jatuh Saat Misi Penyelamatan, 7 Tewas


Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meghan Markle Tak Akan Hadiri Pemakaman Pangeran Philip, Ini Alasannya

Meghan Markle Tak Akan Hadiri Pemakaman Pangeran Philip, Ini Alasannya

Global
Pangeran Philip Dipuja Sebagai Dewa oleh Suku Pedalaman di Vanuatu

Pangeran Philip Dipuja Sebagai Dewa oleh Suku Pedalaman di Vanuatu

Global
31 Fakta Menarik Pangeran Philip dalam Perjalanan Hidupnya

31 Fakta Menarik Pangeran Philip dalam Perjalanan Hidupnya

Internasional
[UNIK GLOBAL] Lowongan Petani Stroberi di Australia Berhadiah Rp 1 Miliar | Mahkota Mrs Sri Lanka Dicopot Paksa Caroline Jurie

[UNIK GLOBAL] Lowongan Petani Stroberi di Australia Berhadiah Rp 1 Miliar | Mahkota Mrs Sri Lanka Dicopot Paksa Caroline Jurie

Global
Pemakaman Pangeran Philip Hanya Akan Dihadiri 30 Orang, Ini Daftarnya...

Pemakaman Pangeran Philip Hanya Akan Dihadiri 30 Orang, Ini Daftarnya...

Global
Setelah Lukisannya Laku Rp 10 Miliar, Robot Humanoid Sophia Kini Merambah Dunia Musik

Setelah Lukisannya Laku Rp 10 Miliar, Robot Humanoid Sophia Kini Merambah Dunia Musik

Global
Arab Saudi Eksekusi 3 Tentara dalam Kasus 'Pengkhianatan Tinggi'

Arab Saudi Eksekusi 3 Tentara dalam Kasus "Pengkhianatan Tinggi"

Global
Viral Foto Misterius Kawanan Domba Membentuk Pola Kapal Alien

Viral Foto Misterius Kawanan Domba Membentuk Pola Kapal Alien

Global
Paus Fransiskus Puji Pangeran Philip sebagai Pengabdi Setia dalam Pernikahan dan Keluarga

Paus Fransiskus Puji Pangeran Philip sebagai Pengabdi Setia dalam Pernikahan dan Keluarga

Global
Menstruasi Sebulan Dua Kali, Wanita Ini Syok Punya Alat Kelamin Ganda

Menstruasi Sebulan Dua Kali, Wanita Ini Syok Punya Alat Kelamin Ganda

Global
Gempa di Malang Indonesia Disorot Media Asing

Gempa di Malang Indonesia Disorot Media Asing

Global
Berduka Atas Pangeran Philip, Warga Inggris Kirim Karangan Bunga dari Seluruh Negeri

Berduka Atas Pangeran Philip, Warga Inggris Kirim Karangan Bunga dari Seluruh Negeri

Global
Biksu Paling Kesepian di Dunia Tinggal Sendiri di Kuil Tengah Danau 100 mil dari Peradaban

Biksu Paling Kesepian di Dunia Tinggal Sendiri di Kuil Tengah Danau 100 mil dari Peradaban

Global
Sosok Pangeran Philip untuk Putri Diana Saat Hadapi Masa Sulit Pernikahan dengan Pangeran Charles

Sosok Pangeran Philip untuk Putri Diana Saat Hadapi Masa Sulit Pernikahan dengan Pangeran Charles

Global
Seekor Simpanse Mati Misterius, Kebun Binatang Sydney Tutup Sementara

Seekor Simpanse Mati Misterius, Kebun Binatang Sydney Tutup Sementara

Global
komentar
Close Ads X