Pertama dalam Sejarah UEA Tempatkan Duta Besar di Israel

Kompas.com - 02/03/2021, 06:46 WIB
Model Israel May Tager (kiri) yang berbalut bendera Israel, bersama Anastasia Bandarenka model asal Dubai yang mengenakan bendera UEA, saat sesi foto di Dubai pada Minggu (8/9/2020), untuk menandai normalisasi hubungan kedua negara. AP PHOTO/KAMRAN JEBREILIModel Israel May Tager (kiri) yang berbalut bendera Israel, bersama Anastasia Bandarenka model asal Dubai yang mengenakan bendera UEA, saat sesi foto di Dubai pada Minggu (8/9/2020), untuk menandai normalisasi hubungan kedua negara.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Senin (1/3/2021) menerima duta besar untuk pertama kalinya dari Uni Emirat Arab (UEA), menyusul kesepakatan bersejarah antar dua negara yang menormalisasi hubungan.

Duta besar UEA, Mohamed Al Khaja, yang tiba di Israel pada Senin pagi waktu setempat dan menyerahkan surat kepercayaannya kepada Presiden Israel Reuvan Rivlin dalam sebuah upacara di Yerusalem.

UEA adalah negara pertama yang setuju untuk membangun hubungan diplomatik penuh dengan negara Yahudi tersebut di bawah Abraham Accords, sebuah pakta yang ditengahi oleh mantan presiden AS Donald Trump.

Baca juga: Kerja Sama Formal Israel-UEA Disebut Bersejarah, Palestina: Memalukan

Perjanjian tersebut menjadikan UEA negara ketiga dari negara Arab yang membentuk hubungan resmi dengan Israel.

Sebelumnya telah ada 2 negara dari negara Teluk yang secara resmi membangun hubungan diplomatik dengan negara berlambang bintang Daud, yaitu Mesir pada 1979 dan Yordania pada 1994.

Setelah UEA, beberapa negara seperti Bahrain, Maroko, dan Sudan kemudian bergabung dengan Abraham Accords.

Baca juga: Presiden Palestina Inisiasi Front Persatuan Palestina untuk Sikapi Perjanjian Damai Israel-UEA

Oleh banyak pihak, perjanjian itu dipandang merusak konsensus Arab yang telah lama dibentuk.

Disebutkan dalam perjanjian Arab tersebut bahwa tidak ada normalisasi dengan Israel sampai mencapai kesepakatan damai antara Israel dengan Palestina.

Pada Senin pagi waktu setempat (1/3/2021), Khaja bertemu dengan Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi di Yerusalem, yang berharap dia "sukses" dalam "misi bersejarah"-nya.

Baca juga: Momen Bersejarah, Penerbangan Komersial Pertama Israel-UEA Mendarat di Abu Dhabi

Memperhatikan sejarah penunjukannya, Khaja mengatakan dia "sangat bangga dan terhormat menjadi duta besar Emirat pertama untuk Negara Israel".

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pangeran Philip dan Kecintaannya pada Land Rover, Modifikasi Sendiri Mobil Jenazahnya

Pangeran Philip dan Kecintaannya pada Land Rover, Modifikasi Sendiri Mobil Jenazahnya

Global
Dubes RI di Panama City Serahkan Surat Kepercayaan ke Presiden Panama

Dubes RI di Panama City Serahkan Surat Kepercayaan ke Presiden Panama

Global
Dijatuhi Sanksi AS, Ini Balasan Rusia

Dijatuhi Sanksi AS, Ini Balasan Rusia

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Penjahat Seksual dan Pembunuh Berantai, Jeffrey Dahmer

[Biografi Tokoh Dunia] Penjahat Seksual dan Pembunuh Berantai, Jeffrey Dahmer

Internasional
Gaji Karyawan Ini Dipotong Rp 3 Juta karena Kelamaan di Toilet

Gaji Karyawan Ini Dipotong Rp 3 Juta karena Kelamaan di Toilet

Global
Akhir Dinasti Castro, Raul Mengundurkan Diri dari Partai Komunis Kuba

Akhir Dinasti Castro, Raul Mengundurkan Diri dari Partai Komunis Kuba

Global
Belajar dari Tsunami Kasus Covid-19 di India: Terlena Pangkal Petaka

Belajar dari Tsunami Kasus Covid-19 di India: Terlena Pangkal Petaka

Global
Begini Cara Pangeran William dan Kate Middleton Bantu Tiga Anaknya Berkabung atas Pangeran Philip

Begini Cara Pangeran William dan Kate Middleton Bantu Tiga Anaknya Berkabung atas Pangeran Philip

Global
Penerima Vaksin Pfizer Mungkin Butuh Dosis Ketiga Setelah 6-12 Bulan

Penerima Vaksin Pfizer Mungkin Butuh Dosis Ketiga Setelah 6-12 Bulan

Global
Rusia Blokir Laut Hitam, NATO Tak Terima

Rusia Blokir Laut Hitam, NATO Tak Terima

Global
Pelaku Penembakan Indianapolis Mantan Pegawai FedEx, Bermotif Rasial atau Etnik

Pelaku Penembakan Indianapolis Mantan Pegawai FedEx, Bermotif Rasial atau Etnik

Global
Persiapan Pemakaman Pangeran Philip: William-Harry Dipisah, Ratu Duduk Sendiri

Persiapan Pemakaman Pangeran Philip: William-Harry Dipisah, Ratu Duduk Sendiri

Global
Pihak Berwenang AS Sudah Diperingatkan Soal Potensi Serangan Pelaku Penembakan Indianapolis Tahun Lalu

Pihak Berwenang AS Sudah Diperingatkan Soal Potensi Serangan Pelaku Penembakan Indianapolis Tahun Lalu

Global
Penembakan Indianapolis: Gedung Putih Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Penembakan Indianapolis: Gedung Putih Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Global
Penembakan Indianapolis 8 Tewas, Pelaku Teridentifikasi Berusia 19 Tahun

Penembakan Indianapolis 8 Tewas, Pelaku Teridentifikasi Berusia 19 Tahun

Global
komentar
Close Ads X