Banyak Tentara Inggris Lebih Takut Dokter Gigi daripada Berperang

Kompas.com - 01/03/2021, 10:45 WIB
Tentara Inggris. AFP / WAKIL KOHSARTentara Inggris.

LONDON, KOMPAS – Hasil studi terbaru yang dipublikasikan di British Medical Journal menyimpulkan, tentara Inggris lebih takut pergi dokter gigi daripada terjun ke medan perang.

Kemungkinan untuk mendapatkan tambalan atau pencabutan gigi telah membuat beberapa tentara Inggris membutuhkan terapi sebagaimana dilansir dari Daily Star, Sabtu (27/2/2021).

Hasil studi tersebut menyebutkan, sebanyak 30 persen dari personel militer Inggris mengaku takut pergi ke dokter gigi.

Baca juga: Dari Ed Sheeran sampai Sting, Waswas Soal Masa Depan Musik Inggris, Kenapa?

Rasio tersebut lebih tinggi dibandingkan masyarakat sipil di mana sekitar 20 persen dari masarakat sipil mengaku takut ke dokter gigi.

Laporan tersebut menyatakan bahwa ketakutan pergi ke dokter gigi tidak mengenal pangkat atau seberapa lama dia berdinas di militer Inggris.

Bahkan, personel pasukan khusus militer Inggris, SAS, juga ada yang takut untuk pergi ke dokter gigi.

Baca juga: 10 Kata dalam Bahasa Inggris yang Berasal dari Bahasa Nordik Kuno, Apa Sajakah?

Seorang personel militer Inggris menyebut, bahkan ada seorang prajurit tangguh yang tiba-tiba menjadi gugup ketika hendak pergi ke dokter gigi.

“Saya melihat orang-orang yang telah bertempur satu lawan satu dengan pemberontak di Irak keluar dari dokter gigi yang dibasahi keringat dan bersumpah untuk tidak pernah kembali,” ujar personel tersebut.

Tentara pasti lebih takut dokter gigi daripada pergi bertempur, tidak diragukan lagi,” imbuhnya.

Baca juga: Saat Ramadhan, Pemerintah Inggris Akan Beri Vaksin Covid-19 pada Malam Hari

Masalah ketakutan untuk pergi ke dokter gigi yang lebih parah ditemukan di kalangan tentara-tentara yang baru direkrut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber Daily Star
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ever Given Masih Ditahan, Pemilik Kapal Berusaha Nego Harga Pembebasan dari Terusan Suez

Ever Given Masih Ditahan, Pemilik Kapal Berusaha Nego Harga Pembebasan dari Terusan Suez

Global
Identitas Polisi Penembak Daunte Wright Terungkap Bernama Kimberly Potter

Identitas Polisi Penembak Daunte Wright Terungkap Bernama Kimberly Potter

Global
Jepang: Penolakan Pembuangan Air Limbah PLTN Fukushima ke Laut Tidak Ilmiah

Jepang: Penolakan Pembuangan Air Limbah PLTN Fukushima ke Laut Tidak Ilmiah

Global
Pangeran Philip Meninggal, Meghan Markle Siap 'Maafkan' Kerajaan Inggris

Pangeran Philip Meninggal, Meghan Markle Siap "Maafkan" Kerajaan Inggris

Global
Wanita India Mengaku Bakal Dinikahi Pangeran Harry, Ingin Si Bangsawan Ditahan

Wanita India Mengaku Bakal Dinikahi Pangeran Harry, Ingin Si Bangsawan Ditahan

Global
Dilarang Akses Alquran, Alexei Navalny Bersumpah Tuntut Petugas Penjara

Dilarang Akses Alquran, Alexei Navalny Bersumpah Tuntut Petugas Penjara

Global
Gara-gara Curi 2 Kemeja, Pria Kulit Hitam Dipenjara 20 Tahun

Gara-gara Curi 2 Kemeja, Pria Kulit Hitam Dipenjara 20 Tahun

Global
NATO Minta Rusia Hentikan Eskalasi Militer di Ukraina untuk Cegah Konflik Meluas

NATO Minta Rusia Hentikan Eskalasi Militer di Ukraina untuk Cegah Konflik Meluas

Global
Dukungan Nyata untuk Taiwan, AS Kirim Delegasi Tak Resmi ke Taipei

Dukungan Nyata untuk Taiwan, AS Kirim Delegasi Tak Resmi ke Taipei

Global
China Beri Peringatan AS: Jangan Main Api soal Taiwan

China Beri Peringatan AS: Jangan Main Api soal Taiwan

Global
6 Bukti Netizen Indonesia Tidak Sopan se-Asia Tenggara, Akun Luar pun Diserang

6 Bukti Netizen Indonesia Tidak Sopan se-Asia Tenggara, Akun Luar pun Diserang

Global
Lebih dari 500 Tentara AS Akan Ditempatkan secara Permanen di Jerman

Lebih dari 500 Tentara AS Akan Ditempatkan secara Permanen di Jerman

Global
Mengaku Sebagai Anak, Pria dan Wanita Rampok Pengemis Tua, Bawa Kabur Rp 17 Juta

Mengaku Sebagai Anak, Pria dan Wanita Rampok Pengemis Tua, Bawa Kabur Rp 17 Juta

Global
Demi Tekan Polusi Udara, Perancis Berencana Larang Penerbangan Jarak Pendek

Demi Tekan Polusi Udara, Perancis Berencana Larang Penerbangan Jarak Pendek

Global
Rusia Tuduh AS dan NATO Jadikan Ukraina 'Tong Mesiu'

Rusia Tuduh AS dan NATO Jadikan Ukraina "Tong Mesiu"

Global
komentar
Close Ads X