Kompas.com - 01/03/2021, 09:41 WIB
Tentara Irak memperlihatkan bendera ISIS yang diperoleh setelah mereka merebut pertahanan ISIS di sebuah desa di sisi timur kota Mosul. BULENT KILIC / AFP Tentara Irak memperlihatkan bendera ISIS yang diperoleh setelah mereka merebut pertahanan ISIS di sebuah desa di sisi timur kota Mosul.

BAGHDAD, KOMPAS.com – Sejumlah anggota ISIS menyerang desa Ruwayshed, Distrik Kaanan, Provinsi Ruwayshed, Irak, pada Minggu (28/2/2021).

Akibat serangan tersebut, dua orang dilaporkan tewas sebagaimana dilansir dari Anadolu Agency.

Kabar tersebut disampaikan oleh Letnan Shalan al-Kamili dari Departemen Kepolisian Diyala kepada Anadolu Agency.

Baca juga: Kepulangan Shamima Begum Gadis Eks ISIS Ditolak MA Inggris

Selain membunuh dua orang, ISIS juga menculik satu orang lainnya. ISIS juga membakar beberapa kendaraan di desa tersebut.

Kamili mengatakan, ISIS berhasil melancarkan operasinya dan berhasil melarikan diri dari desa tersebut.

Kini, pihak berwenang melanjutkan upaya mereka untuk menangkap anggota ISIS yang berhasil kabur tersebut.

Baca juga: Pesawat Jet Rusia Bombardir Posisi Militan ISIS di Wilayah Gurun Suriah

Dilansir dari Shafaq News, Senin (1/3/2021), dua orang yang dibunuh ISIS di desa Ruwayshed merupakan gembala.

Direktur Distrik Kanaan Mahdi Abdul Karim al-Shammari mengatakan, pasukan keamanan pergi ke lokasi dan melakukan penyisiran. Namun pelaku berhasil kabur.

Shafaq News melaporkan, beberapa desa di Kanaan selatan merupakan tempat persembunyian dan sarang ISIS.

Baca juga: Rusia Lancarkan 130 Serangan Udara, 21 Anggota ISIS Tewas

Pada Juni 2014, ISIS merebut provinsi Mosul, Salahuddin, Anbar, sebagian Diyala, dan sebagian Kirkuk.

Wilayah-wilayah tersebut berhasil direbut kembali oleh pasukan Irak pada akhir 2017 dengan dukungan dari pasukan koalisi pimpinan AS.

Tentara Irak terus melakukan operasi ISIS di wilayah-wilayah tersebut di mana kelompok teror tersebut baru-baru ini memobilisasi sel-sel tidurnya di daerah pedesaan.

Baca juga: Kiprah Abdullah, Pemimpin Baru ISIS yang Kini Terus Bersembunyi


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Detik-detik Petugas Kereta Api Menyelamatkan Anak yang Terjatuh di Rel dan Hampir Tersambar Kereta

Video Detik-detik Petugas Kereta Api Menyelamatkan Anak yang Terjatuh di Rel dan Hampir Tersambar Kereta

Global
Sejarah Islam di China Berkembang Pesat Sejak Abad ke-7, Sebelum Komunis Berkuasa

Sejarah Islam di China Berkembang Pesat Sejak Abad ke-7, Sebelum Komunis Berkuasa

Internasional
Presiden Chad Tewas Saat Perang Lawan Pemberontak

Presiden Chad Tewas Saat Perang Lawan Pemberontak

Global
Terungkap Warisan Pangeran Philip untuk Salah Satu Cucunya

Terungkap Warisan Pangeran Philip untuk Salah Satu Cucunya

Global
Dokter Tak Bisa Masuk Rumah Sakit Tempat Navalny Dirawat

Dokter Tak Bisa Masuk Rumah Sakit Tempat Navalny Dirawat

Global
Kisah Kota Kuno di AS, Penduduknya Gemar Pesta Berhari-hari

Kisah Kota Kuno di AS, Penduduknya Gemar Pesta Berhari-hari

Global
China Terus Bentrok dengan Negara Barat, Begini Pembelaan Xi Jinping

China Terus Bentrok dengan Negara Barat, Begini Pembelaan Xi Jinping

Global
Ustaz Malaysia Dikecam Netizen karena Foto Bareng Selebgram Seksi

Ustaz Malaysia Dikecam Netizen karena Foto Bareng Selebgram Seksi

Global
Karena Kawin Lari, Pria India Ini Dihukum Jilat Ludah dan Minum Kencing

Karena Kawin Lari, Pria India Ini Dihukum Jilat Ludah dan Minum Kencing

Global
Orang Aborigin Tertua di Australia, Bagaimana Hidupnya?

Orang Aborigin Tertua di Australia, Bagaimana Hidupnya?

Global
Kisah Perang: Sejarah Penaklukan Konstantinopel oleh Turki Ottoman

Kisah Perang: Sejarah Penaklukan Konstantinopel oleh Turki Ottoman

Internasional
China Dukung Warganya Saling Melaporkan karena Mengunggah 'Opini Sesat' di Internet

China Dukung Warganya Saling Melaporkan karena Mengunggah "Opini Sesat" di Internet

Global
Filipina Siap Kerahkan Kapal Militer ke Laut China Selatan

Filipina Siap Kerahkan Kapal Militer ke Laut China Selatan

Global
India Perlebar Program Vaksin Covid-19 untuk Usia 18 Tahun ke Atas, Bagaimana Dampaknya ke Pasokan Global

India Perlebar Program Vaksin Covid-19 untuk Usia 18 Tahun ke Atas, Bagaimana Dampaknya ke Pasokan Global

Global
Mayat Penderita Covid-19 Tersapu ke Pantai, Vanuatu Tutup Negaranya Selama 3 Hari

Mayat Penderita Covid-19 Tersapu ke Pantai, Vanuatu Tutup Negaranya Selama 3 Hari

Global
komentar
Close Ads X