Kompas.com - 01/03/2021, 06:54 WIB
Pertahanan Udara Suriah menanggapi rudal Israel yang menargetkan selatan ibu kota Damaskus, pada 20 Juli 2020. AFP PHOTO/STRPertahanan Udara Suriah menanggapi rudal Israel yang menargetkan selatan ibu kota Damaskus, pada 20 Juli 2020.

DAMASKUS, KOMPAS.com – Israel dilaporkan menyerang target di sekitar ibu kota Suriah, Damaskus, dengan serentetan rudal.

Laporan itu disampaikan oleh tentara Suriah pada Minggu (28/2/2021) malam waktu setempat sebagaimana dilansir dari Reuters.

Mereka menambahkan, serangan itu berasal dari Dataran Tinggi Golan. Tentara Suriah mengeklaim, pihaknya menjatuhkan sebagian besar dari rudal-rudal yang diluncurkan itu.

Baca juga: Biden Ungkap Pesan Terselubung dari Serangan Udara Pertama di Suriah

Melansir Reuters, seorang juru bicara militer Israel menolak berkomentar ketika ditanya tentang laporan tersebut.

Di Israel, Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengatakan negaranya siap mengambil tindakan "hampir setiap pekan" untuk mencegah kubu Iran di Suriah.

Pernyataan itu disampaikan Gantz kepada para pendukung partainya pada Jumat (26/2/2021).

Baca juga: Suriah Kutuk Keras Serangan AS sebagai Tindakan Pengecut

Sumber intelijen regional mengatakan, Pasukan Quds Iran dan milisi yang didukungnya memiliki kehadiran yang kuat di sejumlah pangkalan bawah tanah di pinggiran selatan Damaskus.

Kehadiran kekuatan Iran beserta milisi yang didukungnya tersebut dilaporkan telah tersebar di Suriah dalam beberapa tahun terakhir.

Israel menyerang apa yang disebutnya sebagai target terkait Iran di Suriah secara teratur dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: AS Gunakan Bom Presisi 500 Pon dalam Serangan Pertamanya di Suriah

Israel juga meningkatkan serangannya pada tahun ini. Sejumlah sumber dari intelijen Barat menyebut, serangan Israel sebagai perang bayangan untuk mengurangi pengaruh Iran.

Presiden Suriah Bashar al-Assad tidak pernah secara terbuka mengakui adanya pasukan Iran yang beroperasi atas namanya dalam perang saudara Suriah.

Assad hanya menyebut bahwa Iran hanya mengirim penasihat militer ke Suriah.

Sumber intelijen Barat mengatakan serangan Israel tahun ini berhasil merusak kekuatan militer Iran yang luas di Suriah tanpa memicu peningkatan besar dalam permusuhan.

Baca juga: Biden Perintahkan Serangan Udara ke Suriah, 17 Orang Tewas


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ever Given Masih Ditahan, Pemilik Kapal Berusaha Nego Harga Pembebasan dari Terusan Suez

Ever Given Masih Ditahan, Pemilik Kapal Berusaha Nego Harga Pembebasan dari Terusan Suez

Global
Identitas Polisi Penembak Daunte Wright Terungkap Bernama Kimberly Potter

Identitas Polisi Penembak Daunte Wright Terungkap Bernama Kimberly Potter

Global
Jepang: Penolakan Pembuangan Air Limbah PLTN Fukushima ke Laut Tidak Ilmiah

Jepang: Penolakan Pembuangan Air Limbah PLTN Fukushima ke Laut Tidak Ilmiah

Global
Pangeran Philip Meninggal, Meghan Markle Siap 'Maafkan' Kerajaan Inggris

Pangeran Philip Meninggal, Meghan Markle Siap "Maafkan" Kerajaan Inggris

Global
Wanita India Mengaku Bakal Dinikahi Pangeran Harry, Ingin Si Bangsawan Ditahan

Wanita India Mengaku Bakal Dinikahi Pangeran Harry, Ingin Si Bangsawan Ditahan

Global
Dilarang Akses Alquran, Alexei Navalny Bersumpah Tuntut Petugas Penjara

Dilarang Akses Alquran, Alexei Navalny Bersumpah Tuntut Petugas Penjara

Global
Gara-gara Curi 2 Kemeja, Pria Kulit Hitam Dipenjara 20 Tahun

Gara-gara Curi 2 Kemeja, Pria Kulit Hitam Dipenjara 20 Tahun

Global
NATO Minta Rusia Hentikan Eskalasi Militer di Ukraina untuk Cegah Konflik Meluas

NATO Minta Rusia Hentikan Eskalasi Militer di Ukraina untuk Cegah Konflik Meluas

Global
Dukungan Nyata untuk Taiwan, AS Kirim Delegasi Tak Resmi ke Taipei

Dukungan Nyata untuk Taiwan, AS Kirim Delegasi Tak Resmi ke Taipei

Global
China Beri Peringatan AS: Jangan Main Api soal Taiwan

China Beri Peringatan AS: Jangan Main Api soal Taiwan

Global
6 Bukti Netizen Indonesia Tidak Sopan se-Asia Tenggara, Akun Luar pun Diserang

6 Bukti Netizen Indonesia Tidak Sopan se-Asia Tenggara, Akun Luar pun Diserang

Global
Lebih dari 500 Tentara AS Akan Ditempatkan secara Permanen di Jerman

Lebih dari 500 Tentara AS Akan Ditempatkan secara Permanen di Jerman

Global
Mengaku Sebagai Anak, Pria dan Wanita Rampok Pengemis Tua, Bawa Kabur Rp 17 Juta

Mengaku Sebagai Anak, Pria dan Wanita Rampok Pengemis Tua, Bawa Kabur Rp 17 Juta

Global
Demi Tekan Polusi Udara, Perancis Berencana Larang Penerbangan Jarak Pendek

Demi Tekan Polusi Udara, Perancis Berencana Larang Penerbangan Jarak Pendek

Global
Rusia Tuduh AS dan NATO Jadikan Ukraina 'Tong Mesiu'

Rusia Tuduh AS dan NATO Jadikan Ukraina "Tong Mesiu"

Global
komentar
Close Ads X