Israel Tuduh Iran Pelaku Ledakan Kapal Tenggelam di Teluk Oman

Kompas.com - 28/02/2021, 17:50 WIB
Kapal tenggelam. ThinkstockKapal tenggelam.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Israel pada Sabtu (27/2/2021) mengatakan "dugaan awal" pelaku yang bertanggungjawab dalam ledakan kapal di Teluk Oman adalah Iran.

Kapal bernama MV Helios Ray dilaporkan mengalami ledakan dan tenggelam antara Kamis dan Jumat pagi waktu setempat.

"Iran ingin menyerang infrastruktur Israel dan warga Israel," ujar Gantz kepada penyiar publik Kan, seperti yang dilansir dari Reuters pada Minggu (28/2/2021).

Baca juga: Israel Hancurkan Rumah Kepala Penjaga Masjid Al-Aqsa, Hamas Mengamuk

"Lokasi kapal yang relatif dekat dengan Iran menimbulkan anggapan, penilaian, bahwa itu (penyerangnya) adalah orang Iran," lanjutnya.

Ia menambahkan, bahwa tuduhan itu adalah penilaian awal "mengingat kedekatan dan konteksnya, itulah penilaian saya," kata Gantz.

Baca juga: Israel Dikabarkan Bangun Proyek Terbesar di Fasilitas Nuklir Rahasia

Sementara, penyelidikan lebih dalam segera dilakukan, pejabat Iran masih belum memberikan tanggapan langsung terkait kasus ini.

Kapal tenggelam tersebut adalah milik perusahaan Tel Aviv bernama Ray Shipping melalui perusahaan yang terdaftar di Isle of Man, menurut database pengiriman PBB.

Baca juga: Israel Bagikan Vaksin Covid-19 ke Palestina dan Beberapa Negara Bagian di Amerika Tengah

Teradapat kerusakan di badan kapal berupa 2 lubang, berdiameter sekitar 1,5 meter.

"Tetapi, belum jelas bagi kami apakah ini disebabkan oleh tembakan rudal atau ranjau yang dipasang di kapal," kata Kan pada Jumat (26/2/2021), yang mengutip ucapan pemilik kapal, Rami Ungar.

Israel Channel 13 News mengatakan para pejabat pertahanan yakin angkatan laut Iran telah melancarkan serangan presisi ke Israel untuk menghindari korban.

Baca juga: Minyak Tumpah di Laut, Penyu-penyu di Israel Diselamatkan Menggunakan Mayones

Media tersebut melaporkan bahwa terdapat 2 tembakkan rudal ke bagian kapal.

Ia menambahkan delegasi Israel sedang dalam perjalanan ke Dubai, tempat kapal itu berlabuh, untuk melakukan penyelidikan.

Baca juga: Bebaskan Warganya yang Ditahan di Suriah, Israel Bayar Pakai Vaksin Covid-19


Sumber REUTERS
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bulan Puasa Tiba, Malaysia Longgarkan Aturan Covid-19

Bulan Puasa Tiba, Malaysia Longgarkan Aturan Covid-19

Global
Penembak Paris: Pelaku Masih Melarikan Diri, Diduga Sudah Targetkan Korban

Penembak Paris: Pelaku Masih Melarikan Diri, Diduga Sudah Targetkan Korban

Global
Lakukan 'Serbuan' Terbesar, China Terbangkan 25 Jet Tempur dan Pengebom ke Taiwan

Lakukan "Serbuan" Terbesar, China Terbangkan 25 Jet Tempur dan Pengebom ke Taiwan

Global
[POPULER GLOBAL] Klarifikasi Pejabat Kesehatan China Soal Efektivitas Vaksin | Anjing Terjatuh Jadi Santapan Kawanan Serigala

[POPULER GLOBAL] Klarifikasi Pejabat Kesehatan China Soal Efektivitas Vaksin | Anjing Terjatuh Jadi Santapan Kawanan Serigala

Global
Kisah Suku di Vanuatu Memuja Pangeran Philip sebagai Dewa, Ritualnya Spesial

Kisah Suku di Vanuatu Memuja Pangeran Philip sebagai Dewa, Ritualnya Spesial

Global
Vaksin Pfizer Kini Bisa Disimpan dalam Suhu Kulkas Biasa Saat Pengiriman

Vaksin Pfizer Kini Bisa Disimpan dalam Suhu Kulkas Biasa Saat Pengiriman

Global
Membedah Gurita Bisnis Anak Istri Petinggi Militer di Myanmar yang Menggiurkan

Membedah Gurita Bisnis Anak Istri Petinggi Militer di Myanmar yang Menggiurkan

Global
Kisah Durga Timsina Dipenjara 41 Tahun Tanpa Sidang, Dijebak Orang dan Namanya Salah Catat

Kisah Durga Timsina Dipenjara 41 Tahun Tanpa Sidang, Dijebak Orang dan Namanya Salah Catat

Global
Rilis Deklarasi Bersama soal Myanmar, FPCI Desak ASEAN dan DK PBB Bertindak

Rilis Deklarasi Bersama soal Myanmar, FPCI Desak ASEAN dan DK PBB Bertindak

Global
Militer Myanmar Minta Keluarga Bayar Rp 1,2 Juta jika Ingin Ambil Jenazah Kerabat yang Tewas

Militer Myanmar Minta Keluarga Bayar Rp 1,2 Juta jika Ingin Ambil Jenazah Kerabat yang Tewas

Global
Penembakan di Luar RS Paris, 1 Tewas 1 Luka Berat, Pelaku Kabur Naik Motor

Penembakan di Luar RS Paris, 1 Tewas 1 Luka Berat, Pelaku Kabur Naik Motor

Global
Takut Menyetir, Maling Ini Bayar Sopir untuk Bawa Mobil Curiannya

Takut Menyetir, Maling Ini Bayar Sopir untuk Bawa Mobil Curiannya

Global
Ratusan Ribu Ikut Festival Mandi di Sungai Gangga Meski Infeksi Covid-19 India Lampaui Brasil

Ratusan Ribu Ikut Festival Mandi di Sungai Gangga Meski Infeksi Covid-19 India Lampaui Brasil

Global
Masih Cinta, Gadis 29 Tahun Masukkan Nama Mantan ke Daftar Ahli Waris

Masih Cinta, Gadis 29 Tahun Masukkan Nama Mantan ke Daftar Ahli Waris

Global
Pekerja Asing di Singapura Masih Tertular Covid-19 Setelah Divaksin

Pekerja Asing di Singapura Masih Tertular Covid-19 Setelah Divaksin

Global
komentar
Close Ads X