Viral Patung Emas Trump Muncul dengan Jas tapi Pakai Sandal Jepit

Kompas.com - 27/02/2021, 15:53 WIB
Patung emas Donald Trump ditampilkan di Konferensi Tindakan Politik Konservatif 2021. WILLIAM TURTON via TWITTERPatung emas Donald Trump ditampilkan di Konferensi Tindakan Politik Konservatif 2021.

FLORIDA, KOMPAS.com - Donald Trump tampaknya belum kehilangan massa pendukungnya setelah keluar dari Gedung Putih Januari lalu.

Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45 itu dijadwalkan menyampaikan pidato pertamanya setelah lengser dalam konferensi konservatif besar (KTT CPAC) minggu ini.

Tapi sebelum kembali ke “panggung” dan buka suara, kontroversi terkaitnya sudah diperbincangkan lagi dan menjadi viral setelah kemunculan patung emasnya di acara tersebut.

Sebuah video viral dari reporter Bloomberg William Turton menunjukkan dua pria berjas mendorong monumen kitsch melalui koridor Konferensi Politik Konservatif (CPAC) di Orlando, Florida.

Patung itu lebih besar dari ukuran pria dewasa. Bagian kepalanya terbuat dari emas berbalut jas setelan merek dagang Trump, dengan kemeja putih, dan dasi merah.

Anehnya, mantan panglima tertinggi AS yang sempat dipermalukan dengan dua kali pemakzulan yang gagal itu juga tampak mengenakan celana pendek bintang-dan-garis.

Baca juga: Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

CNN melaporkan patung setinggi lebih dari 6 kaki itu merupakan karya Tommy Zegan. Seniman yang tinggal di California itu menciptakan patung Trump sebagai tanggapan atas berbagai karya seni yang mengejek Trump.

"Dua tahun lalu, ketika saya melihat semua patung Trump dan Trump yang telanjang di toilet, saya berkata: Anda tahu apa? Saya bisa berbuat lebih baik,” kata Zegan kepada CNN, Jumat (26/2/2021), saat para pengunjung berkumpul di sekitar patung untuk mengambil foto dengannya.

Zegan menerangkan potongan yang dipamerkan di CPAC sebenarnya adalah cetakan fiberglass dari patung baja tahan karat asli. Patung itu sebelumya disimpan di gudang di Tampa menunggu untuk dipamerkan.

"Ini adalah kualitas museum, dan itulah yang akhirnya saya harapkan ada di perpustakaan Trump," kata Zegan. "Ini benar-benar tak ternilai harganya."

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Suku di Vanuatu Memuja Pangeran Philip sebagai Dewa, Ritualnya Spesial

Kisah Suku di Vanuatu Memuja Pangeran Philip sebagai Dewa, Ritualnya Spesial

Global
Vaksin Pfizer Kini Bisa Disimpan dalam Suhu Kulkas Biasa Saat Pengiriman

Vaksin Pfizer Kini Bisa Disimpan dalam Suhu Kulkas Biasa Saat Pengiriman

Global
Membedah Gurita Bisnis Anak Istri Petinggi Militer di Myanmar yang Menggiurkan

Membedah Gurita Bisnis Anak Istri Petinggi Militer di Myanmar yang Menggiurkan

Global
Kisah Durga Timsina Dipenjara 41 Tahun Tanpa Sidang, Dijebak Orang dan Namanya Salah Catat

Kisah Durga Timsina Dipenjara 41 Tahun Tanpa Sidang, Dijebak Orang dan Namanya Salah Catat

Global
Rilis Deklarasi Bersama soal Myanmar, FPCI Desak ASEAN dan DK PBB Bertindak

Rilis Deklarasi Bersama soal Myanmar, FPCI Desak ASEAN dan DK PBB Bertindak

Global
Militer Myanmar Minta Keluarga Bayar Rp 1,2 Juta jika Ingin Ambil Jenazah Kerabat yang Tewas

Militer Myanmar Minta Keluarga Bayar Rp 1,2 Juta jika Ingin Ambil Jenazah Kerabat yang Tewas

Global
Penembakan di Luar RS Paris, 1 Tewas 1 Luka Berat, Pelaku Kabur Naik Motor

Penembakan di Luar RS Paris, 1 Tewas 1 Luka Berat, Pelaku Kabur Naik Motor

Global
Takut Menyetir, Maling Ini Bayar Sopir untuk Bawa Mobil Curiannya

Takut Menyetir, Maling Ini Bayar Sopir untuk Bawa Mobil Curiannya

Global
Ratusan Ribu Ikut Festival Mandi di Sungai Gangga Meski Infeksi Covid-19 India Lampaui Brasil

Ratusan Ribu Ikut Festival Mandi di Sungai Gangga Meski Infeksi Covid-19 India Lampaui Brasil

Global
Masih Cinta, Gadis 29 Tahun Masukkan Nama Mantan ke Daftar Ahli Waris

Masih Cinta, Gadis 29 Tahun Masukkan Nama Mantan ke Daftar Ahli Waris

Global
Pekerja Asing di Singapura Masih Tertular Covid-19 Setelah Divaksin

Pekerja Asing di Singapura Masih Tertular Covid-19 Setelah Divaksin

Global
Ilmuwan Pentagon Klaim Punya Mikrochip dan Filter Darah untuk Atasi Covid-19

Ilmuwan Pentagon Klaim Punya Mikrochip dan Filter Darah untuk Atasi Covid-19

Global
Pasien ICU Covid-19 di Brasil Kini Didominasi Usia 40 ke Bawah

Pasien ICU Covid-19 di Brasil Kini Didominasi Usia 40 ke Bawah

Global
Jual Air Es di Atas Rp 3.500, 84 Warung dan Restoran Disidak Polisi

Jual Air Es di Atas Rp 3.500, 84 Warung dan Restoran Disidak Polisi

Global
Polisi Minneapolis Tembak Mati Pria Kulit Hitam, Picu Demo Rusuh Lagi

Polisi Minneapolis Tembak Mati Pria Kulit Hitam, Picu Demo Rusuh Lagi

Global
komentar
Close Ads X