Yayasan Temasek Singapura Salurkan 11,65 Juta Masker ke Indonesia Perangi Covid-19

Kompas.com - 26/02/2021, 14:15 WIB
Duta Besar Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo (tengah) berfoto di depan bantuan masker Covid-19 yang diserahkan oleh Yayasan Temasek Singapura untuk diangkut ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (25/02/2021) KBRI SINGAPURADuta Besar Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo (tengah) berfoto di depan bantuan masker Covid-19 yang diserahkan oleh Yayasan Temasek Singapura untuk diangkut ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (25/02/2021)

SINGAPURA, KOMPAS.com – Yayasan Temasek Singapura kembali mengulurkan tangan ke Indonesia melalui bantuan terbaru yang diberikan untuk memerangi pandemi Covid-19.

Kali ini yayasan nirlaba ini secara virtual, Rabu (24/2/2021) menyerahkan 11.3 juta masker bedah (surgical mask) dan 350.000 masker reusable mask.

Bantuan diserahkan langsung oleh Chief Executive Temasek Foundation International Benedict Cheong kepada Duta Besar Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo.

Baca juga: Yayasan Temasek Singapura Kembali Salurkan Bantuan ke Indonesia Perangi Covid-19

Prosesi penyerahan juga dihadiri oleh perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Mabes TNI, serta perwakilan dari instansi pemerintah lainnya.

Khusus untuk masker bedah, sebanyak 9.3 juta masker dialokasikan kepada BPNB, 1 juta kepada Kemenhan, dan 1 juta kepada TNI.

Sementara itu sebanyak 150.000 reusable mask diserahkan kepada pemerintah provinsi Sumatera Selatan, 150.000 kepada Komandan Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I/Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Pulau Galang, dan 50.000 kepada BPNB.

Bantuan masker ini telah diangkut oleh KRI Semarang milik TNI AL pada 25 Februari dari Changi Naval Base Singapura dan akan dibongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Dubes Suryo Pratomo menyampaikan apresiasi kepada Temasek atas dukungan dan kerjasama yang terus terjalin dalam upaya penanganan Covid-19 di Indonesia dengan memberikan berbagai bantuan peralatan medis.

Sementara itu berdasarkan siaran pers yang diterima Kompas.com, Benedict juga menyampaikan terima kasih atas kerjasama semua pihak sehingga penyaluran bantuan dapat terlaksana dengan baik.

Seluruh instansi penerima di Indonesia juga mengucapkan terima kasih kepada Temasek atas bantuan yang diberikan dan kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura yang telah menjembatani penyaluran berbagai bantuan dari Singapura ke Indonesia.

Bukan pertama sekalinya Yayasan Temasek bahu-membahu dengan Indonesia melawan Covid-19.

Yayasan ini tahun lalu telah menyerahkan sejumlah bantuan medis seperti 2.5 juta masker, 624.000 botol Nuvo hand sanitizer, dan 50 unit test kit Fortitude Kit 2.0 ke 3 daerah di Indonesia, yaitu Provinsi Riau, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dan Kota Jambi.

Tidak ketinggalan, bantuan lainnya yang telah sampai di tanah air adalah ventilator, peralatan biosystem detection, mesin PCR, masker, Alat Pelindung Diri (APD), dam PCR based Test Kit.

Baca juga: Yayasan Temasek Singapura Kirim Bantuan Perangi Covid-19 ke 3 Daerah di Indonesia


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berakhirnya Era Castro Setelah 6 Dekade, Partai Komunis Kuba Tunjuk Pemimpin Baru

Berakhirnya Era Castro Setelah 6 Dekade, Partai Komunis Kuba Tunjuk Pemimpin Baru

Global
Kisah Paus Terapkan Lockdown dan Prokes Ketat, Selamatkan Roma dari Pandemi Abad ke-17

Kisah Paus Terapkan Lockdown dan Prokes Ketat, Selamatkan Roma dari Pandemi Abad ke-17

Global
Putin Sebut Rusia adalah Harimau yang Dikelilingi Hiena

Putin Sebut Rusia adalah Harimau yang Dikelilingi Hiena

Global
Rencana AS Jual Kapal Penjaga Pantai Bersejarah ke Indonesia Ditolak Keras

Rencana AS Jual Kapal Penjaga Pantai Bersejarah ke Indonesia Ditolak Keras

Global
Iran Gembira Ada Ledakan di Israel, Dikira Guncang Pabrik Rudal

Iran Gembira Ada Ledakan di Israel, Dikira Guncang Pabrik Rudal

Global
KRI Nanggala-402 Hilang Turut Diwartakan Media Asing

KRI Nanggala-402 Hilang Turut Diwartakan Media Asing

Global
KRI Nanggala Hilang Kontak, Berikut Insiden Melibatkan Kapal Selam 6 Tahun Terakhir

KRI Nanggala Hilang Kontak, Berikut Insiden Melibatkan Kapal Selam 6 Tahun Terakhir

Global
53 Penumpang dalam Penerbangan dari India ke Hong Kong dinyatakan positif Covid-19

53 Penumpang dalam Penerbangan dari India ke Hong Kong dinyatakan positif Covid-19

Global
Darién Gap, Hutan Paling Berbahaya dan Mematikan di Dunia

Darién Gap, Hutan Paling Berbahaya dan Mematikan di Dunia

Global
Di Tengah Wabah Covid-19, Hukuman Mati di Negara Ini Meroket

Di Tengah Wabah Covid-19, Hukuman Mati di Negara Ini Meroket

Global
Model Ukraina yang Berpose Telanjang di Dubai Dideportasi, Dilarang Kembali selama 5 Tahun

Model Ukraina yang Berpose Telanjang di Dubai Dideportasi, Dilarang Kembali selama 5 Tahun

Global
Caroline Jurie Mundur dari Mrs World Setelah Copot Paksa Mahkota Mrs Sri Lanka

Caroline Jurie Mundur dari Mrs World Setelah Copot Paksa Mahkota Mrs Sri Lanka

Global
Gadis Kulit Hitam Ini Ditembak Mati Beberapa Menit sebelum Pembunuh George Floyd Divonis

Gadis Kulit Hitam Ini Ditembak Mati Beberapa Menit sebelum Pembunuh George Floyd Divonis

Global
Penularan Covid-19 di India Capai Tingkat Harian Tertinggi, Apa yang Bisa Dipelajari?

Penularan Covid-19 di India Capai Tingkat Harian Tertinggi, Apa yang Bisa Dipelajari?

Global
Rusia Pemerkan Pembuatan Awal Stasiun Luar Angkasanya Sendiri, Siap Luncur 2025

Rusia Pemerkan Pembuatan Awal Stasiun Luar Angkasanya Sendiri, Siap Luncur 2025

Global
komentar
Close Ads X