Dipindah dari Penjara Moskwa, Dibawa ke Mana Alexei Navalny?

Kompas.com - 26/02/2021, 07:46 WIB
Pengadilan Moskow memerintahkan pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny dipenjara selama lebih dari 2,5 tahun karena melanggar ketentuan masa percobaannya saat memulihkan diri di Jerman. Moscow City Court via AP PHOTOPengadilan Moskow memerintahkan pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny dipenjara selama lebih dari 2,5 tahun karena melanggar ketentuan masa percobaannya saat memulihkan diri di Jerman.

MOSKWA, KOMPAS.com - Pemimpin oposisi Rusia dan aktivis anti-korupsi Alexei Navalny telah dipindahkan dari penjara di Moskwa ke tujuan lain yang tidak diketahui, lapor para asistennya dikutip BBC, Jumat (26/2/2021).

Navalny dibawa dari penjara Moskwa tanpa informasi apa pun dan kemungkinan dia dibawa ke kamp penjara.

Awal bulan ini, pengadilan Moskwa mengubah hukuman yang ditangguhkan pada 2014 atas tuduhan penggelapan menjadi hukuman penjara.

Baca juga: Terlibat Konflik Kasus Navalny, Rusia Siap Putus Hubungan dengan Uni Eropa

Tuduhan dan dakwaan itu secara luas dipandang publik bermotif politik.

Navalny adalah kritikus yang paling garang terhadap otoritas Rusia di bawah Presiden Vladimir Putin.

Musim panas lalu Navalny diracun di Siberia dengan zat kimia saraf Novichok. Investigasi independen menuduh bahwa regu pembunuh dari agen keamanan Rusia sebagai dalang percobaan pembunuhan itu.

Baca juga: Rusia Usir Diplomat 3 Negara yang Dituduh Terlibat Aksi Dukung Navalny

Dalam keadaan koma dia diterbangkan ke Jerman dan pulih di sana. Dia kembali ke Rusia pada Januari dan ditangkap pada saat tiba di Moskwa.

Pengadilan Moskwa bulan ini mengatakan bahwa Navalny telah melanggar ketentuan masa percobaan atas kasus penggelapan, dan menjatuhkan hukuman hampir tiga tahun.

Dengan dipenjaranya tokoh oposisi itu, para pemimpin Uni Eropa mengutuk apa yang menimpa Navalny pada Kamis dan menuntut pembebasannya segera.

Baca juga: Dari Balik Penjara, Navalny Minta Warga Rusia Kendalikan Rasa Takut

Pengacara Navalny, Vadim Kobzev mengatakan kliennya sudah tidak ada di penjara penahanan saat dia datang untuk menemuinya.

Menurut Kobzev, penjara itu tidak akan memberitahu ke kamp penjara mana aktivis oposisi itu dibawa.

Eva Merkacheva, anggota komisi publik Moskwa yang memantau hak asasi para tahanan, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa dia yakin Navalny telah dikirim ke penjara koloni.

"Tidak ada pilihan lain," katanya, menambahkan bahwa menurut undang-undang, Navalny harus menjalani hukumannya di penjara tidak jauh dari Moskwa.

Baca juga: Polisi Rusia Geledah Rumah dan Tahan Saudara Alexei Navalny


Sumber AFP,BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Narsisis, Apa Buruknya?

Narsisis, Apa Buruknya?

Internasional
Akhir Sebuah Era: Kematian Pangeran Philip Membuat Peran Monarki Modern Jadi Sorotan

Akhir Sebuah Era: Kematian Pangeran Philip Membuat Peran Monarki Modern Jadi Sorotan

Global
Begini Cara Menonton Pemakaman Pangeran Philip di AS, Inggris, dan di Seluruh Dunia

Begini Cara Menonton Pemakaman Pangeran Philip di AS, Inggris, dan di Seluruh Dunia

Global
Musik dan Pijat, Rahasia Petani Malaysia Berhasil Budidayakan Melon Jepang

Musik dan Pijat, Rahasia Petani Malaysia Berhasil Budidayakan Melon Jepang

Global
Pemimpin Junta Militer Myanmar Akan ke Jakarta, Hadiri Pertemuan ASEAN

Pemimpin Junta Militer Myanmar Akan ke Jakarta, Hadiri Pertemuan ASEAN

Global
Terobsesi Kebugaran Tubuh, Ayah ini Paksa Anaknya Tanda Tangan Kontrak Tidak Boleh Gemuk

Terobsesi Kebugaran Tubuh, Ayah ini Paksa Anaknya Tanda Tangan Kontrak Tidak Boleh Gemuk

Global
Kisah Diskriminasi Rasial yang Dilupakan dari Tragedi Titanic, 6 Orang China Selamat Diusir

Kisah Diskriminasi Rasial yang Dilupakan dari Tragedi Titanic, 6 Orang China Selamat Diusir

Internasional
Konflik Makin Memuncak, Rusia Tangkap Diplomat Ukraina

Konflik Makin Memuncak, Rusia Tangkap Diplomat Ukraina

Global
Sebar Video TikTok Menari dengan Sisa Operasi Pasiennya, Ahli Bedah Plastik Brasil Diskors

Sebar Video TikTok Menari dengan Sisa Operasi Pasiennya, Ahli Bedah Plastik Brasil Diskors

Global
Pangeran Philip Setia Memakai Sepatu Pernikahan Selama 74 Tahun

Pangeran Philip Setia Memakai Sepatu Pernikahan Selama 74 Tahun

Global
[KISAH INSPIRASI ISLAM] Meneladani Sifat Umar bin Khattab

[KISAH INSPIRASI ISLAM] Meneladani Sifat Umar bin Khattab

Global
Brasil Peringatkan Warganya Tunda Kehamilan karena Varian Corona Brasil

Brasil Peringatkan Warganya Tunda Kehamilan karena Varian Corona Brasil

Global
AS Tarik Pasukan, Afghanistan Kembali ke Pangkuan Taliban?

AS Tarik Pasukan, Afghanistan Kembali ke Pangkuan Taliban?

Global
Israel Kembali Gempur Jalur Gaza Lewat Serangan Udara

Israel Kembali Gempur Jalur Gaza Lewat Serangan Udara

Global
Geng 4 Wanita Penghibur Ratu Elizabeth II Setelah Pangeran Philip Meninggal

Geng 4 Wanita Penghibur Ratu Elizabeth II Setelah Pangeran Philip Meninggal

Internasional
komentar
Close Ads X