Driver Ojol di Italia Kini Berstatus Karyawan, Dapat Gaji Tetap

Kompas.com - 25/02/2021, 16:37 WIB
Seorang driver Uber Eats melintas di Paris, Perancis, pada 22 Maret 2020, saat lockdown ketat diterapkan untuk menekan penyebaran Covid-19. AFP PHOTO/LUDOVIC MARINSeorang driver Uber Eats melintas di Paris, Perancis, pada 22 Maret 2020, saat lockdown ketat diterapkan untuk menekan penyebaran Covid-19.

ROMA, KOMPAS.com - Jaksa Italia pada Rabu (24/2/2021) menetapkan, driver ojek online seperti di Uber Eats dan aplikasi pesan antar makanan lainnya adalah karyawan, bukan pekerja independen.

Jika aturan keselamatan tenaga kerja dilanggar, perusahaan akan didenda 733 juta euro (Rp 12,6 miliar).

Dalam putusan pengadilan Milan yang dikutip AFP, 60.000 lebih driver ojol dari Uber Eats, Glovo, Just Eat, dan Deliveroo di Italia selama 2017-2020 harus ditawari kontrak non-permanen dengan gaji tetap.

Baca juga: Cerita Driver Makanan Dapat Tip Rp 3,5 Juta, Pemesan Minta Doa Cepat Punya Anak

"Kami tidak bisa lagi menganggap driver sebagai budak, ini saatnya bagi mereka dianggap sebagai warga negara yang butuh perlindungan hukum," kata jaksa kepala Milan, Francesco Greco, di konferensi pers.

Keempat perusahaan tadi juga wajib membayar jaminan sosial dan asuransi, lanjut jaksa.

Jaksa tidak mengungkap berapa nominal yang dibayar, tetapi jumlahnya pasti mencapai ratusan juta euro atau belasan miiar rupiah.

Selain itu, para driver ojek online harus diberi pakaian kerja yang memadai seperti helm, sarung tangan, rompi reflektif, masker anti-virus corona, dan sepeda motor atau skuter dari perusahaan, kata jaksa penuntut.

Baca juga: Aplikasi Error, 42 Driver Datang Barengan Antar Makanan ke 1 Rumah

Uber Eats, Glovo, Just Eat, dan Deliveroo diberi waktu 90 hari untuk memenuhi peraturan tersebut.

Kemudian untuk denda 733 juta euro atas pelanggaran keselamatan tenaga kerja, jumlahnya bisa bertambah tergantung jenis pelanggarannya.

Juru bicara Uber mengatakan, perusahaan yang berbasis di San Fransisco itu berkomitmen meningkatkan standar kerja.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X