Dokumen "Sangat Rahasia" Ungkap Detail Keterlibatan Putra Mahkota Saudi dalam Pembunuhan Khashoggi

Kompas.com - 25/02/2021, 07:26 WIB
Pangeran Mohammed bin Salman. AFP/FAYEZ NURELDINEPangeran Mohammed bin Salman.

Delapan tersangka dijatuhi hukuman penjara dalam apa yang oleh penyelidik PBB disebut sebagai "parodi keadilan."

Sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan pekan lalu bahwa Presiden AS Joe Biden sedang bekerja untuk "menyesuaikan kembali" hubungan AS dengan Arab Saudi,

Biden berencana untuk berkomunikasi dengan Raja Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud alih-alih putranya, putra mahkota.

Baca juga: Syekh Ahmed Zaki Yamani, Eks Menteri Perminyakan Arab Saudi yang Membuat Barat Bertekuk Lutut, Meninggal

Kronologi penggunaan jet pribadi

Faisal Gill, pengacara mantan tunangan Khashoggi dan organisasi nirlaba yang telah mengajukan gugatan federal terhadap MBS dan dua lusin tergugat, mengatakan kliennya "terkejut" bahwa bukti kontrol bin Salman atas Sky Prime Aviation telah terungkap .

"Setiap bukti yang pada dasarnya mengikat MBS dan lainnya, terutama secara langsung, yang kami yakini memang demikian, sangatlah penting," kata Gill.

"(MBS) ingin menggunakan perusahaan yang dia kendalikan, dalam dana yang benar-benar dia kendalikan dengan harapan tidak akan keluar (informasi)," tambah Gill.

Menurutnya bukti itu bukan hanya menghubungkan langsung MBS dengan pembunuhan Khashoggi. Tetapi juga menjelaskan kaitan upaya penutupan keterlibatannya dengan menggunakan perusahaan penerbangan yang sepenuhnya dia kendalikan.

Sky Prime Aviation mengoperasikan dua jet perusahaan Gulfstream yang terbang ke dan dari Istanbul dengan sebagian besar 15 orang tim pembunuh, menurut data publik penerbangan dan laporan PBB tentang kematian Khashoggi.

Menurut laporan PBB, setelah Khashoggi terbunuh di dalam konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober, para pembunuh dengan cepat melarikan diri menggunakan pesawat. Satu pesawat jet dengan nomor ekor HZ-SK1 baru saja mendarat malam itu.

Satu jam lima belas menit setelah mendarat, pesawat itu kembali mengudara bersama enam anggota tim Saudi. Empat setengah jam kemudian, pesawat kedua, nomor ekor HZ-SK2, lepas landas dari Bandara Ataturk dengan tujuh orang lagi di dalamnya.

Halaman:

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X