Setor Dollar Singapura Palsu, Pendeta Batam Dipenjara 4 Tahun 2 Bulan

Kompas.com - 20/02/2021, 09:58 WIB
Lembaran Uang 10.000 Dollar Singapura Monetary Authority of SingaporeLembaran Uang 10.000 Dollar Singapura

SINGAPURA, KOMPAS.com – Jusuf Nababan dijatuhi hukuman penjara 4 tahun 2 bulan oleh pengadilan Singapura setelah terbukti bersalah menyetorkan uang palsu bernilai 10.000 dollar Singapura (Rp106,4 juta) ke bank terbesar Singapura, DBS.

The Straits Times mewartakan Jumat sore (19/2/2021), Jusuf bersekongkol dengan kenalannya, seorang wanita Indonesia bernama Yolanda dan warga negara Singapura bernama Saw Eng Kiat dalam menjalankan penipuannya.

Jusuf memperoleh satu lembar uang itu ketika menerima pakaian bekas dari Singapura tahun 2019 silam.

Adapun pria berusia 49 tahun ini memiliki bisnis jual beli pakaian bekas dari negeri “Singa” ke Indonesia. Sehari-hari Jusuf juga adalah seorang pendeta di sebuah gereja di Batam.

Baca juga: Curiga Harga Tukar Kurs Beda Jauh, Polisi Tangkap Tiga Pengedar Dollar Palsu

Ayah empat anak ini kemudian membawa uang 10.000 itu ke money changer di Batam yang memberitahunya bahwa uang itu adalah uang asli.

Jusuf sesungguhnya ragu akan keaslian uang. Namun, dia memutuskan untuk memecah uang tersebut ke jumlah yang lebih kecil.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Khawatir terjadi apa-apa jika dia yang menukarkan, dia meminta Yolanda untuk mencari seseorang di Singapura untuk menjalankan misinya.

Yolanda memperkenalkan Jusuf ke Saw yang bekerja sebagai petugas keamanan di Marina Bay Sands.

Baca juga: Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Ketiga orang ini kemudian bertemu di Singapura pada 11 Oktober 2019. Jusuf memberikan uang palsu 10.000 dollar itu ke Saw.

Awalnya Saw curiga dengan keaslian uang karena Jusuf dengan santai menyerahkan lembaran uang. Padahal 10.000 dollar bukan nominal yang kecil.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Milisi Myanmar Menahan Serangan terhadap Militer Setelah Warga Serukan Perdamaian

Milisi Myanmar Menahan Serangan terhadap Militer Setelah Warga Serukan Perdamaian

Global
Biden Calonkan Bankir Wall Street sebagai Duta Besar AS untuk Israel

Biden Calonkan Bankir Wall Street sebagai Duta Besar AS untuk Israel

Global
Orang Termiskin di Filipina Makan 'Pagpag' dari Tempat Sampah untuk Bertahan Hidup

Orang Termiskin di Filipina Makan "Pagpag" dari Tempat Sampah untuk Bertahan Hidup

Global
China Sindir Barat dengan Kartun Menakutkan “Perjamuan Terakhir” Pemimpin G7

China Sindir Barat dengan Kartun Menakutkan “Perjamuan Terakhir” Pemimpin G7

Global
Seorang Pria Bunuh dan Makan Jasad Ibunya Divonis 15 Tahun 5 Bulan Penjara

Seorang Pria Bunuh dan Makan Jasad Ibunya Divonis 15 Tahun 5 Bulan Penjara

Global
1.000 Tahun Hanya untuk Laki-laki, Paduan Suara Tertua Dunia Akhirnya Terbuka Bagi Perempuan

1.000 Tahun Hanya untuk Laki-laki, Paduan Suara Tertua Dunia Akhirnya Terbuka Bagi Perempuan

Global
China Luncurkan Serangan Udara Terbesar ke Taiwan

China Luncurkan Serangan Udara Terbesar ke Taiwan

Global
POPULER GLOBAL: Kaum Muda China Muak Kejar Sukses Pilih Rebahan | PM Israel Baru Sama Buruknya dengan Sebelumnya

POPULER GLOBAL: Kaum Muda China Muak Kejar Sukses Pilih Rebahan | PM Israel Baru Sama Buruknya dengan Sebelumnya

Global
2 WNI Selamat dari Kebakaran Rumah Australia yang Tewaskan 2 Orang

2 WNI Selamat dari Kebakaran Rumah Australia yang Tewaskan 2 Orang

Global
Telat Shalat Subuh, Arab Saudi Pecat Petugas Masjid Nabawi

Telat Shalat Subuh, Arab Saudi Pecat Petugas Masjid Nabawi

Global
Mata-mata China yang Ditahan Singapura Dulunya Mahasiswa AS

Mata-mata China yang Ditahan Singapura Dulunya Mahasiswa AS

Global
Duterte Tolak Penyelidikan Internasional soal Korban Tewas dalam Perang Anti-narkoba

Duterte Tolak Penyelidikan Internasional soal Korban Tewas dalam Perang Anti-narkoba

Global
Ketegangan Meningkat, AS Kirim Kapal Induk USS Ronald Reagan ke Laut China Selatan

Ketegangan Meningkat, AS Kirim Kapal Induk USS Ronald Reagan ke Laut China Selatan

Global
Jelang Pertemuan Biden-Putin, Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Kinzhal

Jelang Pertemuan Biden-Putin, Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Kinzhal

Global
Tragedi Konyol Pemimpin Klan Samurai Jepang Tewas Hanya karena Kentut

Tragedi Konyol Pemimpin Klan Samurai Jepang Tewas Hanya karena Kentut

Internasional
komentar
Close Ads X