Kompas.com - 20/02/2021, 08:59 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden saat berpidato dalam kunjungan ke Viral Pathogenesis Laboratory di National Institutes of Health, pada Kamis (11/2/2021). AP PHOTO/EVAN VUCCIPresiden Amerika Serikat Joe Biden saat berpidato dalam kunjungan ke Viral Pathogenesis Laboratory di National Institutes of Health, pada Kamis (11/2/2021).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berkunjung ke pabrik Pfzier Jumat (19/2/2021) untuk meyakinkan orang Amerika bahwa suntikan vaksin itu aman.

Diwartakan kantor berita AFP, Biden berupaya meyakinkan kepada warga AS bahwa suntikan vaksin Covid-19 Pfizer itu aman dan berperan penting dalam mengalahkan pandemi.

Biden yang telah memfokuskan diri melawan Covid-19 dalam tugas utamanya sejak menjabat sebagai presiden, mencoba meyakinkan kepada orang Amerika yang skeptis tentang vaksin dan obat-obatan.

Baca juga: 28 Hari Jadi Presiden AS, Joe Biden Belum Ada Kontak dengan Trump

"Vaksinnya aman. Mohon, untuk diri Anda sendiri, keluarga Anda, komunitas Anda, negara ini, suntik vaksinlah saat giliran Anda dan tersedia. Begitulah cara kita mengatasi pandemi ini," ungkap Biden dengan latar belakang peralatan pabrik Pfizer yang berkilau di Michigan.

Biden mengatakan perusahaan yang membuat vaksin telah teliti dan menghabiskan banyak waktu untuk melakukan pemeriksaan keamanan akan vaksin. 

"Jika ada satu pesan yang dapat diestafet ke semua orang di negara ini, pesan itu adalah 'vaksin itu aman'," imbuh Biden.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: PM Israel Netanyahu Akui Perbedaan dengan Joe Biden Soal Iran dan Palestina

Menurut Biden, program vaksinasi agar sampai ke orang-orang sama rumitnya dengan pembuatan vaksin itu sendiri.

"Tidak pernah ada tantangan logistik yang sama konsekuensinya seperti yang kami coba lakukan, tetapi kami sedang menyelesaikannya," kata Biden.

Menurut Biden, targetnya untuk memberikan satu juta suntikan sehari dengan total 100 juta dalam 100 hari pertama masa kepresidenannya telah berada di jalur yang mudah dilampaui, dengan rata-rata saat ini 1,7 juta vaksin sehari.

Baca juga: Biden Tegaskan Mitranya adalah Raja Salman, Bukan MBS

Dengan jumlah korban tewas yang akan segera melampaui 500.000 di AS, Biden mengatakan dia tidak ingin memberikan prediksi kapan pastinya krisis Covid-19 akan diatasi.

Namun, dia mengatakan bahwa 600 juta dosis, yang diperkirakan cukup untuk memvaksinasi sebagian besar warga negara diharapkan siap pada akhir Juli.

"Saya yakin akhir tahun ini kita akan mendekati keadaan normal. Jika Tuhan berkehendak, Natal kali ini akan berbeda dengan yang terakhir, tapi saya tidak bisa membuat memastikan itu," ujar Biden.

Baca juga: Joe Biden Dianggap Remehkan PM Israel, Ini Jawabannya...

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X