Putri Latifa Diduga Disekap Ayahnya Sendiri, Seperti Apa Kehidupan Perempuan di Dubai?

Kompas.com - 18/02/2021, 17:45 WIB
Tangkapan layar dari video tak bertanggal yang dirilis akun Twitter @TeamFreeLatifa yang menunjukkan putri Penguasa Dubai Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Putri Latifa Al Maktoum, mengaku disekap di sebuah vila. TWITTER @TeamFreeLatifaTangkapan layar dari video tak bertanggal yang dirilis akun Twitter @TeamFreeLatifa yang menunjukkan putri Penguasa Dubai Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Putri Latifa Al Maktoum, mengaku disekap di sebuah vila.

“Dalam praktiknya, itu digunakan untuk menargetkan seks suka sama suka, terutama jika melanggar norma jender,” kata dia.

"Buruh migran perempuan yang telah dibawa ke rumah sakit di UEA dengan kehamilan, ketika mereka tidak dapat menunjukkan suami yang merupakan ayah yang bertanggung jawab atas kehamilan tersebut, telah dituntut berdasarkan undang-undang ini. Jadi pada dasarnya mereka telah dituntut karena menggunakan hak seksualnya, "kata Kenney.

Wanita yang hamil di luar nikah menghadapi hukuman satu tahun penjara. Bagi pekerja migran, ini adalah hukuman yang harus dijatuhkan sebelum mereka dapat meninggalkan negara.

Menurut seorang pejabat UEA yang dikutip dalam laporan Guardian tahun lalu, beberapa ribu perempuan migran di negara itu memiliki anak yang lahir di luar nikah.

Korban pemerkosaan juga telah dituntut berdasarkan undang-undang yang melarang hubungan seks di luar nikah.

Investigasi BBC Arab pada 2015 menemukan bahwa ratusan wanita, termasuk korban pemerkosaan, dijatuhi hukuman penjara berdasarkan undang-undang ini setiap tahun, dan bahwa pembantu rumah tangga sangat rentan.

Baca juga: Perempuan Berdaya: Sarah al-Amiri di Balik Misi ke Mars UEA Pertama

Halaman:

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X