Kompas.com - 16/02/2021, 13:20 WIB
Ngozi Okonjo-Iweala dari Nigeria menjadi wanita pertama yang memimpin WTO AFP PHOTO/FABRICE COFFRININgozi Okonjo-Iweala dari Nigeria menjadi wanita pertama yang memimpin WTO

Okonjo-Iweala mengatakan peningkatan upaya global untuk memerangi Covid-19 juga menjadi prioritas.

"Salah satu ... prioritas utama yang saya miliki, yang saya sukai, adalah bagaimana perdagangan dan WTO dapat memainkan peran yang lebih kuat dalam membawa solusi untuk pandemi Covid-19, baik dari sisi kesehatan tetapi juga pada sisi ekonomi," katanya kepada CNN.

Menurutnya, pemulihan ekonomi bergantung pada perdagangan. Begitu juga untuk menyelesaikan tantangan kesehatan masyarakat, "perdagangan yang baik" juga diperlukan.

Okonjo-Iweala menghabiskan 25 tahun di Bank Dunia sebagai ekonom pembangunan, naik ke posisi direktur pelaksana. Dia juga memimpin dewan Gavi, yang membantu mendistribusikan vaksin virus corona secara global. Lalu mengundurkan diri pada akhir masa jabatannya pada Desember 2020.

Menanggapi kekhawatiran bahwa negara-negara kaya tidak berbuat cukup banyak untuk berbagi vaksin, Okonjo-Iweala mengatakan WTO membutuhkan "aturan yang akan memungkinkan akses dan kesetaraan untuk vaksin, serta kebutuhan terapi dan diagnostik."

"Itu masalah besar bagi saya, bagaimana kita mendapatkan solusi untuk pandemi saat ini?" katanya saat wawancara.

Baca juga: Dewan Keamanan PBB Akan Bahas Masalah Dunia Rebutan Vaksin Covid-19

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Paul Kagame, presiden Rwanda, telah menyatakan kekhawatirannya bahwa negara berkembang tidak dapat mengakses pasokan vaksin yang memadai untuk warganya.

"Negara-negara kaya dan berkuasa telah bergegas untuk mengunci pasokan banyak kandidat vaksin," kata Kagame dalam surat kabar Guardian yang diterbitkan pada 7 Februari.

Bahkan Kagame menilai kondisinya lebih buruk lagi, di mana beberapa telah menimbun vaksin. Mereka membeli lebih banyak dosis daripada yang mereka butuhkan.

“Hal ini membuat negara Afrika dan negara berkembang lainnya jauh terbelakang dalam antrean vaksin, atau tidak sama sekali dapat," kata Presiden Rwanda.

Penunjukan Okonjo-Iweala dielu-elukan sebagai pencapaian yang signifikan oleh orang-orang di negara asalnya Nigeria dan #ankaraarmy, mengacu pada cetakan khas Afrika yang dia kenakan, telah dibentuk secara online.

Seorang pengguna Twitter berkicau: "Hillary [Clinton] memiliki “pant suit army”. Kami akan membuat #AnkaraArmy untuk NOI! Bersiaplah, tanggalnya adalah 15 Februari ..."

Halaman:
Baca tentang
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanah Longsor Bangladesh: 10.000 Pengungsi Rohingya Dievakuasi, 14 Orang Tewas

Tanah Longsor Bangladesh: 10.000 Pengungsi Rohingya Dievakuasi, 14 Orang Tewas

Global
Polisi Australia Minta Bantuan Militer untuk Tertibkan Lockdown Covid-19

Polisi Australia Minta Bantuan Militer untuk Tertibkan Lockdown Covid-19

Global
Gempa Alaska Magnitudo 8,2, Risiko Tsunami 30 Cm

Gempa Alaska Magnitudo 8,2, Risiko Tsunami 30 Cm

Global
Raja Malaysia Kecewa Berat, Desak PM Muhyiddin Segera Mundur

Raja Malaysia Kecewa Berat, Desak PM Muhyiddin Segera Mundur

Global
Alaska Dilanda Gempa Magnitudo 8,2, Memicu Peringatan Tsunami

Alaska Dilanda Gempa Magnitudo 8,2, Memicu Peringatan Tsunami

Global
Covid-19 Varian Delta Timbulkan Lonjakan Kasus di 3 Provinsi China

Covid-19 Varian Delta Timbulkan Lonjakan Kasus di 3 Provinsi China

Global
Miliarder Peternak Babi China Dituding Jadi Provokator Dihukum Penjara 18 Tahun

Miliarder Peternak Babi China Dituding Jadi Provokator Dihukum Penjara 18 Tahun

Global
Pejabat Tinggi China dan Taliban Bertemu Jelang Penarikan Penuh Pasukan AS dari Afghanistan

Pejabat Tinggi China dan Taliban Bertemu Jelang Penarikan Penuh Pasukan AS dari Afghanistan

Global
Potret Hidup Sederhana Presiden Baru Peru: Rumah di Kampung Miskin, Istrinya Guru Desa

Potret Hidup Sederhana Presiden Baru Peru: Rumah di Kampung Miskin, Istrinya Guru Desa

Global
2 Remaja Curi Perhiasan di Tubuh Jenazah lalu Unggah Video di Media Sosial

2 Remaja Curi Perhiasan di Tubuh Jenazah lalu Unggah Video di Media Sosial

Global
Kantor Google AS Wajibkan Pekerja Divaksinasi Penuh Sebelum Masuk Kerja

Kantor Google AS Wajibkan Pekerja Divaksinasi Penuh Sebelum Masuk Kerja

Global
Kudeta Tunisia: Kepala Stasiun TV Nasional Dipecat karena Larang Aktivis Tampil

Kudeta Tunisia: Kepala Stasiun TV Nasional Dipecat karena Larang Aktivis Tampil

Global
Diprotes Soal Aturan Covid-19, Presiden Perancis Digambarkan seperti Hitler dalam Reklame Raksasa

Diprotes Soal Aturan Covid-19, Presiden Perancis Digambarkan seperti Hitler dalam Reklame Raksasa

Global
Panduan Baru Covid-19 CDC Membingungkan, Direktur CDC Ditekan dalam Wawancara TV

Panduan Baru Covid-19 CDC Membingungkan, Direktur CDC Ditekan dalam Wawancara TV

Global
Kalahkan Elon Musk, Perusahaan Kecil AS Inilah yang Disetujui untuk Uji Chip Otak Manusia

Kalahkan Elon Musk, Perusahaan Kecil AS Inilah yang Disetujui untuk Uji Chip Otak Manusia

Global
komentar
Close Ads X