Kompas.com - 15/02/2021, 21:58 WIB
Staf medis di Rumah Sakit Jin Yintan, Wuhan, China, pada 17 Januari 2020. Kasus Covid-19 pertama kali terdeteksi di Wuhan pada akhir 2019. GETTY IMAGES via BBC INDONESIAStaf medis di Rumah Sakit Jin Yintan, Wuhan, China, pada 17 Januari 2020. Kasus Covid-19 pertama kali terdeteksi di Wuhan pada akhir 2019.

BEIJING, KOMPAS.com - China menolak menyerahkan data penting kepada tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang sedang menyelidiki asal-usul Covid-19, kata salah satu tim investigasi WHO.

Ahli mikrobiologi Profesor Dominic Dwyer mengatakan kepada Reuters, Wall St Journal, dan New York Times bahwa tim tersebut meminta data pasien di kasus-kasus awal, yang disebutnya sebagai praktik standar.

Dia mengatakan tim itu hanya menerima ringkasan kasus.

Baca juga: Tim Ahli WHO: Covid-19 di Wuhan Jauh Lebih Luas daripada yang Diperkirakan

China belum menanggapi tuduhan tersebut, tetapi sebelumnya berkeras bahwa mereka transparan dalam penyelidikan WHO.

AS telah mendesak China untuk menyediakan data dari tahap awal wabah, dengan mengatakan pihaknya memiliki kekhawatiran yang mendalam terkait laporan WHO.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pekan lalu, tim WHO menyimpulkan sangat tidak mungkin virus corona bocor dari laboratorium di Wuhan, menepis teori kontroversial yang muncul tahun lalu.

Wuhan adalah tempat virus corona penyebab Covid-19 terdeteksi pertama kali, pada akhir 2019. Sejak itu, lebih dari 106 juta kasus positif dan 2,3 juta kematian telah dilaporkan di seluruh dunia.

Baca juga: Diliputi Rasa Frustrasi, Ahli WHO dan AS Minta Lebih Banyak Data dari China

Apa yang ingin dilihat tim WHO?

Para penyelidik telah meminta data mentah terkait 174 kasus Covid-19 yang teridentifikasi dari Wuhan pada Desember 2019, kata Dwyer kepada Reuters.

Hanya setengah dari kasus awal itu yang terkait dengan pasar makanan laut, tempat virus itu awalnya terdeteksi.

"Itu sebabnya kami berkeras meminta (data) itu," kata Dwyer.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ledakan di Dekat Fasilitas Nuklir Natanz Iran, Terdengar Hingga 20 Kilometer

Ledakan di Dekat Fasilitas Nuklir Natanz Iran, Terdengar Hingga 20 Kilometer

Global
Di Desa Terpencil India, Setiap Orang Punya Lagu sebagai Nama

Di Desa Terpencil India, Setiap Orang Punya Lagu sebagai Nama

Global
Pertama Kali Buka Perbatasan Sejak 2 Tahun Pandemi, Fiji Sambut Meriah Turis dengan “Bula”

Pertama Kali Buka Perbatasan Sejak 2 Tahun Pandemi, Fiji Sambut Meriah Turis dengan “Bula”

Global
Menhan AS Sebut Penerbangan Pesawat China di Dekat Taiwan Seperti 'Latihan'

Menhan AS Sebut Penerbangan Pesawat China di Dekat Taiwan Seperti "Latihan"

Global
Biden dan Putin Dijadwalkan Bertemu Secara Virtual di Tengah Ketegangan Ukraina

Biden dan Putin Dijadwalkan Bertemu Secara Virtual di Tengah Ketegangan Ukraina

Global
Pejabat Pemerintah Inggris Diduga Adakan Pesta Saat Kasus Covid-19 Tinggi, Warga Lapor Polisi

Pejabat Pemerintah Inggris Diduga Adakan Pesta Saat Kasus Covid-19 Tinggi, Warga Lapor Polisi

Global
Momen Tamu Pernikahan Tak Mau Tinggalkan Prasmanan Meski Api Berkobar di Belakangnya

Momen Tamu Pernikahan Tak Mau Tinggalkan Prasmanan Meski Api Berkobar di Belakangnya

Global
Orangtua Remaja Pelaku Penembakan SMA Oxford AS Merasa Tidak Bersalah

Orangtua Remaja Pelaku Penembakan SMA Oxford AS Merasa Tidak Bersalah

Global
Granat Perang Dunia II Tertancap di Bokong Pasien, Pasukan Penjinak Bom Dipanggil ke UGD

Granat Perang Dunia II Tertancap di Bokong Pasien, Pasukan Penjinak Bom Dipanggil ke UGD

Global
Paus Fransiskus di Athena, Kunjungan Kepausan Pertama dalam Dua Dekade, Ini Pesannya

Paus Fransiskus di Athena, Kunjungan Kepausan Pertama dalam Dua Dekade, Ini Pesannya

Global
Lagi, Korsel Laporkan Temuan Covid-19 Harian Tertinggi

Lagi, Korsel Laporkan Temuan Covid-19 Harian Tertinggi

Global
Australia Mulai Vaksinasi Covid-19 Anak 5-11 Tahun pada Awal 2022

Australia Mulai Vaksinasi Covid-19 Anak 5-11 Tahun pada Awal 2022

Global
Unik Global: Kisah Pria dengan Dua Wajah | Raja-Raja Gila dalam Sejarah Kerajaan Kuno

Unik Global: Kisah Pria dengan Dua Wajah | Raja-Raja Gila dalam Sejarah Kerajaan Kuno

Global
Kabar Erupsi Gunung Semeru Telah Tersebar ke Seluruh Dunia

Kabar Erupsi Gunung Semeru Telah Tersebar ke Seluruh Dunia

Global
Cerita WNI Asal Semarang Promosikan 'Mandi Kembang' di Amerika, Tiap Minggu Produksi 150 Sabun

Cerita WNI Asal Semarang Promosikan "Mandi Kembang" di Amerika, Tiap Minggu Produksi 150 Sabun

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.