McConnell: Trump Bertanggung Jawab Secara Moral dalam Kerusuhan Capitol Hill

Kompas.com - 14/02/2021, 21:52 WIB
McConnell sendiri mengatakan dia belum memutuskan apakah akan menghukum Trump. REUTERS/JONATHAN ERNSTMcConnell sendiri mengatakan dia belum memutuskan apakah akan menghukum Trump.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pemimpin Minoritas Senat Amerika Serikat (AS) Mitch McConnell mengatakan mantan Presiden AS Donald Trump secara praktik dan moral bertanggung jawab atas serangan mematikan yang dilakukan para pendukungnya di Gedung Capitol.

McConnell menyampaikan hal itu tak lama setelah Senat memutuskan mantan presiden dari Partai Republik itu tidak bersalah atas dakwaan menghasut pemberontakan itu.

Namun McConnell, senator terkemuka dari Partai Republik, mengatakan pada akhir sidang pemakzulan bahwa tidak konstitusional untuk menyatakan Trump bersalah sekarang, karena mantan presiden itu sudah turun dari jabatan dan merupakan warga sipil.

Baca juga: Trump Lolos Lagi dari Pemakzulan, Begini Komentar Biden

Senat pada awal sidang lima hari memutuskan dengan suara 56-44 bahwa sidang pemakzulan merupakan hal yang konstitusional sebagaimana dilansir dari VOA Indonesia, Minggu (14/2/2021).

"Tidak diragukan lagi Trump secara praktik dan moral bertanggungjawab karena memprovokasi peristiwa hari itu," kata McConnell.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia dan para anggota Kongres lain serta mantan Wakil Presiden AS Mike Pence menyelamatkan diri dari massa yang menerobos Capitol pada 6 Januari.

Baca juga: Trump Setelah Bebas dari Pemakzulan Kedua: Make America Great Again Baru Saja Dimulai

"Orang-orang yang menerobos bangunan ini meyakini mereka bertindak atas keinginan dan perintah presiden mereka," kata McConnell dalam pidato di lantai Senat.

Pernyataan itu disampaikan tidak lama setelah Senat yang beranggotakan 100 orang itu menyatakan Trump tidak bersalah atas dakwaan menghasut pemberontakan.

Senat memutuskan dengan suara 57-43, kurang dari 67 suara yang dibutuhkan. Hanya tujuh Senator Republik yang mendukung Demokrat.

McConnel sendiri memilih Trump tidak bersalah.

Baca juga: Sah! Trump Kembali Bebas dari Sidang Pemakzulan Kedua


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmi, Ebrahim Raisi Jadi Presiden Terpilih Iran

Resmi, Ebrahim Raisi Jadi Presiden Terpilih Iran

Global
Cegah Kawannya yang Mabuk Pukuli Istri, Sopir Truk Tewas Ditikam

Cegah Kawannya yang Mabuk Pukuli Istri, Sopir Truk Tewas Ditikam

Global
Dampak Covid-19 Ingatkan Indonesia Siapkan Generasi Muda Lebih Baik

Dampak Covid-19 Ingatkan Indonesia Siapkan Generasi Muda Lebih Baik

Global
Profil Ebrahim Raisi, Kandidat Unggul Presiden Iran dan Algojo Massal 1988

Profil Ebrahim Raisi, Kandidat Unggul Presiden Iran dan Algojo Massal 1988

Global
Bring Me The Horizon Dianggap Melupakan Metal, tapi Malah Makin Tenar

Bring Me The Horizon Dianggap Melupakan Metal, tapi Malah Makin Tenar

Internasional
Calon Ratu Belanda Tolak Tunjangan Rp 28 Miliar, Ini Alasannya

Calon Ratu Belanda Tolak Tunjangan Rp 28 Miliar, Ini Alasannya

Global
Aksi Panggung Tak Senonoh GG Allin, Telanjang Bulat dan Lempar Tinja

Aksi Panggung Tak Senonoh GG Allin, Telanjang Bulat dan Lempar Tinja

Internasional
Kisah Operasi Pasukan Khusus GIGN Perancis Selamatkan Menara Eiffel dari Ledakan Teroris

Kisah Operasi Pasukan Khusus GIGN Perancis Selamatkan Menara Eiffel dari Ledakan Teroris

Internasional
Di Era Biden, Bantuan Militer AS untuk Arab Saudi Dipangkas

Di Era Biden, Bantuan Militer AS untuk Arab Saudi Dipangkas

Global
Asal-usul Lagu Kebangsaan Perancis yang Mirip Nada 'Dari Sabang sampai Merauke'

Asal-usul Lagu Kebangsaan Perancis yang Mirip Nada "Dari Sabang sampai Merauke"

Internasional
Jejak Kontroversi Julian Assange: Dari Pemerkosaan sampai Pemilu AS

Jejak Kontroversi Julian Assange: Dari Pemerkosaan sampai Pemilu AS

Global
Dibeli Rp 59.000, Lukisan Rockstar Ini Ditawar Rp 446 Juta di Lelang

Dibeli Rp 59.000, Lukisan Rockstar Ini Ditawar Rp 446 Juta di Lelang

Global
Awal Perjalanan Julian Assange Membangun Web Kontroversial WikiLeaks

Awal Perjalanan Julian Assange Membangun Web Kontroversial WikiLeaks

Global
Uni Eropa Izinkan 'Perjalanan Tidak Penting' dari AS dan Negara Lain

Uni Eropa Izinkan "Perjalanan Tidak Penting" dari AS dan Negara Lain

Global
Bersiap jika Terjadi Sesuatu dengan Kim Jong Un, Korut Tambah Posisi Pemerintahan

Bersiap jika Terjadi Sesuatu dengan Kim Jong Un, Korut Tambah Posisi Pemerintahan

Global
komentar
Close Ads X