Bunuh dan Makan Tiga Temannya, Kanibal Ini Dipenjara Seumur Hidup

Kompas.com - 14/02/2021, 10:10 WIB
Eduard Selevnev, seorang kanibal Rusia dijatuhi penjara seuimur hidup setelah terbukti membunuh dan memakan tiga temannya pada periode Maret 2016 sampai Maret 2017. Newsflash via Daily MailEduard Selevnev, seorang kanibal Rusia dijatuhi penjara seuimur hidup setelah terbukti membunuh dan memakan tiga temannya pada periode Maret 2016 sampai Maret 2017.

MOSKWA, KOMPAS.com - Seorsng pria kanibal di Rusia dipenjara seumur hidup, setelah membunuh dan memakan potongan jenazah tiga teman.

Eduard Seleznev yang tinggal Arkhangelsk terbukti menghabisi tiga temannya antara periode Maret 2016 sampai Maret 2017.

Dikenal sebagai Kanibal Arkhangelsk, Seleznev di sidang mengakui dia sudah menusuk tiga korban, berusia 59, 43, 34 tahun.

Baca juga: Pria Ini Diduga Kanibal, Penis Korban di Halaman Rumah Jadi Buktinya

Seleznev membunuh ketiganya saat mereka mabuk, di mana pria 51 tahun itu merebus dan memakan potongan jenazah mereka.

Pengadilan tinggi di Rusia membenarkan Seleznev dipenjara seumur hidup, setelah pengacaranya gagal mengajukan banding.

Tiga teman, yang tak disebut identitasnya, dipotong-potong Seleznev. Dia menyimpan bagian yang ingin dimakan ke kantong plastik.

Sementara sisanya dia buang ke sungai terdekat, demikian fakta di persidangan seperti diberitakan Daily Mail Jumat (12/2/2021).

Seleznev kemudian pindah ke apartemen salah satu korban yang dimakannya. Kepada orangtua korban, dia memberi tahu anak mereka bekerja di kota lain.

Dia kembali mengulangi ucapannya ke polisi setempat, setelah penyelidikan akan laporan orang hilang dilakukan.

Pengadilan juga mendengarkan fakta bagaimana Seleznev memasak kucing, anjing, dan hewan kecil yang dia temukan di jalan.

Ketika potongan jenazah mereka ditemukan, polisi menerangkan mereka sulit mengidentifikasi karena jenazahnya sudah rusak dan terpotong.

Psikiater menyatakan Seleznev gila, dan bertanggung jawab penuh atas pembunuhan tiga temannya, sehingga dia harus datang ke persidangan.

KUHP Rusia tidak mengenal kanibalisme. Jadi, Seleznev dijerat dakwaan pembunuhan dan menyalahgunakan jenazah korban.

Mahkamah Agung Rusia, setelah meninjau ulang sejumlah bukti, menghukum Seleznev penjara seuur hidup tanpa kemungkinan bebas bersyarat.

Baca juga: DNA Manusia Tertua di Dunia Ditemukan pada Potongan Gigi Kanibal


Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X