[UNIK GLOBAL] Hotel Bintang 5 Jualan Nasi Bungkus | Wanita Dipecat 30 Menit Usai Diterima Kerja

Kompas.com - 14/02/2021, 07:38 WIB
Nasi bungkus yang dijual Hatten Hotel di Melaka, Malaysia, berharga Rp 7.000 per porsi. Hidangan bernama nasi bajet ini dijual oleh hotel bintang 5 tersebut untuk membantu keuangan yang anjlok akibat Movement Control Order (MCO), semacam PSBB di Indonesia. FACEBOOK @melakamalaccaNasi bungkus yang dijual Hatten Hotel di Melaka, Malaysia, berharga Rp 7.000 per porsi. Hidangan bernama nasi bajet ini dijual oleh hotel bintang 5 tersebut untuk membantu keuangan yang anjlok akibat Movement Control Order (MCO), semacam PSBB di Indonesia.

KOMPAS.com - Kumpulan berita unik global pekan ini diwarnai oleh hotel bintang 5 yang menjual nasi bungkus, hingga seorang wanita yang dipecat hanya 30 menit usai diterima kerja.

Selain itu, ada kisah inspiratif dari orang tertua kedua di dunia yang berhasil selamat dari Covid-19 dan langsung merayakan ulang tahun ke-117.

"Kuda nil kokain" milik Pablo Escobar juga masuk daftar unik global pekan ini, karena dituding dapat membahayakan lingkungan dan akan dimusnahkan.

Baca juga: Hasil Penyelidikan WHO tentang Asal-usul Covid-19 Picu Amarah, Kenapa?

Berikut adalah rangkuman artikel unik global sepanjang Senin (8/2/2021) hingga Minggu (14/2/2021).

1. Seharga Rp 7.000, Nasi Bungkus Jualan Hotel Bintang 5 Laku 300 Porsi Sehari

Hatten Hotel yaitu hotel bintang 5 di Malaysia yang menjual nasi bungkus seharga 2 ringgit (Rp 7.000), mengaku dagangannya laku 300 porsi sehari.

Kemudian hanya dalam waktu satu jam sejak buka pukul 12.00 siang, makanan bernama Nasi Bajet (nasi murah) ini laku lebih dari 100 porsi.

Cerita tentang hotel mewah yang banting setir menjual dagangan murah ini dapat Anda baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Detik-detik Polisi Myanmar Beralih Mendukung Demonstran Penentang Kudeta

2. Baru Diterima Bekerja, Wanita Ini Langsung Dipecat 30 Menit Kemudian

Seorang wanita dipecat hanya setengah jam setelah diterima bekerja, karena bos barunya baru mengetahui wanita itu bertato dari kepala sampai kaki.

Wanita bernama Claire Shepherd dari Swansea, Inggris, tersebut awalnya bercerita bahwa dia mengikuti proses wawancara pekerjaan dengan perusahaan Dee Set melalui sambungan telepon.

Kronologi kasus ini dapat Anda baca selengkapnya di sini.

Baca juga: China Sebut Covid-19 di Wuhan Berasal dari Kepala Babi yang Diimpor

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X