Kompas.com - 13/02/2021, 11:41 WIB
Foto tertanggal 27 Juni 2008, menunjukkan seorang warga Korea Selatan menyaksikan rekaman penghancuran salah satu bangunan di pusat penelitian nuklir Korea Utara di Yongbyon. AFP / JUNG YEON-JEFoto tertanggal 27 Juni 2008, menunjukkan seorang warga Korea Selatan menyaksikan rekaman penghancuran salah satu bangunan di pusat penelitian nuklir Korea Utara di Yongbyon.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyatakan, masalah nuklir Korea Utara adalah prioritas mendesak bagi AS.

Oleh karena itu, Washington telah melakukan kontak dekat dengan mitra dan sekutunya sebagaimana dilansir dari KBS World Radio.

Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS Ned Price pada Jumat (12/2/2021).

Baca juga: Bunuh Ilmuwan Nuklir Iran, 20 Agen Israel Habiskan 8 Bulan Perencanaan

Dia mengatakan dalam sebuah pengarahan bahwa kurangnya keterlibatan AS terhadap Korea Utara seharusnya tidak dilihat sebagai indikasi bahwa tantangan yang ditimbulkan oleh senjata nuklir dan program rudal balistik Korea Utara bukanlah prioritas.

Faktanya, tutur Price, pelucutan program senjata nuklir Korea Utara adalah prioritas yang sangat mendesak bagi “Negeri Paman Sam”.

Price mengatakan bahwa di setiap tantangan, AS berupaya membawa sekutu dan mitranya sebagai pengganda kekuatan.

Baca juga: Hacker Korea Utara Retas Uang Kripto untuk Danai Program Senjata Nuklir

Terutama dalam konteks Korea Utara, pendekatan terkoordinasi dapat membantu mengatasi tantangan dari posisi yang kuat.

Menahan diri untuk memberikan garis waktu pada langkah selanjutnya dalam proses tersebut, Price menekankan bahwa koordinasi sedang berlangsung dan sangat aktif.

Dia mengatakan, AS terus berkomitmen untuk program denuklirisasi di Korea Utara.

Selain itu, AS juga memiliki fokus strategis pada pengurangan ancaman, termasuk terhadap sekutu, dan meningkatkan kehidupan rakyat Korea Selatan dan Korea Utara.

Baca juga: Laporan PBB: Tentara Peretas Korea Utara Curi Rp 4,4 Triliun untuk Danai Program Nuklir


Sumber KBS
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendarat di Inggris, Pangeran Harry Langsung Dikarantina

Mendarat di Inggris, Pangeran Harry Langsung Dikarantina

Global
Pejabat Kesehatan China Beri Klarifikasi setelah Sebut Vaksin Negaranya Kurang Efektif

Pejabat Kesehatan China Beri Klarifikasi setelah Sebut Vaksin Negaranya Kurang Efektif

Global
Wakil Menteri di Malaysia Tertidur saat Acara Sekolah, Berulang Kali Dibangunkan Tidak Merespons

Wakil Menteri di Malaysia Tertidur saat Acara Sekolah, Berulang Kali Dibangunkan Tidak Merespons

Global
Rusia Rayakan 60 Tahun Penerbangan Pertama Manusia ke Luar Angkasa

Rusia Rayakan 60 Tahun Penerbangan Pertama Manusia ke Luar Angkasa

Global
Sudah Tepat, Chile Bela Vaksin Covid-19 Sinovac di Tengah Isu Soal Efektivitas Penggunaan

Sudah Tepat, Chile Bela Vaksin Covid-19 Sinovac di Tengah Isu Soal Efektivitas Penggunaan

Global
5 Pastor dan 2 Biarawati Diculik di Haiti, Pelaku Minta Tebusan Rp 14 Miliar

5 Pastor dan 2 Biarawati Diculik di Haiti, Pelaku Minta Tebusan Rp 14 Miliar

Global
Bill Hwang, Miliarder yang Kehilangan Rp 291,3 Triliun dalam 2 Hari

Bill Hwang, Miliarder yang Kehilangan Rp 291,3 Triliun dalam 2 Hari

Global
Duta Besar Myanmar untuk PBB Desak Larangan Terbang ke Myanmar, Usai Lebih dari 600 Jiwa Tewas

Duta Besar Myanmar untuk PBB Desak Larangan Terbang ke Myanmar, Usai Lebih dari 600 Jiwa Tewas

Global
Iran Sebut Ada Teroris yang Menyerang Fasilitas Nuklirnya

Iran Sebut Ada Teroris yang Menyerang Fasilitas Nuklirnya

Global
Mesir dan Lebanon Umumkan 1 Ramadhan Jatuh pada Selasa, 13 April

Mesir dan Lebanon Umumkan 1 Ramadhan Jatuh pada Selasa, 13 April

Global
Insiden Salah Duduk Presiden Komisi Eropa Saat Temui Erdogan, Presiden Dewan Eropa Malu

Insiden Salah Duduk Presiden Komisi Eropa Saat Temui Erdogan, Presiden Dewan Eropa Malu

Global
Raja Salman Perintahkan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Dipersingkat

Raja Salman Perintahkan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Dipersingkat

Global
Caroline Jurie Copot Mahkota Sendiri Setelah Ditangkap atas Insiden Mrs Sri Lanka

Caroline Jurie Copot Mahkota Sendiri Setelah Ditangkap atas Insiden Mrs Sri Lanka

Global
Pengakuan Langka, Pejabat China Akui Vaksinnya Kurang Efektif

Pengakuan Langka, Pejabat China Akui Vaksinnya Kurang Efektif

Global
Kasus Operasi Plastik Korea Selatan, Muncul 'Dokter Hantu' yang Memakan Korban

Kasus Operasi Plastik Korea Selatan, Muncul "Dokter Hantu" yang Memakan Korban

Internasional
komentar
Close Ads X