Demonstran Wanita Ditembak di Kepala Saat Demo Myanmar, Ini Fakta yang Terhimpun

Kompas.com - 12/02/2021, 20:02 WIB
Foto di media sosial memerlihatkan seorang demonstran perempuan tersungkur dalam demonstrasi menentang kudeta Myanmar di Naypyidaw. Demonstran tersebut dilaporkan ditembak di bagian kepala. SOCIAL MEDIA via BBC IndonesiaFoto di media sosial memerlihatkan seorang demonstran perempuan tersungkur dalam demonstrasi menentang kudeta Myanmar di Naypyidaw. Demonstran tersebut dilaporkan ditembak di bagian kepala.

NAYPYIDAW, KOMPAS.com - BBC mengamati video di media sosial dan berbicara dengan ahli forensik untuk memeriksa bukti-bukti terkait penembakan seorang pengunjuk rasa berusia 19 tahun di Myanmar pekan ini.

"Polisi maju dengan truk. Para pengunjuk rasa mundur. Kami mengawasi dari pinggir jalan."

Mya Tha Toe Nwe, seorang pengunjuk rasa di Myanmar, menceritakan momen sesaat sebelum adik perempuannya ditembak di bagian belakang kepala pada Selasa (09/02) di ibu kota Myanmar, Naypyidaw.

Baca juga: Demonstrasi Myanmar, Demonstran Wanita Kritis Setelah Ditembak di Kepala

Mya Thwe Thwe Khaing dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Penembakan perempuan muda itu menjadi momen penting dalam perjuangan Myanmar untuk demokrasi, menyusul kudeta militer pekan lalu.

Rekaman video insiden tersebut, dan sebuah foto yang menunjukkan perempuan itu dalam keadaan berdarah-darah dan tidak sadarkan diri setelah penembakan, telah banyak dibagikan di media sosial.

Banyak warganet di Myanmar marah akan insiden yang tampaknya merupakan penembakan pertama terhadap warga sipil sejak aksi protes dimulai, dan PBB telah menyatakan khawatir atas tindakan pasukan keamanan.

Tentara mengatakan bahwa hanya proyektil karet, bukan peluru tajam, yang digunakan selama protes dan polisi sedang menyelidikinya.

Jadi apa yang kita ketahui tentang perempuan di video itu? Apa yang dia lakukan saat dia ditembak, dan apakah peluru memang ditembakkan ke arah pengunjuk rasa?

Baca juga: PBB: Sanksi untuk Myanmar Harus Hati-hati Menargetkan Individu Dalang Kudeta

Dengan mengamati foto dan video yang dibagikan di media sosial, serta berbicara kepada ahli forensik, kami memeriksa bukti-bukti seputar penembakan tersebut.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

15 Anak Tewas dalam Pengeboman di Israel dan Gaza

15 Anak Tewas dalam Pengeboman di Israel dan Gaza

Global
Rusia Berduka atas Korban Penembakan di Sekolah Kazan

Rusia Berduka atas Korban Penembakan di Sekolah Kazan

Global
Panel Ahli Internasional Ajukan Rekomendasi untuk Akhiri Pandemi Covid-19

Panel Ahli Internasional Ajukan Rekomendasi untuk Akhiri Pandemi Covid-19

Global
Panel Ahli Internasional: Besarnya Bencana Pandemi Covid-19 Seharusnya Dapat Dicegah

Panel Ahli Internasional: Besarnya Bencana Pandemi Covid-19 Seharusnya Dapat Dicegah

Global
Rentetan Serangan Israel di Gaza hingga Tewasnya Komandan Senior Hamas

Rentetan Serangan Israel di Gaza hingga Tewasnya Komandan Senior Hamas

Global
Komandan Senior Hamas Bassem Issa dan Militan Lainnya Tewas dalam Serangan Roket Israel

Komandan Senior Hamas Bassem Issa dan Militan Lainnya Tewas dalam Serangan Roket Israel

Global
Mantan Presiden Iran Ahmadinejad Kembali Mencalonkan Diri dalam Pemilihan Presiden

Mantan Presiden Iran Ahmadinejad Kembali Mencalonkan Diri dalam Pemilihan Presiden

Global
POPULER GLOBAL: Pria dengan 16 Istri dan 151 Anak, Mengaku Tak Pernah Bekerja | Sinovac Disebut Sangat Efektif di Indonesia

POPULER GLOBAL: Pria dengan 16 Istri dan 151 Anak, Mengaku Tak Pernah Bekerja | Sinovac Disebut Sangat Efektif di Indonesia

Global
Terungkap Tradisi Perpeloncoan Brutal Militer Perancis, Pilot Tempur Diikat dengan Penutup di Tiang Sasaran Tembak

Terungkap Tradisi Perpeloncoan Brutal Militer Perancis, Pilot Tempur Diikat dengan Penutup di Tiang Sasaran Tembak

Global
Perempuan Berdaya: Ambisi Ratu Isabella I di Balik Runtuhnya Kerajaan Muslim di Spanyol

Perempuan Berdaya: Ambisi Ratu Isabella I di Balik Runtuhnya Kerajaan Muslim di Spanyol

Internasional
Pertempuran Meningkat, 40 Orang Tewas di Gaza dan Israel

Pertempuran Meningkat, 40 Orang Tewas di Gaza dan Israel

Global
Penemuan Jenazah di Sungai Gangga Timbulkan Pertanyaan Jumlah Kematian Covid-19 India

Penemuan Jenazah di Sungai Gangga Timbulkan Pertanyaan Jumlah Kematian Covid-19 India

Global
Menengok Corippo, Penampakan Desa Terkecil di Swiss

Menengok Corippo, Penampakan Desa Terkecil di Swiss

Internasional
Malaysia Laporkan Rekor Kematian Harian Covid-19 Berjumlah 39 Orang

Malaysia Laporkan Rekor Kematian Harian Covid-19 Berjumlah 39 Orang

Global
Perjanjian Oslo: Jejak Upaya Damai Atas Konflik Israel dan Palestina yang Terus Dilanggar

Perjanjian Oslo: Jejak Upaya Damai Atas Konflik Israel dan Palestina yang Terus Dilanggar

Internasional
komentar
Close Ads X