Suara Republik Terpecah, Bersiap Bentuk Partai Baru Lawan Trump

Kompas.com - 11/02/2021, 14:16 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandai jam-jam terakhirnya di kantor kepresidenan dengan serangkaian pengampunan. AP PHOTO/EVAN VUCCIPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandai jam-jam terakhirnya di kantor kepresidenan dengan serangkaian pengampunan.

McMullin mengatakan lebih dari 40 persen dari mereka pada pertemuan Zoom pekan lalu, mendukung gagasan pihak ketiga nasional yang memisahkan diri.

Pilihan lain yang sedang dibahas adalah membentuk "faksi" yang akan beroperasi baik di dalam Partai Republik saat ini atau di luarnya.

Nama yang dipertimbangkan untuk partai baru, di antaranya Partai Integritas dan Partai Kanan Tengah. Jika diputuskan untuk membentuk faksi, satu nama yang dibahas adalah Partai Republik Kanan Tengah.

Para anggotanya menyadari bahwa politik AS dikotori dengan sisa-sisa upaya sebelumnya yang gagal pada pihak ketiga nasional.

“Tapi ada rasa lapar yang jauh lebih besar untuk partai politik baru di luar sana dari pada yang pernah saya alami seumur hidup saya,” kata salah satu peserta pertemuan Zoom itu.

Baca juga: Sidang Pemakzulan Trump Ungkap Momen Haru Keluarga Anggota Kongres dalam Kerusuhan Gedung Capitol

Halaman:

Sumber REUTERS
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X