Kompas.com - 08/02/2021, 20:07 WIB
Viral video disebut karyawan J&T mogok, ternyata di Malaysia Tangkapan layar TikTokViral video disebut karyawan J&T mogok, ternyata di Malaysia

IPOH, KOMPAS.com - Asosiasi Union of Pos Uniformed Staff (UPUS) Malaysia menyatakan, akan mendirikan serikat kurir usai viralnya video paket di gudang J&T Express Perak diubrak-abrik staf.

Serikat kurir itu akan dikhususkan bagi orang-orang yang bekerja di layanan pengantaran barang, sebagaimana diwartakan Free Malaysia Today Senin (8/2/2021).

Ismail Ali selaku Presiden UPUS mengatakan, ada 109 perusahaan kurir yang terdaftar di Malaysia, tetapi mayoritas tidak memiliki serikat pekerja untuk mewakili karyawan.

Baca juga: Video Viral Kurir J&T Malaysia Ubrak-abrik Paket, Diduga karena Gaji Dipotong

"Sesuai dengan Pasal 10 UU Serikat Pekerja, UPUS akan mengatur agar karyawan di bagian pengiriman serta layanan kurir diwakili oleh serikat pekerja di tempat kerja mereka."

"Diharapkan semua pengusaha mendukung niat UPUS untuk membantu para pekerja mendapatkan manfaat dari keadilan dalam hal hak asasi manusia," katanya dalam pernyataan hari ini yang dikutip Free Malaysia Today.

UPUS juga menyatakan penyesalan atas penderitaan para kurir di sebuah perusahaan yang mogok kerja akibat pemotongan upah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Setelah Viral Ubrak-abrik Paket, Karyawan J&T Malaysia Akhirnya Minta Maaf

Kasus tersebut viral di media sosial belum lama ini.

Pada Minggu (7/2/2021) J&T Express membuat permintaan maaf secara publik atas kelakuan beberapa karyawan di gudang Ipoh.

Di video yang viral di TikTok serta Twitter, tampak para staf melempar-lempar dan mengubrak-abrik paket customer yang belum dikirim hingga berserakan.

Mereka diduga protes karena upahnya dipotong, tetapi pihak J&T Express membantahnya.

Baca juga: Video Viral Paket Berserakan dan Disebut karena Mogok Karyawan, J&T Express: Bukan di Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.