Mutasi Virus Mengancam, Inggris Akan Tambah Dosis Ketiga Vaksin Covid-19

Kompas.com - 08/02/2021, 16:09 WIB
Ilustrasi vaksinasi lansia, vaksin untuk lansia, vaksin Covid-19 untuk lansia, vasinasi Covid-19 lansia SHUTTERSTOCK/Bojan MilinkovIlustrasi vaksinasi lansia, vaksin untuk lansia, vaksin Covid-19 untuk lansia, vasinasi Covid-19 lansia

Jika semua orang dewasa membutuhkan suntikan lagi, pusat vaksinasi dapat digunakan kembali untuk membantu distribusi massal.

Saran itu muncul setelah studi terhadap sekitar 2.000 pasien menemukan, vaksin Oxford-AstraZeneca mungkin tidak mencegah penyakit ringan yang disebabkan oleh varian baru virus corona Afrika Selatan.

Peluncuran vaksin Oxford-AstraZeneca di seluruh Afrika Selatan telah ditunda atas rekomendasi ahli.

The Times melaporkan, para ilmuwan percaya walaupun vaksin memiliki kemampuan menghentikan mutasi penyakit parah, terapi ini tidak akan dapat menghentikan penularannya.

Jadi, dosis tambahan vaksin di musim gugur mungkin diperlukan jika program "peningkatan pengujian” yang sedang berlangsung di sejumlah wilayah Inggris tidak dapat menghentikan penyebaran varian baru virus corona.

Baca juga: Inggris Jemput Bola Memburu Varian Baru Covid-19 dari Rumah ke Rumah

Menteri Vaksin Inggris Nadhim Zahawi mengatakan vaksin untuk melindungi dari Covid-19 dapat diberikan secara teratur setiap tahun, tergantung pada varian mana yang lazim pada saat itu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami melihat sangat mungkin (vaksin) rutin atau menambah dosis di musim gugur dan kemudian secara tahunan, seperti yang kami lakukan dengan vaksinasi flu,” katanya kepada Andrew Marr Show dari BBC One.

"Kita akan melihat varian virus apa yang menyebar ke seluruh dunia, lalu dengan cepat menghasilkan vaksin dari varian itu dan kemudian mulai memvaksinasi dan melindungi bangsa."

Profesor Sarah Gilbert, peneliti utama vaksin Oxford, mengatakan timnya sedang mengerjakan versi Oxford-AstraZeneca yang sudah diadaptasi sehingga dapat mengatasi mutasi Afrika Selatan. Vaksin adaptasi produksinya diyakini bisa "tersedia untuk musim gugur".

"Tahun ini kami berharap dapat menunjukkan versi baru vaksin (Oxford-AstraZeneca) yang menghasilkan antibodi yang mengenali varian baru virus corona.”

"Maka itu akan sangat mirip dengan mengerjakan vaksin flu. Sepertinya itu (vaksin baru) akan tersedia untuk musim gugur."

Pada Minggu (7/2/2021), data menunjukkan terdapat 373 orang telah meninggal dalam 28 hari setelah dites positif Covid-19 di Inggris. Tambahan itu menjadikan total kematian atas Covid-19 di Inggris menjadi 112.465 jiwa.

Baca juga: Anak-anak di Inggris Alami Dampak Covid-19 Jangka Panjang, dari Sakit Kepala hingga Lumpuh

Halaman:
Baca tentang

Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UNESCO Serukan Great Barrier Reef Warisan Dunia 'Dalam Bahaya'

UNESCO Serukan Great Barrier Reef Warisan Dunia "Dalam Bahaya"

Global
Wanita yang Mengaku Lahirkan 10 Bayi Dibawa ke Bangsal Psikiatri

Wanita yang Mengaku Lahirkan 10 Bayi Dibawa ke Bangsal Psikiatri

Global
Peneliti UFO Sambut Baik Laporan Pentagon soal 'Fenomena Udara Tak Dikenal'

Peneliti UFO Sambut Baik Laporan Pentagon soal "Fenomena Udara Tak Dikenal"

Global
Kebanjiran Ratusan Paket Misterius Tidak Pernah Dipesan, Wanita Ini Terkejut Lihat Isinya

Kebanjiran Ratusan Paket Misterius Tidak Pernah Dipesan, Wanita Ini Terkejut Lihat Isinya

Global
7 Tahun Pemerintahan Narendra Modi di Tengah Covid-19

7 Tahun Pemerintahan Narendra Modi di Tengah Covid-19

Global
Presiden Filipina: Kalau Tolak Vaksin Covid-19, Saya Suntik Vaksin Babi

Presiden Filipina: Kalau Tolak Vaksin Covid-19, Saya Suntik Vaksin Babi

Global
Adik Kim Jong Un: AS Salah Berharap pada Korea Utara

Adik Kim Jong Un: AS Salah Berharap pada Korea Utara

Global
Thailand Punya Patung Buddha Raksasa Baru, Bisa Terlihat di Seluruh Ibu Kotanya

Thailand Punya Patung Buddha Raksasa Baru, Bisa Terlihat di Seluruh Ibu Kotanya

Global
Foto Putri Latifa, Anak Syekh Dubai yang Disekap Keluarga, Muncul Sedang Liburan di Madrid

Foto Putri Latifa, Anak Syekh Dubai yang Disekap Keluarga, Muncul Sedang Liburan di Madrid

Global
Setelah Covid-19 Berakhir, Penyakit Ini Mungkin Jadi Ancaman Selanjutnya

Setelah Covid-19 Berakhir, Penyakit Ini Mungkin Jadi Ancaman Selanjutnya

Global
Skandal Kontaminasi Darah 1970-an yang Tewaskan Puluhan Murid di Inggris Dibuka Kembali

Skandal Kontaminasi Darah 1970-an yang Tewaskan Puluhan Murid di Inggris Dibuka Kembali

Global
Wabah Tikus Melanda Australia, Ratusan Napi Dievakuasi dari Penjara

Wabah Tikus Melanda Australia, Ratusan Napi Dievakuasi dari Penjara

Global
Pemimpin Baru Iran Bersikeras Tidak Mau Negosiasi dengan AS Soal Nuklir

Pemimpin Baru Iran Bersikeras Tidak Mau Negosiasi dengan AS Soal Nuklir

Global
Menteri Luar Negeri Baru Israel Akan Lakukan Kunjungan Pertama ke UEA

Menteri Luar Negeri Baru Israel Akan Lakukan Kunjungan Pertama ke UEA

Global
Sebuah Buku Ungkap Trump Pernah Ingin Pindahkan Warga AS yang Terinfeksi Covid-19 ke Teluk Guantanamo

Sebuah Buku Ungkap Trump Pernah Ingin Pindahkan Warga AS yang Terinfeksi Covid-19 ke Teluk Guantanamo

Global
komentar
Close Ads X