Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Video Viral Kurir J&T Malaysia Ubrak-abrik Paket, Diduga karena Gaji Dipotong

Kompas.com - 07/02/2021, 22:13 WIB

PERAK, KOMPAS.com - Sebuah video yang viral di TikTok memperlihatkan kurir pengiriman barang J&T Express mengubrak-abrik paket di gudang.

Penyebabnya diduga adalah gaji yang dipotong sehingga mereka melampiaskan amarah dengan merusak paket pelanggan.

Ada juga laporan bahwa ini adalah aksi mogok kerja kurir J&T Malaysia.

Baca juga: Viral Video Maling Ketahuan Pemilik Rumah, Langsung Minta Maaf Lalu Pergi

Di video berdurasi 15 detik ini terdengar suara pegawai yang bersorak saat rekannya melempar dan mengacak-acak paket.

Tumpukan paket itu belum dikirim ke penerima, dan langsung memantik kecaman para netizen.

Di Twitter pada Sabtu (6/2/2021), akun @imrannazri_ berkicau, "Kalau mau protes, pergilah ke pejabat buruh, jangan rusak barang customer."

Baca juga: Karyawan Singapura Disuntik 5 Dosis Vaksin Pfizer karena Miskomunikasi

Klarifikasi J&T

Melansir Sinar Harian pada Minggu (7/2/2021), J&T Express Perak memberikan klarifikasi tentang kejadian tersebut.

Di Facebook, mereka meminta maaf dan berkata bahwa perilaku para pegawainya tersebut tidak bisa diterima.

"Pihak J&T Express akan memberi lebih banyak latihan kepada pekerja kami demi meningkatkan mutu layanan."

"Sekali lagi, J&T Express memohon maaf atas kejadian yang tidak diinginkan ini, dan akan berupaya meningkatkan mutu layanan kami."

Baca juga: Ibu Dosen yang Putar Balik Sembarangan Polisikan Si Perekam Video

J&T Express Perak lalu menerangkan, kejadian tersebut tidak ada kaitannya dengan mogok kerja atau pemotongan upah.

"Segala hal yang terjadi hanya salah paham dan pernyataan bahwa pekerja J&T Express mogok serta pemotongan upah itu tidak benar."

Facebook J&T pun mengunggah video berdurasi 57 detik yang berisi permohonan maaf secara terbuka dari tujuh pegawai.

Mereka menegaskan, tidak ada isu pemotongan gaji dan mogok kerja.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"Kami sekali lagi memohon maaf karena telah merusak nama perusahaan dan barang-barang rakyat Malaysia."

"Kami akan segera menyelesaikan pengiriman barang secepat mungkin."

Baca juga: Setelah Viral Ubrak-abrik Paket, Karyawan J&T Malaysia Akhirnya Minta Maaf

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+