[Biografi Tokoh Dunia] Abdul Fattah al-Sisi, dan Kudeta Militer Bergelimang Darah di Tanah Mesir

Kompas.com - 06/02/2021, 23:33 WIB
Abdul Fattah al-Sisi menjadi presiden Mesir sejak 2014 setelah melakukan kudeta pada Presiden Mohammed Morsi. AFP PHOTO/ADEM ALTANAbdul Fattah al-Sisi menjadi presiden Mesir sejak 2014 setelah melakukan kudeta pada Presiden Mohammed Morsi.

Konstitusi kemudian ditangguhkan, dan pemerintahan sementara dilantik. Seorang presiden boneka, Adly Mansour, dilantik. Tetapi jelas bahwa Sisi, yang mempertahankan gelar Menteri Pertahanan, Memegang Kekuasaan.

Sisi menyatakan Morsi telah gagal memenuhi "harapan untuk konsensus nasional".

Langkahnya pun mendapat dukungan rakyat Mesir. Puluhan ribu orang merayakan kudeta militer itu di Tahrir Square, mereka meneriakkan "rakyat dan tentara adalah satu.”

Baca juga: Terlepas dari Isu HAM, Perancis Akan Tetap Jual Senjata ke Mesir

Kejahatan terhadap kemanusiaan

Sebelum ditahan, Morsi menolak apa yang dia sebut sebagai “kudeta militer penuh.” Pendapat Morsi beralasan, pasalnya tidak semua mendukung kudeta yang dilakukan Sisi.

Para pendukung Ikhwanul Muslimin dan kelompok lain yang menentang tindakan militer mengadakan protes di seluruh Mesir.

Unjuk rasa satu ini ditanggapi pasukan keamanan dengan kekuatan mematikan. Menurut kelompok hak asasi manusia, setidaknya 900 pengunjuk rasa tewas di alun-alun Rabaa al-Adawiya dan al-Nahda Kairo pada 14 Agustus 2013.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tapi pemerintah mengklaim banyak pengunjuk rasa bersenjata, dan sejumlah polisi juga tewas.

Tindakan keras terhadap Ikhwan terus berlanjut setelah itu. Para pemimpin kelompok dan ribuan pendukungnya ditangkap. Organisasi itu sekali lagi dilarang di Mesir.

Banyak yang kemudian dijatuhi hukuman mati atau hukuman penjara yang lama. Hukuman dijatuhkan dalam persidangan massal, yang menurut para aktivis melanggar hak proses hukum yang mendasar.

Baca juga: Dikecam Dunia, Mesir Akhirnya Bebaskan Kelompok HAM dari Tahanan

Maju menjadi presiden

Pada Januari 2014, Jenderal Sisi dipromosikan menjadi Perwira Tinggi, pangkat tertinggi tentara Mesir. Pihak militer kemudian memberinya restu untuk mencalonkan diri sebagai presiden.

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 WNI Selamat dari Kebakaran Rumah Australia yang Tewaskan 2 Orang

2 WNI Selamat dari Kebakaran Rumah Australia yang Tewaskan 2 Orang

Global
Telat Shalat Subuh, Arab Saudi Pecat Petugas Masjid Nabawi

Telat Shalat Subuh, Arab Saudi Pecat Petugas Masjid Nabawi

Global
Mata-mata China yang Ditahan Singapura Dulunya Mahasiswa AS

Mata-mata China yang Ditahan Singapura Dulunya Mahasiswa AS

Global
Duterte Tolak Penyelidikan Internasional soal Korban Tewas dalam Perang Anti-narkoba

Duterte Tolak Penyelidikan Internasional soal Korban Tewas dalam Perang Anti-narkoba

Global
Ketegangan Meningkat, AS Kirim Kapal Induk USS Ronald Reagan ke Laut China Selatan

Ketegangan Meningkat, AS Kirim Kapal Induk USS Ronald Reagan ke Laut China Selatan

Global
Jelang Pertemuan Biden-Putin, Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Kinzhal

Jelang Pertemuan Biden-Putin, Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Kinzhal

Global
Tragedi Konyol Pemimpin Klan Samurai Jepang Tewas Hanya karena Kentut

Tragedi Konyol Pemimpin Klan Samurai Jepang Tewas Hanya karena Kentut

Internasional
Mantan PM Israel Sebut Iran Bersukacita karena Pemerintah Sekarang Lemah

Mantan PM Israel Sebut Iran Bersukacita karena Pemerintah Sekarang Lemah

Global
Video Mobil Tenggelam dalam Lubang yang Muncul Saat Hujan Lebat di Mumbai

Video Mobil Tenggelam dalam Lubang yang Muncul Saat Hujan Lebat di Mumbai

Global
Viral Video 2016 Perlihatkan Perusahaan Jepang Minta Maaf karena Naikkan Harga Es Krim

Viral Video 2016 Perlihatkan Perusahaan Jepang Minta Maaf karena Naikkan Harga Es Krim

Global
Presiden Ukraina Ngotot Ingin Bertemu Biden, Bahas Keanggotaan NATO

Presiden Ukraina Ngotot Ingin Bertemu Biden, Bahas Keanggotaan NATO

Global
Tersangka Pembunuhan Keluarga Muslim Kanada Didakwa atas Aksi Terorisme

Tersangka Pembunuhan Keluarga Muslim Kanada Didakwa atas Aksi Terorisme

Global
Kuburan Massal Berisi 123 Korban ISIS Terungkap 2 Tahun setelah Kekalahan Kelompok Itu

Kuburan Massal Berisi 123 Korban ISIS Terungkap 2 Tahun setelah Kekalahan Kelompok Itu

Global
Hindari Lockdown, Pegawai Microsoft Sempat Harus Tidur di Pusat Data

Hindari Lockdown, Pegawai Microsoft Sempat Harus Tidur di Pusat Data

Global
Hamas Desak Warga Palestina “Lawan” Parade Bendera Israel di Yerusalem

Hamas Desak Warga Palestina “Lawan” Parade Bendera Israel di Yerusalem

Global
komentar
Close Ads X