Kompas.com - 03/02/2021, 20:11 WIB
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengunjungi pasukan Garda Nasional yang dikerahkan di Gedung Capitol AS dan sekelilingnya pada Jumat (29/1/2021) di Capitol Hill, Washington DC, AS. AP PHOTO/MANUEL BALCE CENETAMenteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengunjungi pasukan Garda Nasional yang dikerahkan di Gedung Capitol AS dan sekelilingnya pada Jumat (29/1/2021) di Capitol Hill, Washington DC, AS.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin memerintahkan ratusan orang yang bertugas di 42 dewan penasihat sipil di Kementerian Pertahanan AS untuk mengundurkan diri.

Dilansir dari ABC News, langkah Austin tersebut dilakukan untuk membersihkan sejumlah loyalis mantan Presiden AS Donald Trump di tubuh Kementerian Pertahanan AS.

Selain itu, perintah pengunduran diri tersebut merupakan bagian dari tinjauan yang diperintahkan Austin untuk melihat kelayakan dewan dan untuk menghilangkan potensi tumpang tindih.

Para pihak yang diminta mengundurkan diri tersebut adalah orang-orang yang ditunjuk di hari-hari terakhir masa jabatan Trump, termasuk mantan manajer kampanye Trump.

Baca juga: Sah, Lloyd Austin Pria Kulit Hitam Pertama yang Jadi Menhan AS

Juru Bicara Kementerian Pertahanan John Kirby mengatakan, Austin prihatin dengan kecepatan dan tingkat perubahan pada keanggotaan dewan penasihat di Kementerian Pertahanan AS.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ratusan orang yang bertugas di 42 dewan penasihat sipil harus mengundurkan diri sebelum 16 Februari, karena operasi mereka ditangguhkan sehingga peninjauan dapat dimulai.

Seorang pejabat senior mengatakan, Austin percaya bahwa pengunduran diri yang dia perintahkan adalah cara yang paling adil dan konsisten untuk dilakukan di tubuh Kementerian Pertahanan AS.

Dua bulan menjelang berakhirnya pemerintahan Trump, pelaksana tugas (plt) Menteri Pertahanan AS Chris Miller memecat negarawan terkemuka yang pernah bertugas di Dewan Kebijakan Pertahanan.

Baca juga: Calon Menhan AS Pilihan Biden Makin Mulus Jalannya

Nama yang dipecat tersebut termasuk mantan Menteri Luar Negeri AS Henry Kissinger dan mantan Menteri Luar Negeri AS Madeleine Albright.

Di antara orang-orang yang ditunjuk Miller untuk menggantikan Kissinger dan Albright di dewan itu adalah Anthony Tata, seorang pejabat yang dinilai kontroversial.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X