Mengenal Kapten Tom Moore, 'Sang Inspirator Nasional' Inggris yang Sudah Berpulang

Kompas.com - 03/02/2021, 12:36 WIB
Ratu Elizabeth II menempatkan pedang kepada Kapten Tom Moore, sebagai tanda pemberian gelar bangsawan kepada pensiunan perwira berusia 100 tahun itu atas jasanya dalam mengumpulkan donasi bagi garda kesehatan Inggris selama Covid-19. Chris Jackson/Pool via REUTERSRatu Elizabeth II menempatkan pedang kepada Kapten Tom Moore, sebagai tanda pemberian gelar bangsawan kepada pensiunan perwira berusia 100 tahun itu atas jasanya dalam mengumpulkan donasi bagi garda kesehatan Inggris selama Covid-19.

LONDON, KOMPAS.com - Kapten Tom Moore, veteran Perang Dunia II yang menggalang dana hampir 33 juta Pound Inggris (sekitar Rp 556 miliar) untuk Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) dengan berjalan kaki di kebunnya dikabarkan meninggal karena virus corona.

Melansir BBC, Kapten Moore sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di Rumah Sakit Bedford pada Minggu. Karena dia menerima pengobatan untuk pneumonia, dia tidak sempat divaksinasi Covid-19.

Veteran Angkatan Darat itu telah merengkuh hati bangsanya dengan berjalan 100 putaran di kebunnya di Marston Moretaine, Bedfordshire tahun lalu selama lockdown pertama.

Moore saat itu berusaha mengumpulkan uang untuk amal kepada NHS.

Kapten Moore dianggap sebagai sosok pemersatu bangsa dan ucapannya 'besok akan menjadi hari yang baik' menjadi tren di media sosial.

Baca juga: Kapten PD II yang Galang Dana untuk NHS Tewas di Usia 100 Tahun akibat Infeksi Covid-19

Pada Juli 2020, Moore dianugerahi gelar bangsawan oleh Ratu Elizabeth II dalam upacara khusus di Kastil Windsor.

Kematiannya mengundang banyak simpati dan ucapan belasungkawa termasuk salah satunya dari Amerika Serikat.

Sebuah twit dari Gedung Putih menyatakan, "Kami bersama Inggris dan dunia turut mengenang Kapten Sir Tom Moore yang telah menginspirasi jutaan orang melalui kehidupan dan tindakannya."

Sang inspirator nasional kini telah pergi namun semangatnya akan tetap membara bagi semua orang yang mengenangnya.

Banyak seniman mencoba mengabadikan sosok Moore dalam lukisan mereka. Beberapa memberikan lukisan tersebut kepada Moore sebagai hadiah, sebagian lainnya menjual lukisan tersebut untuk menambah galangan dana.

Halaman:

Sumber wikipedia,BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Pangeran Philip Meninggal Dunia | Penganggur Dapat Rp 13 Juta Sebulan di Finlandia

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Pangeran Philip Meninggal Dunia | Penganggur Dapat Rp 13 Juta Sebulan di Finlandia

Global
21 Pekerja Terjebak di Tambang Banjir di Xinjiang China

21 Pekerja Terjebak di Tambang Banjir di Xinjiang China

Global
St Vincent Bersiap Hadapi Letusan Gunung La Soufriere Lagi

St Vincent Bersiap Hadapi Letusan Gunung La Soufriere Lagi

Global
Ada Efek Samping Vaksin AstraZeneca, Australia Atur Ulang Vaksinasi Covid-19

Ada Efek Samping Vaksin AstraZeneca, Australia Atur Ulang Vaksinasi Covid-19

Global
Kisah Peter Whitford, Musisi Australia yang Cinta Indonesia dan Mengidolai The Rollies

Kisah Peter Whitford, Musisi Australia yang Cinta Indonesia dan Mengidolai The Rollies

Global
Dua Tahun Tak Bertemu, Pangeran William dan Harry Akan Ambil Bagian dalam Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Dua Tahun Tak Bertemu, Pangeran William dan Harry Akan Ambil Bagian dalam Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Global
Video Viral Kucing BAB Saat Majikannya Lamaran lalu Kabur dan Hilang

Video Viral Kucing BAB Saat Majikannya Lamaran lalu Kabur dan Hilang

Global
Kecelakaan Kereta Mesir, KA Ternyata Melaju Tanpa Masinis dan Asisten

Kecelakaan Kereta Mesir, KA Ternyata Melaju Tanpa Masinis dan Asisten

Global
Pasukan Garuda di Bangui Afrika Obati Kerinduan pada Tanah Air dengan Siraman Rohani

Pasukan Garuda di Bangui Afrika Obati Kerinduan pada Tanah Air dengan Siraman Rohani

Global
Intip Kisah Cinta Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II yang Bersemi dari Remaja

Intip Kisah Cinta Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II yang Bersemi dari Remaja

Internasional
Rusia Tegaskan Tak Akan Perang dengan Ukraina, tapi...

Rusia Tegaskan Tak Akan Perang dengan Ukraina, tapi...

Global
[TRIVIA] Ramadhan 2021, Ini Negara-negara dengan Waktu Puasa Tercepat dan Terlama di Dunia

[TRIVIA] Ramadhan 2021, Ini Negara-negara dengan Waktu Puasa Tercepat dan Terlama di Dunia

Internasional
Diaspora Indonesia Luncurkan Program Mengajar dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Diaspora Indonesia Luncurkan Program Mengajar dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Global
Pemuda Myanmar Sebar “Molotov” Lawan Pemutusan Internet Junta

Pemuda Myanmar Sebar “Molotov” Lawan Pemutusan Internet Junta

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Narciso Ramos, Sang Diplomat Pendiri ASEAN

[Biografi Tokoh Dunia] Narciso Ramos, Sang Diplomat Pendiri ASEAN

Internasional
komentar
Close Ads X