Aturan Baru Joe Biden Kendalikan Covid-19: Wajibkan Penggunaan Masker di Transportasi Umum

Kompas.com - 02/02/2021, 17:56 WIB
Presiden AS Joe Biden menyampaikan sambutan tentang Covid-19, di Ruang Makan Negara Gedung Putih, Selasa (16/1/2021), di Washington DC. AP PHOTO/EVAN VUCCIPresiden AS Joe Biden menyampaikan sambutan tentang Covid-19, di Ruang Makan Negara Gedung Putih, Selasa (16/1/2021), di Washington DC.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) berlakukan aturan baru sebelum Selasa tengah malam (2/2/2021) kepada jutaan pelancong, untuk menggunakan masker di fasilitas transportasi umum.

Meliputi kereta api, bus, kapal feri, taksi, angkuran umum lainnya serta bandara, stasiun, pelabuhan, dan pusat transit lainnya.

Aturan baru itu diperintahkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS pada Jumat malam (29/1/2021) untuk mengatasi penyebaran Covid-19, setelah Presiden Donald Trump melarang aturan itu pada Agustus lalu.

Baca juga: Pemerintahan Biden Disebut Tidak Tahu di Mana 20 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Presiden Joe Biden menandatangani perintah eksekutif itu pada 21 Januari, seperti yang dilansir dari Reuters pada Selasa (2/2/2021). 

Biden menugaskan lembaga federal untuk mengeluarkan aturan "untuk menyelamatkan nyawa dan mengizinkan semua orang Amerika, termasuk jutaan orang yang bekerja di industri transportasi, untuk bepergian dan bekerja dengan aman."

Kelompok advokasi FlyersRights.org pada Senin (1/1/2021) mendesak pemerintah Biden untuk mengambil langkah lebih jauh dan mengamanatkan penggunaan masker N95, KN95 atau masker medis di pesawat terbang serta "pedoman jarak sosial yang lebih ketat, pemeriksaan suhu (dan) pengujian cepat."

Baca juga: Pemerintah Thailand Perintahkan Oposisi Hapus Video Kritik Soal Vaksin Covid-19

Pesanan CDC memungkinkan masker buatan sendiri.

Administrasi Keamanan Transportasi (TSA) mengeluarkan arahan keamanan pada Minggu (31/1/2021) yang memungkinkan mereka untuk mengeluarkan hukuman sipil dan menolak akses ke penerbangan bagi para pelancong yang tidak mengenakan masker.

Aturan akan berlaku setidaknya hingga 11 Mei.

Wisatawan diizinkan dalam waktu singkat untuk melepas masker saat makan, minum, atau minum obat, tetapi masker "harus dipakai di saat mengunyah dan meneguk," kata TSA.

Baca juga: Jepang Berencana Perpanjang Status Darurat Demi Tekan Penyebaran Covid-19

Halaman:

Sumber REUTERS
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

WHO Sebut Varian Covid-19 yang Menyebar di India Sangat Mengkhawatirkan

WHO Sebut Varian Covid-19 yang Menyebar di India Sangat Mengkhawatirkan

Global
Israel Gelar Serangan Udara ke Jalur Gaza, 20 Orang Tewas

Israel Gelar Serangan Udara ke Jalur Gaza, 20 Orang Tewas

Global
Seorang Pria Terjebak di Jembatan Kaca Terbesar China yang Rusak

Seorang Pria Terjebak di Jembatan Kaca Terbesar China yang Rusak

Global
Puluhan Jenazah Tersapu di Sungai Gangga India, Diduga Korban Covid-19

Puluhan Jenazah Tersapu di Sungai Gangga India, Diduga Korban Covid-19

Global
Serangan Udara Israel ke Jalur Gaza Menyusul Bentrokan di Masjid Al-Aqsa

Serangan Udara Israel ke Jalur Gaza Menyusul Bentrokan di Masjid Al-Aqsa

Global
POPULER GLOBAL: Mandi Massal 'Super Spreader' Tsunami Covid-19 India | Organ Dalam Penyair Myanmar Hilang

POPULER GLOBAL: Mandi Massal "Super Spreader" Tsunami Covid-19 India | Organ Dalam Penyair Myanmar Hilang

Global
Aung San Suu Kyi Akan Hadir Langsung di Pengadilan Myanmar pada 24 Mei

Aung San Suu Kyi Akan Hadir Langsung di Pengadilan Myanmar pada 24 Mei

Global
Malaysia Lockdown Nasional sampai Juni Setelah Kasus Covid-19 Melonjak

Malaysia Lockdown Nasional sampai Juni Setelah Kasus Covid-19 Melonjak

Global
Kompleks Al-Aqsa, Situs Suci Yerusalem yang Terus Bergejolak

Kompleks Al-Aqsa, Situs Suci Yerusalem yang Terus Bergejolak

Global
Iran Mengaku Sudah Berunding dengan Arab Saudi, tapi ...

Iran Mengaku Sudah Berunding dengan Arab Saudi, tapi ...

Global
Dokter yang Merawat Alexei Navalny Sempat Hilang di Hutan Siberia

Dokter yang Merawat Alexei Navalny Sempat Hilang di Hutan Siberia

Global
Dituding Kompromi dengan Ekstremis, Presiden Macron dapat Peringatan dari Militer Perancis

Dituding Kompromi dengan Ekstremis, Presiden Macron dapat Peringatan dari Militer Perancis

Global
Mandi Massal di Sungai Gangga Jadi 'Super Spreader' Tsunami Covid-19 India

Mandi Massal di Sungai Gangga Jadi "Super Spreader" Tsunami Covid-19 India

Global
Ini Penyebab Bentrok Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Ini Penyebab Bentrok Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Global
UPDATE: Ledakan Bom di Sekolah Afganistan, 85 Tewas Kebanyakan Pelajar Putri

UPDATE: Ledakan Bom di Sekolah Afganistan, 85 Tewas Kebanyakan Pelajar Putri

Global
komentar
Close Ads X