Kompas.com - 01/02/2021, 19:57 WIB

COVENTRY, KOMPAS.com - Bandara pertama di dunia untuk mobil terbang dan drone akan dibuka di Coventry, Inggris.

Proyek itu didanai Pemerintah Inggris sebagai program mengatasi kemacetan jalan dan polusi.

Dalam desain bandara yang diunggah Sky News pada Kamis (28/1/2021), bandara ini bernama Air One dan berlokasi dekat Ricoh Arena di sisi utara kota.

Baca juga: China Marah karena Warga Hong Kong Bisa Ajukan Diri Jadi Warga Negara Inggris

Dikembangkan oleh Urban Air Port, proyek ini didanai Pemerintah Inggris sebesar 1,2 juta poundsterling (Rp 23 miliar) dan turut menggandeng Hyundai sebagai mitra.

Rencananya, bandara mobil terbang dan drone ini akan dibuka pada November 2021, bersamaan dengan perayaan Coventry sebagai Kota Masa Depan Inggris.

Sky News mewartakan, bandara ini akan berintegrasi dengan segala infrastruktur yang diperlukan di lingkungan perkotaan.

Kemudian meski disebut mobil terbang, kendaraan yang dipakai sebenarnya bernama EVTOL (Electric Vertical Take-Off and Landing), yang pada dasarnya adalah helikopter listrik bukan mobil untuk dikendarai di jalan dan bisa terbang.

Baca juga: Video Viral Bocah 5 Tahun Kemudikan Mobil di Pakistan, Polisi Cari Orang Tuanya

Kendaraan itu dapat dipakai mengangkut orang dari gedung ke gedung, atau dari landasan di hub Sungai Thames atau London.

Kepala Eksekutif Urban Air Port Ricky Sandhu mengatakan, dia sepakat bahwa istilah mobil terbang itu salah.

Air One adalah satu dari tiga desain infrastruktur modular selain Ground One dan Water One yang masing-masing beroperasi di darat dan air.

Landasan-landasan itu memungkinkan berbagai kendaraan terbang bisa berlabuh atau mendarat.

Baca juga: Pria 2 Minggu Hidup di Semak-semak karena Mobil Mogok dan Tak Bisa Pulang

Di bandara juga ada fasilitas pengisian daya. Tempat lepas landasnya dibuat lebih tinggi untuk mengurangi tingkat kebisingan.

"Artinya infrastruktur kita bisa ditingkatkan (berdasarkan perkembangan pasar). Harus fleksibel, kita tidak bisa 15 tahun membangun Terminal 5," ujar Sandhu.

Hyundai yang menghabiskan 1,5 miliar dollar AS (Rp 21 triliun) untuk mengembangkan sejumlah kendaraan EVTOL, akan memamerkan salah satu produknya di sana.

Kemudian Air One akan mendemonstrasikan pemrosesan penumpang, mulai dari check-in hingga ruang tunggu dan persiapan boarding.

Baca juga: Ingat Masa Lalunya Pernah Miskin, Pria Ini Lunasi Tagihan Listrik 114 Rumah di Sekitarnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Sky News
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rangkuman Hari ke-225 Serangan Rusia ke Ukraina: Putin Teken Dekrit Ambil Alih PLTN Zaporizhzhia, Dugaan AS soal Penyebab Bom Mobil Darya Dugina

Rangkuman Hari ke-225 Serangan Rusia ke Ukraina: Putin Teken Dekrit Ambil Alih PLTN Zaporizhzhia, Dugaan AS soal Penyebab Bom Mobil Darya Dugina

Global
Palatul Parlementului, Monumen Kediktatoran Rumania yang Tak Pernah Dinikmati Nicolae Ceausescu

Palatul Parlementului, Monumen Kediktatoran Rumania yang Tak Pernah Dinikmati Nicolae Ceausescu

Global
[POPULER GLOBAL] Skandal Catur Hans Niemann | Alasan Korut Tembakkan Rudal

[POPULER GLOBAL] Skandal Catur Hans Niemann | Alasan Korut Tembakkan Rudal

Global
Pelecehan Seksual di Sepak Bola Wanita AS Terungkap, Banyak Pemain Terdampak

Pelecehan Seksual di Sepak Bola Wanita AS Terungkap, Banyak Pemain Terdampak

Global
Krisis Lebanon, Nasabah Bawa Pistol dan Granat untuk Tarik Uang dari Bank

Krisis Lebanon, Nasabah Bawa Pistol dan Granat untuk Tarik Uang dari Bank

Global
Penembakan Massal Thailand: Korban Paling Muda Balita 2 Tahun, Pelaku Mantan Polisi Terjerat Kasus Narkoba

Penembakan Massal Thailand: Korban Paling Muda Balita 2 Tahun, Pelaku Mantan Polisi Terjerat Kasus Narkoba

Global
Kazakhstan Panggil Dubes Rusia Gelar Pembicaraan Serius, Ini Sebabnya

Kazakhstan Panggil Dubes Rusia Gelar Pembicaraan Serius, Ini Sebabnya

Global
Bisnis Kian Menjamur, Akankah Thailand Jadi Surga Ganja Asia?

Bisnis Kian Menjamur, Akankah Thailand Jadi Surga Ganja Asia?

Global
Serangan Balik Pasukan Ukraina Terbukti Ampuh, Crimea Bisa Direbut Kembali

Serangan Balik Pasukan Ukraina Terbukti Ampuh, Crimea Bisa Direbut Kembali

Global
12 Pesawat Korut Terbang Dekat Perbatasan, Korsel Balas Kirim 30 Jet Tempur

12 Pesawat Korut Terbang Dekat Perbatasan, Korsel Balas Kirim 30 Jet Tempur

Global
Ada Tas Mencurigakan Diduga Bom, Setelah Dibuka Isinya Mainan Seks

Ada Tas Mencurigakan Diduga Bom, Setelah Dibuka Isinya Mainan Seks

Global
Paspampres AS Dituduh Tutupi Kecelakaan yang Libatkan Wapres Kamala Harris

Paspampres AS Dituduh Tutupi Kecelakaan yang Libatkan Wapres Kamala Harris

Global
Intelijen AS Percaya Ukraina Terlibat Pengeboman Mobil Darya Dugina

Intelijen AS Percaya Ukraina Terlibat Pengeboman Mobil Darya Dugina

Global
Ukraina Bebaskan Sejumlah Pemukiman di Wilayah Kherson yang Diklaim Rusia

Ukraina Bebaskan Sejumlah Pemukiman di Wilayah Kherson yang Diklaim Rusia

Global
Demo Kematian Mahsa Amini di Iran Berlanjut, Dipimpin Siswi Sekolah

Demo Kematian Mahsa Amini di Iran Berlanjut, Dipimpin Siswi Sekolah

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.