Kompas.com - 31/01/2021, 22:48 WIB
Seorang prajurit Israel tengah mengarahkan senjatanya dalam sebuah bentrokan dengan warga Palestina di kota Hebron, Tepi Barat pada 17 Maret 2014, menyusul aksi unjuk rasa warga yang mendukung Presiden Mahmoud Abbas. HAZEM BADER / AFPSeorang prajurit Israel tengah mengarahkan senjatanya dalam sebuah bentrokan dengan warga Palestina di kota Hebron, Tepi Barat pada 17 Maret 2014, menyusul aksi unjuk rasa warga yang mendukung Presiden Mahmoud Abbas.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Tentara Israel menembak mati seorang warga Palestina yang dicurigai berusaha menyerangnya dengan senjata tajam di Tepi Barat.

Dalam sebuah peranyataan militer Israel mengatakan "penyerang bersenjata 3 bilah pisau yang tersambung dengan tongkat", berusaha menyerang pasukan pada Minggu (31/1/2021) di persimpangan Tepi Barat di selatan Betlehem.

Baca juga: Israel Perluas Kedudukan di Tepi Barat, Sebulan Setelah Perjanjian Damai dengan Palestina.

Sementara, melansir Al Jazeera pada Minggu (31/1/2021) tidak ada tentara Israel yang terluka.

Video dibagikan di media sosial menunjukkan seorang pria dengan sweatshirt abu-abu berjalan di pinggi jalan raya.

Dia muncul dengan menarik sesuatu dari bajunya dan mulai berlari menuju ke arah seorang tentara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: PBB: Israel Hancurkan Lebih dari 500 Bangunan Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza pada 2020

Tentara itu kemudian terlihat menembakkan senjatanya dan pria Palestina itu jatuh tewas.

Pihak militer membagikan foto dari benda yang diduga menjadi senjata pria itu, yang terlihat seperti sejumlah pisau yang ditempel di gagang sapu.

Baca juga: Militer Israel Hancurkan 8 Rumah Warga Palestina di Tepi Barat

Insiden sebelumnya

Pekan lalu, seroang tentara Israel dilaporkan telah menembak mati seorang remaja Palestina 17 tahun yang dicurigai menyerang pasukan dengan pisau di utara Tepi Barat.

Kelompok hak asasi manusia Palestina dan Israel menuduh Israel telah menggunakan kekuatan berlebihan dalam beberapa kasus.

Mereka membunuh seketika tersangka penyerang yang bisa ditangkap saja.

Baca juga: Rakyat Palestina Demo Tolak Permukiman Israel, 15 Orang Luka-luka

Israel telah menduduki Tepi Barat sejak Perang 1967.

Sejak saat itu, sudah ada sekitar 475.000 pemukim Yahudi tinggal di Tepi Barat dengan sekitar 2,8 juta orang Palestina.

Sementara, pendudukan itu dianggap ilegal, menurut hukum internasional.

Baca juga: Remaja Palestina Dibunuh Tentara Israel Saat Hari Ulang Tahunnya

 


Sumber Al Jazeera
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X