Varian Baru Virus Corona Asal Brasil Sudah Masuk Amerika Serikat

Kompas.com - 26/01/2021, 22:55 WIB
Ilustrasi situasi pandemi dengan kasus Covid-19 yang tidak terkendali bisa menyebabkan mutasi virus dan melahirkan varian baru virus corona seperti yang terjadi di Inggris dan Afrika Selatan. SHUTTERSTOCK/PETERSCHREIBER MEDIAIlustrasi situasi pandemi dengan kasus Covid-19 yang tidak terkendali bisa menyebabkan mutasi virus dan melahirkan varian baru virus corona seperti yang terjadi di Inggris dan Afrika Selatan.

SAINT PAUL, KOMPAS.com - Kasus pertama varian baru virus corona asal Brasil telah dikonfirmasi di Amerika Serikat, kata otoritas kesehatan di negara bagian Minnesota, pada Senin (25/1/2021).

Departemen Kesehatan Minnesota mengatakan, "Laboratorium Kesehatan Masyarakat menemukan varian virus SARS-CoV-2 yang dikenal sebagai varian Brasil P.1 dalam spesimen dari seorang penduduk Minnesota dengan riwayat perjalanan baru-baru ini ke Brasil."

Pasiennya adalah warga area metro kota kembar di Minneapolis dan Saint Paul. Ia dinyatakan positif Covid-19 pada awal Januari dan disarankan untuk isolasi.

Baca juga: Vaksin Moderna Disebut Para Ilmuwan Bekerja terhadap Varian Baru Virus Corona

Kasus varian baru virus corona Brasil serta tiga kasus varian baru virus corona Inggris di Minnesota dalam beberapa minggu terakhir, menekankan pentingnya membatasi bepergian selama pandemi sebanyak mungkin, kata Ruth Lynfield pakar epidemiologi di negara bagian tersebut.

Presiden Joe Biden pada Senin memberlakukan kembali larangan perjalanan pada sebagian besar WNA dari Inggris, Brasil, Irlandia, dan sebagian besar Eropa.

Biden juga melanjutkan larangan masuk pelancong yang baru dari Afrika Selatan.

Baca juga: Biden Ajak Orang Beli Produk Amerika, tapi Dia Pakai Jam Tangan Swiss

Sang presiden baru pekan lalu juga memperketat aturan pemakaian masker, dan memerintahkan karantina bagi orang-orang yang terbang ke Amerika Serikat.

Covid-19 di Amerika Serikat mencatatkan lebih dari 25 juta kasus sejak pandemi dimulai, menurut penghitungan Universitas Johns Hopkins.

Total kasus virus corona di Amerika Serikat itu terjadi lima hari setelah mencatatkan 400.000 kematian akibat Covid-19.

Baca juga: Apa Pengaruh Varian Baru Virus Corona pada Anak? Ini Kata WHO

Baca tentang

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dubai Buka Restoran Tanpa Tirai Penutup Selama Ramadhan

Dubai Buka Restoran Tanpa Tirai Penutup Selama Ramadhan

Global
Wanita Ini Hamil dan Melahirkan 5 Kali Supaya Tidak Masuk Penjara

Wanita Ini Hamil dan Melahirkan 5 Kali Supaya Tidak Masuk Penjara

Global
Penerima Vaksin Covid-19 AstraZeneca di Vietnam Meninggal Sehari setelah Disuntik

Penerima Vaksin Covid-19 AstraZeneca di Vietnam Meninggal Sehari setelah Disuntik

Global
Tembus Pandang, Inilah Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia, Berani Coba?

Tembus Pandang, Inilah Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia, Berani Coba?

Global
156 Kotak Misteri Disita di China, Berisi Anak Anjing dan Kucing dengan Kondisi Memprihatinkan

156 Kotak Misteri Disita di China, Berisi Anak Anjing dan Kucing dengan Kondisi Memprihatinkan

Global
Agar Anaknya Aman, Wanita Bangun Jembatan Penyeberangan dari Uang Sendiri, Habis Rp 2,1 Miliar

Agar Anaknya Aman, Wanita Bangun Jembatan Penyeberangan dari Uang Sendiri, Habis Rp 2,1 Miliar

Global
Kisah Inspirasi Islam: Sultan Mehmed II, Perintahkan Tak Ubah Ornamen Kristiani di Masjid Hagia Sophia

Kisah Inspirasi Islam: Sultan Mehmed II, Perintahkan Tak Ubah Ornamen Kristiani di Masjid Hagia Sophia

Internasional
Rembrandt, Pelukis Zaman Keemasan Belanda

Rembrandt, Pelukis Zaman Keemasan Belanda

Internasional
Dibanting 27 Kali di Kelas Judo, Bocah 7 Tahun Mati Otak

Dibanting 27 Kali di Kelas Judo, Bocah 7 Tahun Mati Otak

Global
Pemuda Suku Pancing Gajah Keluar, lalu Menyerangnya Beramai-ramai

Pemuda Suku Pancing Gajah Keluar, lalu Menyerangnya Beramai-ramai

Global
Pakai Sepatu dan Kaus Kaki Merah Putih, Wanita Ini Didenda Rp 12,8 Juta

Pakai Sepatu dan Kaus Kaki Merah Putih, Wanita Ini Didenda Rp 12,8 Juta

Global
Ini Dugaan Penyebab Ambruknya Jembatan di Kecelakaan Kereta Metro Meksiko

Ini Dugaan Penyebab Ambruknya Jembatan di Kecelakaan Kereta Metro Meksiko

Global
Drone Serang Pangkalan Militer Irak yang Tampung Pasukan AS

Drone Serang Pangkalan Militer Irak yang Tampung Pasukan AS

Global
Riwayat Konflik Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Riwayat Konflik Israel dan Palestina di Masjid Al-Aqsa

Internasional
Duduk di Luar Rumah Cari Udara Segar, Kakek Ini Didenda Rp 17 Juta

Duduk di Luar Rumah Cari Udara Segar, Kakek Ini Didenda Rp 17 Juta

Global
komentar
Close Ads X