Biden Ajak Orang Beli Produk Amerika, tapi Dia Pakai Jam Tangan Swiss

Kompas.com - 26/01/2021, 22:09 WIB
Presiden AS Joe Biden di kantor Oval pada hari pertama menjabat, Rabu (20/01/2021). TANGKAP LAYAR VIA CNNPresiden AS Joe Biden di kantor Oval pada hari pertama menjabat, Rabu (20/01/2021).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Orang Amerika cenderung memerhatikan segala sesuatu tentang presiden baru saat dilantik.

Tak terkecuali Joe Biden, yang memakai jam tangan Rolex buatan Swiss seharga 7.000 dollar AS (Rp 98,5 juta) pada hari pelantikannya.

Fakta bahwa jam tangan itu buatan Swiss menjadi perbincangan, karena Biden berjanji akan memajukan industri dalam negeri.

Baca juga: 6 Hari Menjabat, Berikut Daftar Lengkap Kebijakan Eksekutif Biden

"Rolex Datejust dari stainless steel Biden sangat berbeda dengan arloji setiap presiden selain Trump dalam beberapa dekade terakhir," tulis The New York Times yang dikutip AFP.

Biden memang bukan presiden AS pertama yang memakai Rolex. Sebelumnya ada Dwight Eisenhower, Lyndon B Johnson, dan Ronald Reagan.

Namun, sejak kepresidenan Bill Clinton, para pemimpin "Negeri Paman Sam" cenderung memakai arloji yang lebih low-profile atau buatan dalam negeri.

Clinton memakai Timex Ironman buatan AS, tetapi justru dicela The Washington Post saat pelantikannya pada 1993.

Timex-nya Clinton disebut jam tangan digital setebal batu bata dan seperti hernia.

Baca juga: Joe Biden Larang WNA dari 30 Negara Masuk Amerika Serikat, Ini Daftarnya

Penerusnya, George W Bush, bahkan lebih sederhana dengan memakai Timex dengan model yang harganya tak sampai 50 dollar AS atau kurang dari Rp 1 juta.

Barack Obama yang menjadi bos Biden pada 2009-2017 juga memakai jam tangan buatan Amerika, seperti Shinola yang berbasis di Detroit atau Jorg Gray dari California.

Sementara itu Donald Trump yang menyukari warna emas, pergelangan tangannya dibalut arloji-arloji buatan Swiss seperti Patek Philippe tipe Golden Ellipse, Rolex, atau Vacheron Constantin.

Terkait ribut-ribut soal jam tangan ini, para pendukun Joe Biden di Twitter mengaku tidak ambil pusing.

Salah satunya mantan aktor Star Trek George Takei yang berkicau di Twitter, "Tidak (New York Times) kami tidak peduli jam tangan apa yang dipakai Joe Biden, seperti kami tidak pernah peduli dengan setelan coklat Obama."

Baca juga: Biden Gonta-ganti Pena Setiap Tanda Tangani Dokumen, Ternyata Ini Alasannya


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duka Cita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin, Remaja Myanmar yang Ditembak Junta Militer

Duka Cita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin, Remaja Myanmar yang Ditembak Junta Militer

Global
Presiden Brasil Minta Rakyatnya Jangan Merengek soal Covid-19

Presiden Brasil Minta Rakyatnya Jangan Merengek soal Covid-19

Global
Perjalanan Bersejarah Paus Fransiskus ke Irak sebagai 'Peziarah Perdamaian'

Perjalanan Bersejarah Paus Fransiskus ke Irak sebagai "Peziarah Perdamaian"

Global
3 Gempa Guncang Pasifik, Peringatan Tsunami Muncul di Selandia Baru

3 Gempa Guncang Pasifik, Peringatan Tsunami Muncul di Selandia Baru

Global
[POPULER GLOBAL] Protes Kudeta Membesar Ingatkan Tragedi Indonesia 1998 | Ancaman Kematian Junta Militer di TikTok

[POPULER GLOBAL] Protes Kudeta Membesar Ingatkan Tragedi Indonesia 1998 | Ancaman Kematian Junta Militer di TikTok

Global
Kisah Misteri: Empat Bangkai Kapal Legendaris Terbesar yang Belum Ditemukan

Kisah Misteri: Empat Bangkai Kapal Legendaris Terbesar yang Belum Ditemukan

Internasional
20 Migran Tewas Dilempar ke Laut oleh Kelompok Penyelundup Manusia

20 Migran Tewas Dilempar ke Laut oleh Kelompok Penyelundup Manusia

Global
7 Orang Etnis Minoritas Hazara Diikat Lalu Ditembak Brutal di Afghanistan

7 Orang Etnis Minoritas Hazara Diikat Lalu Ditembak Brutal di Afghanistan

Global
Korban Tewas Demo Myanmar 54 Orang, Begini Respons PBB

Korban Tewas Demo Myanmar 54 Orang, Begini Respons PBB

Global
Pengadilan Turki Menolak Menambahkan Laporan AS dalam Persidangan Khashoggi

Pengadilan Turki Menolak Menambahkan Laporan AS dalam Persidangan Khashoggi

Global
Puluhan Garda Nasional AS di Gedung Capitol Jatuh Sakit Gara-gara Daging Mentah yang Disajikan

Puluhan Garda Nasional AS di Gedung Capitol Jatuh Sakit Gara-gara Daging Mentah yang Disajikan

Global
Ambergris Bisa Menguntungkan dan Legal? Ini Kumpulan Faktanya

Ambergris Bisa Menguntungkan dan Legal? Ini Kumpulan Faktanya

Internasional
Peringatan NATO: Uni Eropa Tak Bisa Bertahan jika Sendirian

Peringatan NATO: Uni Eropa Tak Bisa Bertahan jika Sendirian

Global
Bagaimana jika Tak Ada Perbedaan Waktu di Dunia? 2 Ilmuwan Ini Beberkan Penjelasannya

Bagaimana jika Tak Ada Perbedaan Waktu di Dunia? 2 Ilmuwan Ini Beberkan Penjelasannya

Internasional
China Wajibkan Pelancong Asing Tes Covid-19 dengan Swab Anal

China Wajibkan Pelancong Asing Tes Covid-19 dengan Swab Anal

Global
komentar
Close Ads X