Donald Trump Buka Kantor Pribadi Upaya Terus Lancarkan "Agenda Pemerintahannya"

Kompas.com - 26/01/2021, 09:36 WIB
Foto yang dirilis Gedung Putih menunjukkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendengarkan panggilan telepon dari Wakil Presiden Mike Pence, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, dan Kepala Staf Gabungan Mark Milley, pada Minggu (4/10/2020) di ruang konferensi RS Militer Walter Reed, Bethesda, Maryland. THE WHITE HOUSE/TIA DUFOUR via APFoto yang dirilis Gedung Putih menunjukkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendengarkan panggilan telepon dari Wakil Presiden Mike Pence, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, dan Kepala Staf Gabungan Mark Milley, pada Minggu (4/10/2020) di ruang konferensi RS Militer Walter Reed, Bethesda, Maryland.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Mantan Presiden Donald Trump membuka kantor pribadi di Palm Beach untuk menjalankan "agenda pemerintahannya" dan "memajukan kepentingan Amerika Serikat".

Pada Senin malam waktu setempat (25/1/2021), sebuah laporan dirilis yang menyebutkan mantan manajer kampanye Trump, Brad Parscale, membuat sistem distribusi email baru melalui salah satu perusahaan pribadinya, untuk kebutuhan merilis pernytaan Trump.

Cara itu dilakukan setelah email kampanye 2020 telah diblokir oleh vendor, Campaign Monitor, menurut 2 orang yang mengetahui masalah itu, yang dikutip Kompas.com dari Bloomberg pada Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Spanduk Olok-olok Donald Trump Terbang di Atas Langit Mar-a-Lago

Sejumlah platform teknologi telah memblokir akun Trump, seperti Twitter, Facebook, Shopify, Twitch, dan Instagram, setelah terjadinya kerusuhan 6 Januari di Gedung Capitol oleh massa pendukung Trump.

Pernyataan soal sistem email baru itu datang dari kantor Trump, 1 jam sebelum DPR dari kubu Demokrat mengajukan pasal pemakzulan terhadap mantan presiden kepada Senat.

Baca juga: Jerman Beli 200.000 Obat Covid-19 yang Dipakai Trump

Itu menggerakkan persidangan pemakzulan kedua Trump.

Mantan persiden AS ke-45 itu dituduh menghasut massa yang masuk ke Gedung Capitol saat Kongres hendak mengesahkan hasil pemilu yang dimenangkan Joe Biden.

Sistem distribusi email yang dibangun di salah satu perusahaan Parscale, Nucleus, dimaksudkan untuk menghindari vendor luar.

Baca juga: Bagaimana Nasib “Tembok Trump” di Era Biden?

Para asisten ingin mencegah perusahaan media membungkam atau "membatalkan" langkah Trump di masa mendatang, kata salah satu orang sumber.

Sementara, kop surat yang terdapat dalam pernyataan yang dirilis itu menunjukkan bahwa kantor Trump beroperasi di Palm Beach, tempat Trump pindah setelah meninggalkan Gedung Putih pada pekan lalu.

Menurut pernyataan tersebut, "kantor akan bertanggung jawab untuk mengelola korespondensi, pernyataan publik, penampilan, dan kegiatan resmi Presiden Trump, untuk memajukan kepentingan Amerika Serikat dan untuk menjalankan agenda pemerintahan Trump melalui advokasi, pengorganisasian, dan aktivitas publik."

Baca juga: Twit Viral Tombol Diet Coke Trump Hilang dari Meja Oval Office yang Kini Dipakai Biden

Salah sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan bahwa tindakan advokasi pertama yang akan dilakukan kantor Trump, adalah mendukung pencalonan mantan sekretaris pers Trump, Sarah Huckabee Sanders, untuk jabatan gubernur Arkansas.

Dia mengumumkan bahwa dia mencalonkan diri pada Senin pagi waktu setempat (25/1/2021).

Pada Senin itu juga, seorang penasihat Trump mengatakan dia tidak memiliki rencana untuk keluar dari Partai Republik untuk mengikuti pihak ketiga.

Baca juga: Jadwal Sidang Pemakzulan Trump Mundur, Dimulai 8 Februari


Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X