Seorang Anggota Parlemen Oklahoma Usulkan Musim Berburu 'Bigfoot'

Kompas.com - 25/01/2021, 15:38 WIB
Foto yang disediakan oleh Departemen Kepolisian Scotts Valley ini adalah patung monster Bigfoot yang ditemukan petugas di sebuah jalan raya di pegunungan utara Santa Cruz di Lembah Scotts, California, Kamis, 12 November 2020 setelah sebelumnya dikabarkan menghilang. APFoto yang disediakan oleh Departemen Kepolisian Scotts Valley ini adalah patung monster Bigfoot yang ditemukan petugas di sebuah jalan raya di pegunungan utara Santa Cruz di Lembah Scotts, California, Kamis, 12 November 2020 setelah sebelumnya dikabarkan menghilang.

OKLAHOMA CITY, KOMPAS.com - Makhluk mistis mirip kera yang menjadi imajinasi bagi para petualang selama beberapa dekade kini telah menjadi target bagi seorang anggota parlemen Negara Bagian di Oklahoma, Amerika Serikat (AS).

Melansir Associated Press (AP), Sabtu (23/1/2021) seorang anggota parlemen dari Partai Republik memperkenalkan rancangan Undang-Undang (RUU) yang akan membuat musim berburu ' Bigfoot'.

BigfootHuffington Post Bigfoot
Baca juga: Dikira Sosok Mencurigakan, Ternyata Patung Bigfoot yang Hilang Ditemukan

Anggota parlemen Justin Humphrey mengatakan, perburuan itu mencakup Pegunungan Ouachita yang lebat hutannya di bagian tenggara Oklahoma, tempat festival Bigfoot diadakan tiap tahun dekat perbatasan Arkansas.

Menurutnya, dengan mengeluarkan lisensi dan label berburu di negara bagian dapat meningkatkan pariwisata.

Baca juga: Ahli Paleontologi Temukan Bigfoot di Amerika

"Menetapkan musim berburu yang sebenarnya dan mengeluarkan izin untuk orang yang ingin berburu Bigfoot hanya akan menarik lebih banyak orang ke negara bagian kita yang indah," kata Humphrey dalam sebuah pernyataan.

Humphrey mengatakan RUU hanya akan memungkinkan adanya perangkap dan bahwa dia juga berharap ada 25.000 dollar AS untuk ditawarkan sebagai hadiah.

Micah Holmes, Juru bicara Departemen Konservasi Margasatwa Oklahoma, yang mengawasi perburuan di Oklahoma, mengatakan kepada stasiun televisi KOCO bahwa badan tersebut menggunakan penelitian berbasis sains dan tidak mengenali 'Bigfoot'.

Baca juga: Sinopsis Missing Link, Petualangan Bigfoot Cari Saudaranya di Himalaya


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X