Selandia Baru Belum Aman dari Covid-19, Varian Baru Virus Corona Sudah Masuk

Kompas.com - 25/01/2021, 12:46 WIB
Ilustrasi virus corona (Covid-19) KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi virus corona (Covid-19)

WELLINGTON, KOMPAS.com - Selandia Baru melaporkan kasus pertama Covid-19 dalam lebih dari dua bulan, dan itu adalah varian baru virus corona dari Afrika Selatan.

Menteri Kesehatan Chris Hipkins mengumumkannya pada Senin (25/1/2021), dan kemungkinan pasien tertular saat berada di karantina hotel.

Pasien adalah wanita berusia 56 tahun yang baru kembali dari Eropa. Dia dinyatakan positif pada Sabtu (23/1/2021), atau 10 hari setelah menyelesaikan karantina wajib 2 minggu.

Baca juga: Selandia Baru Selidiki Kasus Covid-19 Komunitas Pertama Kali Setelah Sekian Bulan

"Jenis infeksi adalah varian Afrika Selatan dan sumber infeksi sangat mungkin dari sesama orang yang kembali," kata Hipkins dikutip dari AFP.

Wanita itu diduga tertular di karantina, dari seseorang di lantai hotel yang sama dan dia dinyatakan positif dua hari sebelum wanita 56 tahun itu keluar.

Wanita tersebut bepergian di wilayah Northland dekat Auckland setelah keluar karantina, dan menunjukkan gejala selama beberapa hari sebelum dites.

Dua orang yang dekat dengannya, termasuk suaminya, dinyatakan negatif Covid-19.

Baca juga: Dubes Tantowi Yahya Beberkan Resep Selandia Baru Sukses Tangani Covid-19

Direktur Jenderal Kesehatan Selandia Baru Ashley Bloomfield mengatakan, bisa jadi kedua orang itu tidak tertular karena jenis infeksinya berbeda.

"Dia (si wanita) tidak mengeluhkan gejala pernapasan, lebih banyak nyeri otot, jadi dia mungkin tidak banyak menularkan atau menyebarkan virus," katanya.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, tidak ada bukti yang jelas varian baru virus corona dari Afrika Selatan menyebabkan penyakit lebih parah atau tingkat kematian lebih tinggi.

Selandia Baru banyak dipuji mengenai penangannya terhadap wabah virus corona.

Negara pimpinan PM Jacinda Ardern itu mencatatkan 25 kematian dari 1.927 kasus dalam 5 juta populasinya.

Baca juga: Selandia Baru Akan Gratiskan Vaksin Covid-19 bagi Warga dan Negara Sekitarnya

Baca tentang

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PM Muhyiddin Tatap Pemilu Dini untuk Akhiri Kemelut Politik Malaysia

PM Muhyiddin Tatap Pemilu Dini untuk Akhiri Kemelut Politik Malaysia

Global
Mengeluh Mainan Seks Miliknya Rusak, PNS Ukraina Ini Di-bully

Mengeluh Mainan Seks Miliknya Rusak, PNS Ukraina Ini Di-bully

Global
Paus Fransiskus Mengutuk Ekstremisme sebagai Pengkhianatan Terhadap Agama

Paus Fransiskus Mengutuk Ekstremisme sebagai Pengkhianatan Terhadap Agama

Global
Kejutkan Umatnya, Pastor Ini Putar Musik Rap Saat Pimpin Ibadat Online

Kejutkan Umatnya, Pastor Ini Putar Musik Rap Saat Pimpin Ibadat Online

Global
Berusia 95 Tahun, Mahathir Jadi Warga Tertua Malaysia yang Terima Vaksin Covid-19

Berusia 95 Tahun, Mahathir Jadi Warga Tertua Malaysia yang Terima Vaksin Covid-19

Internasional
India Klaim Banyak Warga Myanmar yang Antre di Perbatasan untuk Mengungsi

India Klaim Banyak Warga Myanmar yang Antre di Perbatasan untuk Mengungsi

Global
Militer Myanmar Menolak Jadi Boneka China, Justru Ingin Kerja Sama dengan Barat

Militer Myanmar Menolak Jadi Boneka China, Justru Ingin Kerja Sama dengan Barat

Global
Paus Fransiskus Tiba di Mosul, Kota yang Dihancurkan ISIS, Ini Doanya

Paus Fransiskus Tiba di Mosul, Kota yang Dihancurkan ISIS, Ini Doanya

Global
PM Malaysia Jadi Pemimpin Pertama di Dunia yang Umrah saat Pandemi Covid-19

PM Malaysia Jadi Pemimpin Pertama di Dunia yang Umrah saat Pandemi Covid-19

Global
Dalai Lama Terima Dosis Pertama Covid-19, Desak Semua Orang Divaksin

Dalai Lama Terima Dosis Pertama Covid-19, Desak Semua Orang Divaksin

Global
Demonstran di Negara Bagian AS Ini Bakar Masker: Hiruplah Kebebasan, Sayang!

Demonstran di Negara Bagian AS Ini Bakar Masker: Hiruplah Kebebasan, Sayang!

Global
5 Pesawat Era Perang Dingin yang Masih Andal untuk Bertempur

5 Pesawat Era Perang Dingin yang Masih Andal untuk Bertempur

Internasional
Makam Kyal Sin, Gadis 19 Tahun yang Ditembak Mati, Digali Aparat Myanmar

Makam Kyal Sin, Gadis 19 Tahun yang Ditembak Mati, Digali Aparat Myanmar

Global
Bermodal Rp 100.000, Bisa Jadi 'Jutawan' di Venezuela

Bermodal Rp 100.000, Bisa Jadi "Jutawan" di Venezuela

Global
Ketika Pakaian Dalam dan Rok Perempuan Jadi Senjata Melawan Militer Myanmar

Ketika Pakaian Dalam dan Rok Perempuan Jadi Senjata Melawan Militer Myanmar

Global
komentar
Close Ads X