Setahun Berlalu, Ini 5 Hal yang Berubah di Wuhan

Kompas.com - 25/01/2021, 11:03 WIB
Warga berlatih tai chi di sebuah taman di Wuhan di Provinsi Hubei China tengah pada hari Sabtu, 23 Januari 2021. AP/Ng Han GuanWarga berlatih tai chi di sebuah taman di Wuhan di Provinsi Hubei China tengah pada hari Sabtu, 23 Januari 2021.

WUHAN, KOMPAS.com - Dengan populasi 11 juta jiwa, Wuhan saat ini telah kembali normal, melanjutkan kembali rutinitas mereka meski warganya "bergerak" dengan penuh kehati-hatian.

Seorang warga Wuhan mengatakan, "Luka Covid-19 akan tetap membersamai kami selamanya, bahkan sedikit pengingat saja menyakitkan."

Trauma terhadap wabah jelas membayangi warga Wuhan, namun, apakah trauma itu melahirkan "gaya hidup baru"?

Memakai masker, menyemprotkan disinfektan ke semua benda, menghindari keramaian dan tetap waspada terhadap wabah lokal, adalah beberapa perubahan gaya hidup yang dipelihara warga Wuhan saat ini.

Namun, apakah perubahan-perubahan itu sudah cukup menunjukkan "gaya hidup Wuhan yang baru"?

Melansir Global Times, berikut ini 5 perubahan yang terjadi di Wuhan usai merebaknya wabah virus corona setahun yang lalu.

Baca juga: Wuhan Sudah Kembali Normal Saat Dunia Masih Berjuang Melawan Pandemi

1. Hewan liar, unggas hidup dan produk daging beku dilarang dijual di pasar

Di sebuah pasar Baishazhou yang ramai, sebuah layar digital memperingatkan para pedagang di sana untuk tidak menjual hewan liar dan unggas hidup di pasar.

Para pembeli di pasar juga diingatkan untuk membeli produk dari "sumber yang memenuhi syarat".

Tak hanya itu, pasar tersebut juga meningkatkan pemeriksaan penjualan produk beku setelah beberapa berita melaporkan gejolak kasus infeksi Covid-19 yang disebabkan produk beku impor.

Seorang pedagang bermarga Bai mengatakan, "Kini, dengan dekatnya Tahun Baru Imlek China, pemeriksaan seperti itu makin ditingkatkan."

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kekerasan Myanmar Makin Tinggi, AS Desak China Ikut Turun Tangan

Kekerasan Myanmar Makin Tinggi, AS Desak China Ikut Turun Tangan

Global
[POPULER GLOBAL] Video Kebrutalan Aparat Myanmar Beredar | Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin

[POPULER GLOBAL] Video Kebrutalan Aparat Myanmar Beredar | Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Min Aung Hlaing, Pewaris Junta di Balik Kudeta Berdarah Myanmar

[Biografi Tokoh Dunia] Min Aung Hlaing, Pewaris Junta di Balik Kudeta Berdarah Myanmar

Internasional
Paus Fransiskus ke Irak, Ini Agendanya Selama 4 Hari

Paus Fransiskus ke Irak, Ini Agendanya Selama 4 Hari

Global
Kekerasan Junta Militer Meningkat, KBRI Yangon Siaga II

Kekerasan Junta Militer Meningkat, KBRI Yangon Siaga II

Global
Paus Fransiskus Tiba di Irak, Begini Sambutan Untuknya...

Paus Fransiskus Tiba di Irak, Begini Sambutan Untuknya...

Global
Merasa Masih Ada Ancaman, Garda Nasional Diminta Menjaga Gedung Capitol 2 Bulan Lagi

Merasa Masih Ada Ancaman, Garda Nasional Diminta Menjaga Gedung Capitol 2 Bulan Lagi

Global
Bocah 4 Tahun Cidera Kepala Serius Setelah Jatuh dari Eskalator Mal Rusia

Bocah 4 Tahun Cidera Kepala Serius Setelah Jatuh dari Eskalator Mal Rusia

Internasional
Pria Ini Temukan 2 Bongkahan Besar Muntahan Paus, Diyakini Berharga Rp 4,7 Miliar

Pria Ini Temukan 2 Bongkahan Besar Muntahan Paus, Diyakini Berharga Rp 4,7 Miliar

Global
Berusaha Menangkap Ponsel, Remaja Ini Jatuh dari Lantai 12 dan Tewas

Berusaha Menangkap Ponsel, Remaja Ini Jatuh dari Lantai 12 dan Tewas

Internasional
Lewat TikTok, Tentara Myanmar Ancam Tembak Muka Para Demonstran

Lewat TikTok, Tentara Myanmar Ancam Tembak Muka Para Demonstran

Global
PBB: Belum Ada Bukti Putri Latifa Masih Hidup

PBB: Belum Ada Bukti Putri Latifa Masih Hidup

Global
300.000 Orang Berlomba untuk Temani Miliarder Jepang ke Bulan

300.000 Orang Berlomba untuk Temani Miliarder Jepang ke Bulan

Global
Islandia Diguncang 18.000 Gempa dalam Sepekan, Ahli Cari Tahu Penyebabnya

Islandia Diguncang 18.000 Gempa dalam Sepekan, Ahli Cari Tahu Penyebabnya

Global
Takut Sendirian, Pria Ini Tinggal bersama Jenazah Adik yang Membusuk

Takut Sendirian, Pria Ini Tinggal bersama Jenazah Adik yang Membusuk

Internasional
komentar
Close Ads X