Ancam Ledakkan Gedung DPRD Florida, Pria Ini Diringkus Polisi

Kompas.com - 22/01/2021, 10:27 WIB
Mark Wayne Clark (61) mengancam akan meledakkan Gedung DPRD Negara Bagian Florida, Amerika Serikat (AS). Dia berhasil diringkus polisi pada Rabu (20/1/2021) malam waktu setempat. LEON COUNTY SHERIFF’S OFFICE via NEW YORK POSTMark Wayne Clark (61) mengancam akan meledakkan Gedung DPRD Negara Bagian Florida, Amerika Serikat (AS). Dia berhasil diringkus polisi pada Rabu (20/1/2021) malam waktu setempat.

TALLAHASSEE, KOMPAS.com – Polisi berhasil meringkus seorang pria mengancam akan meledakkan Gedung DPRD Negara Bagian Florida, Amerika Serikat ( AS).

Akibat ancaman tersebut, polisi langsung menutup akses ke Gedung DPRD Negara Bagian Florida di Tallahassee tersebut.

Pria yang mengancam akan meledakkan gedung tersebut bernama Mark Wayne Clark (61) sebagaimana dilansir dari New York Post.

Baca juga: Baghdad Diserang Bom Bunuh Diri Terbesar, 32 Orang Tewas

Dia ditangkap di sebuah bar di Tallahassee pada Rabu (20/1/2021) malam setelah polisi menerima laporan tentang adanya ancaman bom tersebut.

Akibat muncul ancaman itu, polisi menutup gedung tersebut hingga Kamis (21/1/2021) pukul 09.00 waktu setempat.

Petugas polisi juga menjelajahi gedung dengan unit K-9, tetapi tidak ada bahan peledak yang ditemukan.

Baca juga: Militer AS Dakwa Pelaku Bom Bali 2002 dan Bom Jakarta 2003

Clark didakwa membuat ancaman bom palsu yang merujuk pada properti milik negara.

Menurut laporan penangkapan, seorang karyawan di bar Corner Pocket menelepon polisi sesaat sebelum tengah malam setelah diduga mendengar Clark mengancam akan meledakkan Gedung DPRD.

"Catatan panggilan menunjukkan penelepon mendengar seorang pria kulit putih yang mengenakan semua pakaian kamuflase berbicara tentang memiliki bom di Gedung DPRD dan akan meledak pada 08.00," bunyi laporan itu.

Baca juga: 2 Bom Bunuh Diri Guncang Irak, 20 Orang Tewas

Pegawai bar tersebut menambahkan, dia melihat seorang pria kulit putih yang sedang duduk di luar bar yang mengenakan semua pakaian kamuflase hijau dan topi Ford.

Clark didakwa dan dibebaskan sambil menunggu pengadilannya yang akan digelar beberapa waktu mendatang.

Baca juga: Jelang Pelantikan Biden, Ada Ancaman Bom di Mahkamah Agung AS


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X