Biden Undang Taiwan dalam Pelantikannya, Apa Artinya?

Kompas.com - 22/01/2021, 06:39 WIB
Presiden AS Joe Biden berpidato pada upacara pelantikannya di Gedung Capitol, Washington DC, Rabu (20/1/2021). AP via VOA INDONESIAPresiden AS Joe Biden berpidato pada upacara pelantikannya di Gedung Capitol, Washington DC, Rabu (20/1/2021).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Joe Biden menandai pertama dalam sejarah, Taiwan diundang secara resmi dalam pelantikan presiden AS. Namun, tampaknya sekaligus tanda potensial bentrokan yang akan datang antara Beijing dengan Washington.

Hsiao Bi Khim, utusan utama Taiwan untuk AS, secara resmi diundang ke pelantikan presiden AS, yang merupakan pertama kali terjadi dalam lebih dari 4 dekade, seperti yang dilansir dari BBC pada Kamis (21/1/2021).

Baca juga: Beri Selamat ke Pelantikan Joe Biden, Presiden Korsel: America is Back

Sebuah video yang dibagikan di media sosial Hsiao, menunjukkan dia berdiri di depan US Capitol menjelang upacara pelantikan Biden.

“Demokrasi adalah bahasa bersama kami dan kebebasan adalah tujuan kami bersama,” kata duta besar de facto Taiwan untuk AS.

China memandang pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu sebagai bagian dari wilayahnya yang ingin direbut kembali, dengan kekerasan jika perlu.

Baca juga: Desa di India Gelar Nobar dan Pesta Rayakan Pelantikan Kamila Harris

Status Taiwan telah lama menjadi masalah pelik dalam hubungan AS-China, karena AS sejauh ini adalah teman terpenting Taiwan.

Kehadiran Hsiao pada pelantikan menandakan bahwa AS dapat terus menunjukkan dukungan kuat untuk Taiwan, meskipun banyak orang Taiwan khawatir bahwa Biden akan mengambil sikap yang kurang konfrontatif terhadap Beijing dibandingkan dengan Trump.

Baca juga: Begini Analisa Ahli Soal Pilihan Kata Dalam Pidato Pelantikan Biden

Sebaliknya, tidak jelas apakah duta besar China untuk AS, Cui Tiankai, menghadiri pelantikan Biden.

Pada hari sebelumnya, juru bicara kementerian luar negeri China Hua Chunying mengatakan Cui telah diundang, tetapi tidak mengkonfirmasi apakah dia hadir dalam upacara tersebut.

Baca juga: Netizen Ramai Bicarakan “Sanitizer in Chief” dalam Pelantikan Presiden AS, Siapakah dia?

Hua menegaskan kembali posisi China yang menentang interaksi resmi antara Taiwan dan AS.

Sudah menjadi aturan lama yang tidak terucapkan bahwa Beijing dan diplomat top Taipei di Washington tidak menghadiri acara yang sama, karena berbagi panggung dapat dilihat sebagai pengakuan Beijing terhadap Taiwan sebagai negara berdaulat yang merdeka.

Baca juga: Bagaimana Pengamanan di Gedung Capitol Pasca Pelantikan Joe Biden


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Bersitegang, Pemerintah China Kini Puji Jack Ma Ternyata Ini Alasannya

Sempat Bersitegang, Pemerintah China Kini Puji Jack Ma Ternyata Ini Alasannya

Global
Ramai soal Orang Shalat di Tengah Jalan, Ternyata ODGJ dan Didoakan Netizen

Ramai soal Orang Shalat di Tengah Jalan, Ternyata ODGJ dan Didoakan Netizen

Global
Viral Patung Emas Trump Muncul dengan Jas tapi Pakai Sandal Jepit

Viral Patung Emas Trump Muncul dengan Jas tapi Pakai Sandal Jepit

Global
Cerita Diplomat Rusia 34 Jam Pulang dari Korut Naik Troli, Didorong Sendiri

Cerita Diplomat Rusia 34 Jam Pulang dari Korut Naik Troli, Didorong Sendiri

Global
Reaksi Dunia: Laporan Intelijen AS Soal Pembunuhan Khashoggi dan Peran Putra Mahkota Arab Saudi

Reaksi Dunia: Laporan Intelijen AS Soal Pembunuhan Khashoggi dan Peran Putra Mahkota Arab Saudi

Global
Polisi Myanmar Berjam-jam Tembaki Pedemo Anti-Kudeta Militer

Polisi Myanmar Berjam-jam Tembaki Pedemo Anti-Kudeta Militer

Global
Biden Ungkap Pesan Terselubung dari Serangan Udara Pertama di Suriah

Biden Ungkap Pesan Terselubung dari Serangan Udara Pertama di Suriah

Global
Ini Isi Laporan Rahasia AS soal Pembunuhan Jamal Khashoggi, yang Tuding Pangeran MBS Pelakunya

Ini Isi Laporan Rahasia AS soal Pembunuhan Jamal Khashoggi, yang Tuding Pangeran MBS Pelakunya

Global
Arab Saudi Tolak Mentah-mentah Laporan Intel AS tentang Pembunuhan Jurnalis Khashoggi

Arab Saudi Tolak Mentah-mentah Laporan Intel AS tentang Pembunuhan Jurnalis Khashoggi

Global
Ini Sanksi AS kepada Arab Saudi dalam Kasus Pembunuhan Khashoggi

Ini Sanksi AS kepada Arab Saudi dalam Kasus Pembunuhan Khashoggi

Global
Laporan Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Arab Saudi Menyetujui Pembunuhan Khashoggi

Laporan Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Arab Saudi Menyetujui Pembunuhan Khashoggi

Global
Duta Besar Myanmar Desak PBB Lakukan 'Berbagai Cara' untuk Hentikan Kudeta Militer

Duta Besar Myanmar Desak PBB Lakukan "Berbagai Cara" untuk Hentikan Kudeta Militer

Global
Sri Lanka Akhirnya Izinkan Muslim Lakukan Penguburan Jenazah Covid-19

Sri Lanka Akhirnya Izinkan Muslim Lakukan Penguburan Jenazah Covid-19

Global
Saat Ramadhan, Pemerintah Inggris Akan Beri Vaksin Covid-19 pada Malam Hari

Saat Ramadhan, Pemerintah Inggris Akan Beri Vaksin Covid-19 pada Malam Hari

Global
Kasus Covid-19 di Kalangan Medis Kanada Naik Capai Lebih dari 60.000

Kasus Covid-19 di Kalangan Medis Kanada Naik Capai Lebih dari 60.000

Global
komentar
Close Ads X