Netizen Ramai Bicarakan “Sanitizer in Chief” dalam Pelantikan Presiden AS, Siapakah dia?

Kompas.com - 21/01/2021, 22:21 WIB
?Sanitizer in Chief? terlihat berulang kali mencabut tisu alkoholnya sebelum setiap orang termasyhur di AS mendekati podium.

@CourierNewsroom via Twitter?Sanitizer in Chief? terlihat berulang kali mencabut tisu alkoholnya sebelum setiap orang termasyhur di AS mendekati podium.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Bukan hanya Joe Biden, Kamala Harris, atau bahkan Lady Gaga yang menjadi perbincangan di media sosial dalam pelantikan Presiden Amerika Serikat Rabu (20/1/2021).

Pria misterius berkacamata yang mondar-mandir membersihkan podium antar pergantian pembicara, justru menjadi “bintang” pelantikan yang sebenarnya.

Melansir New York Post pada Rabu (20/1/2021), warganet heboh dengan pria bermasker mengenakan syal, yang tanpa kata-kata dengan sigap membasmi kuman di podium, melindungi para VIP dari Covid-19.

Tidak butuh waktu lama bagi Twitter untuk mengadopsi hashtag "Sanitizer-in-Chief" dan "Podium Sanitizer Guy", dengan pengguna bertukar lelucon dan mengajukan pertanyaan hangat tentang “Mr. Clean” yang terselubung.

Baca juga: Begini Analisa Ahli Soal Pilihan Kata Dalam Pidato Pelantikan Biden

Penonton terpesona oleh pria berambut abu-abu yang terlihat sangat berbakti pada tugasnya. Dia terlihat berulang kali mencabut tisu alkoholnya sebelum setiap orang termasyhur di AS mendekati podium.

Mikrofon menangkap suaranya gosokan di podium. Ada juga ucapan "terima kasih" dari Ketua Mahkamah Agung Roberts, yang menunggu dengan sabar di belakang, supaya pria itu bisa menyelesaikan tugas selama salah satu jeda pembersihannya.

Para pengagum pejuang anti virus itu, salah satunya @lia_d_mcdonald di Twitter dia mengatakan: "Saya datang untuk @joebiden dan @kamalaharris tetapi saya segera mengetahui bahwa saya benar-benar ada di sana untuk pria pembersih podium."

Yang lain menjadi terobsesi untuk menggali identitasnya. “Berapa gaji pekerjaan “ Sanitizer in Chief?” Orang itu benar-benar setia dalam tugasnya,” kata @ TheValster42.

Investigasi awal oleh The Post menunjukkan pengangkatannya dilakukan oleh pejabat tinggi di Senat AS yang bertanggung jawab atas protokol selama upacara pengambilan sumpah.

Baca juga: Mengeklaim Pria Termiskin di Kongres AS, Berapa Kekayaan Biden Sekarang?

Sementara itu fans lainnya, @lilceliacdiseaz, memunggah: “Juga Kepala “Sanitizer in Chief” di sana benar-benar seorang patriot Amerika. Dia membersihkan podium itu dengan Lysol dan pembersih dalam 0,3 detik saat dikosongkan, dia benar-benar terampil.”

Kemudian, dalam penggalian yang berharap dilakukan Gubernur New York Andrew Cuomo, seseorang menambahkan: "Mari kita beri dia tanggung jawab atas peluncuran vaksin."

Menyuarakan kepercayaan dirinya pada sang petugas, pengguna Twitter lainnya @robert_riedl menyarankan: “Pria pembersih podium harus memiliki tema marching bandnya sendiri.”

Tetapi penghargaan untuk unggahan paling cerdas tidak diragukan lagi jatuh ke @ yorkshiredadof4 setelah dia mengomentari video pahlawan sedang beraksi.

Unggahannya berbunyi: “Hai, kakek, apa yang kamu lakukan di pelantikan 2021? Nak, aku adalah petugas pembersih podium. "

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Global
Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

Global
Pasangan Ini Berhubungan Seks di Taman Umum, Tak Peduli Meski Ada Anak-anak

Pasangan Ini Berhubungan Seks di Taman Umum, Tak Peduli Meski Ada Anak-anak

Global
Menlu dari Junta Militer Myanmar Berdiskusi dengan Thailand dan Indonesia

Menlu dari Junta Militer Myanmar Berdiskusi dengan Thailand dan Indonesia

Global
Tato Wajah Aung San Suu Kyi Jadi Tren Atribut Massa Anti-Kudeta Militer Myanmar

Tato Wajah Aung San Suu Kyi Jadi Tren Atribut Massa Anti-Kudeta Militer Myanmar

Global
Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang, Pukulan Telak bagi PM Muhyiddin Yassin

Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang, Pukulan Telak bagi PM Muhyiddin Yassin

Global
Rusia Pamer Laboratorium Senjata Biologis yang Diubah Jadi Pabrik Vaksin Covid-19, Begini Isinya

Rusia Pamer Laboratorium Senjata Biologis yang Diubah Jadi Pabrik Vaksin Covid-19, Begini Isinya

Global
Pria Ini Menginap di Hotel Mewah Setelah Istrinya Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Pria Ini Menginap di Hotel Mewah Setelah Istrinya Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Global
Demi Selamatkan Seorang Gadis, Pasangan Ini Donor Darah di Hari Pernikahan Mereka

Demi Selamatkan Seorang Gadis, Pasangan Ini Donor Darah di Hari Pernikahan Mereka

Global
Geng Kriminal Bentrok di Penjara, Sedikitnya 75 Narapidana Tewas

Geng Kriminal Bentrok di Penjara, Sedikitnya 75 Narapidana Tewas

Global
Video Perlihatkan Istri Dibawa Suami ke Tebing, Sebelum Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Video Perlihatkan Istri Dibawa Suami ke Tebing, Sebelum Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Global
Seorang Wanita dalam Program Hamil Dipecat karena Tolak Vaksinasi Covid-19

Seorang Wanita dalam Program Hamil Dipecat karena Tolak Vaksinasi Covid-19

Global
Pemimpin Tertinggi Iran Minta Karakter Kartun Perempuan Pakai Hijab

Pemimpin Tertinggi Iran Minta Karakter Kartun Perempuan Pakai Hijab

Global
Arab Saudi Sekarang Izinkan Wanita Bergabung dalam Militer

Arab Saudi Sekarang Izinkan Wanita Bergabung dalam Militer

Global
Putus Asa Cari Suaka, Puluhan Migran Ditemukan Sembunyi dalam Pecahan Kaca dan Abu Beracun

Putus Asa Cari Suaka, Puluhan Migran Ditemukan Sembunyi dalam Pecahan Kaca dan Abu Beracun

Global
komentar
Close Ads X