WHO: Jangan Panik, Semua Akan Kebagian Vaksin Covid-19

Kompas.com - 21/01/2021, 22:04 WIB
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (shutterstock). Kompas.COM/MUHAMMAD NAUFALIlustrasi Vaksin Covid-19 (shutterstock).

JENEWA, KOMPAS.com - Badan Kesehatan Dunia ( WHO) pada Rabu (20/1/2021) menyampaikan, orang-orang tidak perlu panik karena bagi yang ingin mendapat vaksin Covid-19 akan kebagian.

Janji itu dikemukakan Asisten Direktur Jenderal WHO, Mariangela Simao. Ia mengungkapkan, induk kesehatan dunia itu sedang mengupayakan akses vaksin virus corona di seluruh dunia.

"Tidak perlu panik, karena kalian akan mendapat vaksin," kata Simao yang merupakan asisten dirjen untuk akses obat-obatan, vaksin, dan farmasi.

Baca juga: Negara Ini Izinkan Turis yang Sudah Vaksin Covid-19 untuk Liburan

"Kami bekerja sangat keras untuk memastikan semua negara, semua populasi, memiliki kesempatan mengakses vaksin ini," katanya dalam siaran langsung di media sosial WHO, dikutip dari AFP.

Simao melanjutkan, sekitar 50 negara sudah mulai melakukan vaksinasi, dengan 40 lebih di antaranya adalah negara berpenghasilan tinggi.

Fasilitas Covax yang dipimpin bersama WHO, sudah menjalin kesepakatan dengan lima produsen untuk menghasilkan 2 miliar dosis vaksin.

Baca juga: [HOAKS] Minum Air Kelapa Hijau untuk Penawar Racun pada Vaksin

Jumlah dosis itu diproyeksikan cukup untuk 20 persen populasi di setiap negara anggota sampai akhir tahun ini, yang terdiri dari 92 negara dengan penghasilan rendah serta menengah ke bawah.

"Kami mengharapkan dosis pertama sampai di negara-negara itu pada akhir Februari," kata Simao.

Menurut tinjauan umum WHO tentang calon vaksin corona, 64 merek sudah diuji ke manusia, 22 di antaranya telah mencapai uji tahap akhir.

Kemudian 173 calon vaksin lainnya sedang dikembangkan di laboratorium untuk diuji coba ke manusia.

Sejauh ini WHO baru memberikan persetujuan darurat ke dua dosis vaksin Pfizer-BioNTech, yang membutuhkan suhu penyimpanan ultra-dingin.

Baca juga: Sebelum Positif Covid-19, Bupati Sleman Sempat Disuntik Vaksin Minggu Lalu


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Joe Biden Akan Segera Berbicara dengan Raja Salman dan Rilis Laporan Intelijen Pembunuhan Khashoggi

Joe Biden Akan Segera Berbicara dengan Raja Salman dan Rilis Laporan Intelijen Pembunuhan Khashoggi

Global
Warga Singapura Mengaku Siksa dan Bunuh Asisten Rumah Tangganya

Warga Singapura Mengaku Siksa dan Bunuh Asisten Rumah Tangganya

Global
[POPULER GLOBAL] Media Asing Sorot Indonesia Sasaran Baru Amuk Massa Myanmar | Tak Peduli Sekitar Sepasang Sejoli Berhubungan Seks di Taman Kota

[POPULER GLOBAL] Media Asing Sorot Indonesia Sasaran Baru Amuk Massa Myanmar | Tak Peduli Sekitar Sepasang Sejoli Berhubungan Seks di Taman Kota

Global
Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Perempuan Berdaya: Noor Inayat Khan, Mata-mata Bangsawan Muslim India yang Dibunuh Nazi

Global
Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

Trump Disebut Hasilkan Rp 22,5 Triliun Selama 4 Tahun Jadi Presiden AS

Global
Pasangan Ini Berhubungan Seks di Taman Umum, Tak Peduli Meski Ada Anak-anak

Pasangan Ini Berhubungan Seks di Taman Umum, Tak Peduli Meski Ada Anak-anak

Global
Menlu dari Junta Militer Myanmar Berdiskusi dengan Thailand dan Indonesia

Menlu dari Junta Militer Myanmar Berdiskusi dengan Thailand dan Indonesia

Global
Tato Wajah Aung San Suu Kyi Jadi Tren Atribut Massa Anti-Kudeta Militer Myanmar

Tato Wajah Aung San Suu Kyi Jadi Tren Atribut Massa Anti-Kudeta Militer Myanmar

Global
Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang, Pukulan Telak bagi PM Muhyiddin Yassin

Raja Malaysia Izinkan Parlemen Bersidang, Pukulan Telak bagi PM Muhyiddin Yassin

Global
Rusia Pamer Laboratorium Senjata Biologis yang Diubah Jadi Pabrik Vaksin Covid-19, Begini Isinya

Rusia Pamer Laboratorium Senjata Biologis yang Diubah Jadi Pabrik Vaksin Covid-19, Begini Isinya

Global
Pria Ini Menginap di Hotel Mewah Setelah Istrinya Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Pria Ini Menginap di Hotel Mewah Setelah Istrinya Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Global
Demi Selamatkan Seorang Gadis, Pasangan Ini Donor Darah di Hari Pernikahan Mereka

Demi Selamatkan Seorang Gadis, Pasangan Ini Donor Darah di Hari Pernikahan Mereka

Global
Geng Kriminal Bentrok di Penjara, Sedikitnya 75 Narapidana Tewas

Geng Kriminal Bentrok di Penjara, Sedikitnya 75 Narapidana Tewas

Global
Video Perlihatkan Istri Dibawa Suami ke Tebing, Sebelum Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Video Perlihatkan Istri Dibawa Suami ke Tebing, Sebelum Jatuh dari Ketinggian 304 Meter

Global
Seorang Wanita dalam Program Hamil Dipecat karena Tolak Vaksinasi Covid-19

Seorang Wanita dalam Program Hamil Dipecat karena Tolak Vaksinasi Covid-19

Global
komentar
Close Ads X