Jenderal yang Terkenal karena Umumkan Kudeta di Zimbabwe Meninggal karena Covid-19

Kompas.com - 21/01/2021, 06:30 WIB
Warga kota Harare melintasi di belakang sebiuah tank AD Zimbabwe yang diparkir di salah satu ruas jalan kota tersebut, Rabu (15/11/2017). AFPWarga kota Harare melintasi di belakang sebiuah tank AD Zimbabwe yang diparkir di salah satu ruas jalan kota tersebut, Rabu (15/11/2017).

HARARE, KOMPAS.com - Sosok jenderal yang terkenal karena mengumumkan kudeta di Zimbabwe dilaporkan meninggal karena Covid-19.

Letnan Jenderal Sibusiso Moyo menuai perhatian, setelah membenarkan adanya upaya menggulingkan presiden saat itu, Robert Mugabe, pada 2017.

Setelah pemerintahan berganti ke Presiden Emmerson Mnangagwa, Moyo mendapatkan jabatan sebagai menteri luar negeri.

Baca juga: [Cerita Dunia] Kudeta Militer Zimbabwe Lengserkan Presiden Robert Mugabe

Perannya saat kudeta 2017 memunculkan spekulasi bahwa dia dipersiapkan menjadi pengganti Mnangagwa memimpin Zimbabwe.

Kabar meninggalnya Sibusiso Moyo diumumkan oleh juru bicara pemerintah, George Charamba, dilansir AFP Rabu (20/1/2021).

"Dengan hati sedih, Presiden Emmerson Mnangagwa mengumumkan meninggalnya Dr SB Moyo, menteri luar negeri dan perdagangan internasional," ujar Charamba.

Dalam keterangannya, Charamba mengatakan Moyo meninggal di sebuah rumah sakit lokal setelah terpapar Covid-19.

Tentara Angkatan Bersenjata Zimbabwe (ZNA) itu mendapatkan promosi pangkat bintang tiga sebelum pensiun di Desember 2017.

Kiprahnya dengan tampil di televisi dan menyatakan Robert Mugabe dikudeta membuat dijuluki General Bae, atau Jenderal Kesayangan.

Pria berusia 61 tahun itu menikah dengan Hakim Loice Matanda, dan jadi menteri ketiga Mnangagwa yang meninggal karena virus corona.

Dilaporkan sebelum dia meninggal, Moyo membutuhkan dialisis teratur karena dia juga menderita penyakit ginjal.

Hingga Selasa (19/1/2021), Zimbabwe sudah mencatatkan 783 kasus baru virus corona dengan 52 korban meninggal.

Baca juga: Istri Robert Mugabe Diduga Lakukan Bisnis Penyelundupan Gading Gajah


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Bersitegang, Pemerintah China Kini Puji Jack Ma Ternyata Ini Alasannya

Sempat Bersitegang, Pemerintah China Kini Puji Jack Ma Ternyata Ini Alasannya

Global
Ramai soal Orang Shalat di Tengah Jalan, Ternyata ODGJ dan Didoakan Netizen

Ramai soal Orang Shalat di Tengah Jalan, Ternyata ODGJ dan Didoakan Netizen

Global
Viral Patung Emas Trump Muncul dengan Jas tapi Pakai Sandal Jepit

Viral Patung Emas Trump Muncul dengan Jas tapi Pakai Sandal Jepit

Global
Cerita Diplomat Rusia 34 Jam Pulang dari Korut Naik Troli, Didorong Sendiri

Cerita Diplomat Rusia 34 Jam Pulang dari Korut Naik Troli, Didorong Sendiri

Global
Reaksi Dunia: Laporan Intelijen AS Soal Pembunuhan Khashoggi dan Peran Putra Mahkota Arab Saudi

Reaksi Dunia: Laporan Intelijen AS Soal Pembunuhan Khashoggi dan Peran Putra Mahkota Arab Saudi

Global
Polisi Myanmar Berjam-jam Tembaki Pedemo Anti-Kudeta Militer

Polisi Myanmar Berjam-jam Tembaki Pedemo Anti-Kudeta Militer

Global
Biden Ungkap Pesan Terselubung dari Serangan Udara Pertama di Suriah

Biden Ungkap Pesan Terselubung dari Serangan Udara Pertama di Suriah

Global
Ini Isi Laporan Rahasia AS soal Pembunuhan Jamal Khashoggi, yang Tuding Pangeran MBS Pelakunya

Ini Isi Laporan Rahasia AS soal Pembunuhan Jamal Khashoggi, yang Tuding Pangeran MBS Pelakunya

Global
Arab Saudi Tolak Mentah-mentah Laporan Intel AS tentang Pembunuhan Jurnalis Khashoggi

Arab Saudi Tolak Mentah-mentah Laporan Intel AS tentang Pembunuhan Jurnalis Khashoggi

Global
Ini Sanksi AS kepada Arab Saudi dalam Kasus Pembunuhan Khashoggi

Ini Sanksi AS kepada Arab Saudi dalam Kasus Pembunuhan Khashoggi

Global
Laporan Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Arab Saudi Menyetujui Pembunuhan Khashoggi

Laporan Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Arab Saudi Menyetujui Pembunuhan Khashoggi

Global
Duta Besar Myanmar Desak PBB Lakukan 'Berbagai Cara' untuk Hentikan Kudeta Militer

Duta Besar Myanmar Desak PBB Lakukan "Berbagai Cara" untuk Hentikan Kudeta Militer

Global
Sri Lanka Akhirnya Izinkan Muslim Lakukan Penguburan Jenazah Covid-19

Sri Lanka Akhirnya Izinkan Muslim Lakukan Penguburan Jenazah Covid-19

Global
Saat Ramadhan, Pemerintah Inggris Akan Beri Vaksin Covid-19 pada Malam Hari

Saat Ramadhan, Pemerintah Inggris Akan Beri Vaksin Covid-19 pada Malam Hari

Global
Kasus Covid-19 di Kalangan Medis Kanada Naik Capai Lebih dari 60.000

Kasus Covid-19 di Kalangan Medis Kanada Naik Capai Lebih dari 60.000

Global
komentar
Close Ads X